QRIS Menyapa Gorontalo, Bank Indonesia Perkuat Literasi Pembayaran Digital di Pekan Ekonomi Syariah
- account_circle Rivaldi Bulilingo
- calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
- visibility 55
- print Cetak

Sosialisasi QRIS oleh Divisi Unit Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia , Genting, Foto : Istimewah
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pekan Ekonomi Syariah yang digelar oleh PWNU Gorontalo menjadi ajang kolaborasi penting antara lembaga keagamaan, pelaku usaha, dan lembaga keuangan. Kegiatan yang berlangsung di kantor PWNU Gorontalo ini menghadirkan berbagai agenda edukatif, mulai dari expo UMKM, seminar investasi syariah, hingga sosialisasi sistem pembayaran digital oleh Bank Indonesia, Rabu (29/10/2025).
Dalam kegiatan Sosialisasi QRIS, Bank Indonesia hadir sebagai narasumber untuk memperkenalkan sistem pembayaran digital yang efisien, simpel, dan aman kepada masyarakat Gorontalo.
Perwakilan Bank Indonesia, Genting dari Divisi Unit Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran, menyampaikan bahwa kehadiran mereka merupakan bagian dari komitmen Bank Indonesia dalam memperluas edukasi dan inklusi keuangan berbasis digital di seluruh wilayah Indonesia.
“Terima kasih karena telah mengundang kami menjadi narasumber. Memang sudah menjadi kewajiban kami untuk terus memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai sistem pembayaran, terutama berbasis digital. Salah satu inovasi terbaru yang kami perkenalkan adalah QRIS,” ujarnya.
Ia menambahkan, inovasi sistem pembayaran QRIS bukan hanya difokuskan di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau seluruh daerah termasuk Gorontalo.
“Sistem pembayaran seperti ini tidak hanya terfokus di ibu kota Indonesia, tetapi juga sampai ke seluruh daerah. Itu adalah tugas Bank Indonesia untuk merangkul masyarakat melalui edukasi dan sosialisasi program pembayaran berbasis digital ini,” jelasnya.
Menurut Genting, QRIS memberikan banyak manfaat, di antaranya efisiensi, kemudahan, dan keamanan dalam bertransaksi.
“QRIS memudahkan masyarakat karena cukup dengan scan, pembayaran bisa langsung dilakukan dengan nilai yang tepat tanpa perlu memikirkan uang kembalian,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan PWNU Gorontalo, Indrawan Modanggu, menyampaikan bahwa kegiatan Pekan Ekonomi Syariah ini menjadi langkah nyata PWNU dalam menggalang para pelaku usaha lokal agar mampu mengembangkan potensi bisnisnya secara mandiri dan berdaya saing.
“PWNU Gorontalo berkomitmen membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk tumbuh dan berjejaring. Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu UMKM naik kelas dan memiliki akses terhadap sistem keuangan yang sehat,” ujar Indrawan.
Ia menjelaskan bahwa PWNU juga berupaya mendorong terbentuknya ekosistem investasi yang sehat dengan melibatkan berbagai lembaga seperti perbankan, OJK, dan Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai mitra strategis.
“Kami ingin masyarakat mengenal investasi yang legal, aman, dan sesuai prinsip syariah. Karena dengan literasi dan inklusi keuangan yang baik, ekonomi umat bisa tumbuh lebih kuat,” tambahnya.
Indrawan menuturkan, pelaksanaan expo UMKM dalam kegiatan ini juga menjadi ruang kreatif bagi para pelaku usaha untuk memperkenalkan produk-produk unggulannya serta memperluas pasar.
“Expo ini adalah bentuk nyata dukungan PWNU terhadap kemandirian ekonomi umat. Kami ingin UMKM di Gorontalo memiliki kesempatan tampil dan dikenal lebih luas,” tutupnya
- Penulis: Rivaldi Bulilingo

Saat ini belum ada komentar