Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tradisi Memperingati 1 Muharram di Gorontalo: Perpaduan Spiritualitas dan Budaya

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
  • visibility 51
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bulan Muharram, khususnya tanggal 1 Muharram, bukan hanya menandai tahun baru dalam kalender Islam, tetapi juga menjadi momen penting refleksi dan spiritualitas bagi masyarakat Gorontalo. Di wilayah ini, peringatan Muharram tidak sekadar seremonial, namun sarat dengan nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal.

Tradisi Buruda di Makam-makam Aulia

Salah satu tradisi yang masih dilestarikan adalah Buruda atau Burdah, yakni kegiatan ziarah ke makam – makam Aulia atau  makam keramat diringi syair-syair pujian kepada Nabi. Biasanya gelaran ini dilaksanakan  pada malam 1 Muharram.

“Ada pula tradisi pembacaan Madih Burdah yang tujuannya untuk pengobatan”, kata Ustadz Rionadi Doe, S.Pd.I, tokoh agama di Gorontalo.

Buruda atau Burdah, tradisi memperingati malam 1 Muharram yang digelar di Makam-makan Aulia atau keramat di Gorontalo dengan pembacaan doa dan syair-syair pujian untuk Baginda Nabi Saw/ Foto PP Sirojuth Tholibin.

Menurutnya, makna 1 Muharram bagi masyarakat Muslim Gorontalo adalah momentum  membenahi diri dan berdoa agar setahun ke depan  untuk mendapatkan  hal-hal lebih baik.

Doa bersama dan Makan Kue Tradisional

Masyarakat Muslim di Gorontalo menggelar kegiatan doa bersama yang biasanya digelar di rumah-rumah warga, masjid, atau pusat-pusat kegiatan keagamaan. Setelah berdoa, masyarakat akan makan bersama, saling berbagi makanan tradisional khas Gorontalo seperti:

  • Kue Apangi
  • Kue Perahu
  • Kolombengi
  • Tili Aya
  • Nasi kuning
  • Bubur putih merah (bubur syukuran)

Kue Apang Colo biasanya disajikan warga Muslim di Gorontalo saat peringatan 1 Muharram

Tradisi ini memperkuat rasa persaudaraan, semangat gotong royong, dan penghormatan terhadap leluhur.

Menurut Akademisi IAIN Sultan Amay Gorontalo Dr. Hamid Pongoliu, hal tersebut bukan hanya mengandung tradisi, melainkan ciri khas umat islam di Gorontalo dalam memperingati 1 Muharram.

“Dalam islam sendiri ada anjuran untuk bersedekah. Nah hal ini masuk dalam anjuran tersebut. Bagaimana setiap insan dapat memperkuat hubungan manusia dengan manusia lainnya (hablumminannas), terangnya.

Pembacaan Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah

Di malam pergantian tahun Hijriah, umat Islam di Gorontalo melaksanakan pembacaan doa akhir tahun dan awal tahun  di masjid-masjid atau surau. Doa ini bertujuan memohon ampunan atas kesalahan masa lalu dan harapan hidup lebih baik di tahun baru.

Doa bersama peringatan 1 Muharram di Surau-surau atau Masjid/Foto : Lensa islami

Biasanya, kegiatan ini dipadukan dengan ceramah agama (tausiah) yang mengangkat tema hijrah, perubahan diri, dan semangat keislaman.

Parade Busana Muslim Anak-anak

Beberapa daerah di Gorontalo juga menggelar Parade Busan Muslim anak-anak, menandai semangat hijrah dan menanamkan kecintaan kepada Islam sejak dini. Anak-anak berpakaian muslim sambil melafazkan doa-doa pilihan, berjalan bersama menuju tempat yang telah ditentukan penyelenggara kegiatan.

Kegiatan ini biasanya dihelat pemerintah daerah yang berkerjasama dengan organisasi keagamaan islam,  guru-guru pengajian, takmir masjid, atau kelompok pemuda Islam setempat.

Editor : Djemi Radji

  • Penulis: Djemi Radji
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Abdul Kadir Diko/FOTO: Istimewa Play Button photo_camera 14

    Gorontalo Green School: Langkah Kecil Menahan Krisis Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Abdullah K. Diko
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Kerusakan lingkungan tidak pernