Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sam’un Al-Gazi; Inspirasi untuk Lailatul Qadr (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan # 17)

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 51
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Edisi 17 Ramadhan ini, saya buat sedikit berbeda dan keluar dari tema besar. Ini karena 17 Ramadhan sering dianggap sebagai malam turunnya Al-Qur’an untuk pertama kali, sekaligus menjadi penanda bahwa malam Lailatul Qadr akan segera datang pada malam-malam ganjil berikutnya di bulan Ramadhan.

Turunnya Lailatul Qadr sering dikaitkan dengan kisah seorang tokoh dari zaman Bani Israil. Dalam beberapa riwayat, ia diduga hidup setelah wafatnya Nabi Isa dan berada di wilayah yang sekarang dikenal sebagai Palestina. Kisahnya kemudian sampai kepada umat Islam melalui cerita yang disampaikan Nabi Muhammad kepada para sahabat.

Suatu hari Nabi Muhammad berkumpul bersama para sahabatnya. Dalam pertemuan itu beliau mengisahkan riwayat hidup seorang lelaki dari umat terdahulu. Namanya Sam’un Al-Ghazi.

Sam’un sering diduga memiliki kemiripan dengan tokoh Samson dalam tradisi lain, karena kesamaan cerita dan latar kisahnya. Dalam riwayat yang beredar di kalangan ulama, Sam’un digambarkan sebagai seorang nabi atau hamba saleh yang memiliki tubuh sangat kuat. Ia dikenal sebagai sosok pemberani yang membela kebenaran, terutama untuk kepentingan kaumnya, Bani Israil. Karena keberanian dan pengaruhnya itu, para penguasa merasa tidak nyaman dengan kehadiran Sam’un.

Berkali-kali para penguasa mencoba menangkapnya, tetapi selalu gagal. Mereka mengirim pasukan, memasang jebakan, bahkan mencoba menghadangnya dalam pertempuran terbuka. Namun Sam’un selalu mampu bertahan dan lolos dari berbagai jebakan maut yang disiapkan untuknya. Kekuatannya sulit ditandingi dan keberaniannya membuat musuh-musuhnya semakin gelisah.

Tetapi setiap orang memiliki titik lemah.

Dalam kisah yang banyak diceritakan dalam literatur klasik, kelemahan Sam’un terletak pada rambutnya. Selama rambut itu tetap utuh, kekuatannya seakan tidak pernah habis. Rahasia ini tidak diketahui oleh banyak orang. Satu-satunya orang yang mengetahui kelemahan Sam’un adalah istrinya sendiri.

Para penguasa yang ingin menjatuhkan Sam’un kemudian mendekati sang istri. Mereka membujuknya dengan berbagai janji harta dan kemewahan. Perlahan-lahan godaan itu menguasai hatinya. Pada akhirnya ia tergoda oleh janji duniawi dan memilih mengkhianati suaminya sendiri.

Suatu malam, ketika Sam’un tertidur pulas tanpa kecurigaan, istrinya diam-diam memotong rambutnya.

Ketika pagi tiba, kekuatan yang selama ini membuat Sam’un ditakuti seakan lenyap begitu saja. Musuh-musuhnya tidak membuang kesempatan itu. Mereka segera datang, menangkapnya tanpa perlawanan berarti, lalu mengikatnya dengan rantai dan memasukkannya ke dalam penjara bawah tanah.

Dalam keadaan terbelenggu dan pasrah, Sam’un berdoa kepada Allah. Ia memohon ampun atas kekhilafan yang telah terjadi dalam hidupnya. Dalam munajatnya ia juga memohon agar kekuatannya dikembalikan, dan ia bernazar akan melakukan kebajikan serta membela kebenaran selama 1000 bulan. Doa Sam’un kemudian dikisahkan diterima. Rambutnya tumbuh kembali dan kekuatannya pulih seperti semula. Dengan kekuatan itu ia memutus tali besi yang mengekangnya dan sekaligus menghancurkan istana raja yang menahannya hingga runtuh dan lebur.

Setelah peristiwa itu, Sam’un Al-Ghazi menepati janjinya. Ia menjalani hidup dengan melakukan kebaikan dan menumpas kejahatan selama 1000 bulan tanpa henti, sebagaimana nazar yang telah ia ucapkan sebelumnya.

Dalam riwayat yang disebutkan oleh Imam Bukhari, para sahabat merasa kagum sekaligus iri dengan kesempatan Sam’un beribadah selama 1000 bulan. Mereka pun menginginkan kesempatan yang sama untuk meraih pahala yang begitu panjang. Tidak lama kemudian Rasulullah didatangi oleh Malaikat Jibril yang membawa kabar tentang malam Lailatul Qadr, sebuah malam yang turun setiap bulan Ramadhan. Malam itu menjadi kesempatan bagi umat Islam setiap tahun untuk memperoleh pahala yang nilainya melebihi seribu bulan—sebuah keutamaan yang dalam kisah ini dihubungkan dengan perjalanan panjang ibadah Sam’un Al-Ghazi.

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Obat Keras Tanpa Izin Edar Ditemukan di Pasar Tradisional

    Obat Keras Tanpa Izin Edar Ditemukan di Pasar Tradisional

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Tim Kerja Farmasi, Alat Kesehatan, dan PKRT Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional dan menemukan peredaran obat keras tanpa izin yang mengkhawatirkan serta obat tradisional yang tidak memiliki izin edar BPOM yang dicurigai mengandung obat keras. Pasar-pasar yang menjadi lokasi temuan antara lain Pasar Tolinggula, Pasar Dulukapa, Pasar […]

  • Menata Langkah Baru; Visi Inklusif GUSDURian Makassar

    Menata Langkah Baru; Visi Inklusif GUSDURian Makassar

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Di tengah sejuknya udara pegunungan Malino, para penggerak Komunitas GUSDURian (KGD) Makassar berkumpul dalam sebuah pertemuan bernama komunitas meting yang berlangsung pada 2-4 Mei 2025. Villa Vinus Malino dua yang menjadi tempat pertemuan itu seolah menjadi saksi bisu lahirnya sebuah visi baru yang lebih inklusif dan menjanjikan bagi keberlanjutan komunitas. Visi tersebut berbunyi, “GUSDURian Makassar […]

  • Messi has two assists as Inter Miami plays NYCFC to draw in MLS season opener: Highlights 07.09 Play Button

    Messi has two assists as Inter Miami plays NYCFC to draw in MLS season opener: Highlights

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Safid Deen
    • visibility 50
    • 0Komentar

    All it took was five minutes for Lionel Messi to make his mark at the start of Inter Miami’s 2025 Major League Soccer season. About 95 minutes later, Messi shined again, saving Inter Miami’s night. Messi found new teammate Telasco Segovia, trailing on his right side, and delivered his second assist of the game in […]

  • Mekanisme Pengangkatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Soroti Ketiadaan Batas Masa Jabatan

    Mekanisme Pengangkatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Soroti Ketiadaan Batas Masa Jabatan

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Konstitusionalitas mekanisme pengangkatan dan pemberhentian Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) kembali diuji di Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini, permohonan diajukan oleh seorang warga negara sekaligus mahasiswa, Tri Prasetio Putra Mumpuni. Dalam Sidang Pemeriksaan Pendahuluan Perkara Nomor 77/PUU-XXIV/2026 yang dipimpin Ketua MK Suhartoyo di Ruang Sidang Pleno Gedung 1 MK, Senin (2/3/2026), Pemohon […]

  • Ketua IKPM-HT Yogyakarta Resmi Laporkan Kader PDI-P, Shanty Alda Nathalia ke Bidang Kehormatan DPP

    Ketua IKPM-HT Yogyakarta Resmi Laporkan Kader PDI-P, Shanty Alda Nathalia ke Bidang Kehormatan DPP

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Yogyakarta – Ketua Ikatan Komunikasi Pelajar Mahasiswa Halmahera Timur (IKPM-HT) Yogyakarta resmi melayangkan surat pengaduan terhadap Shanty Alda Nathalia, Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, ke Bidang Kehormatan DPP PDI Perjuangan pada Selasa (3/3/2026). Laporan ini terkait dugaan pelanggaran disiplin partai dan benturan kepentingan (conflict of interest) yang dinilai mencederai marwah institusi. […]

  • Jejak Cengkeh, Luka Petani, dan Cahaya Gus Dur dari Masa Lalu

    Jejak Cengkeh, Luka Petani, dan Cahaya Gus Dur dari Masa Lalu

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Apriyanto Radjak
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Penulis: Apriyanto Rajak –  (seorang petani, nelayan dan pemain sepak bola amatir) Di penghujung Agustus 2025, saya bersama Rizki memutuskan untuk bekerja sama menyelesaikan pekerjaan di kebun masing-masing. Kebetulan kebun milik kami berdua tidak terlalu berjauhan. Adapun jarak dari kampung bisa diasumsikan dengan waktu tempuh 15 menit menggunakan sepeda motor. Lokasinya berada di pegunungan Landaso, Kecamatan Bolaang […]

expand_less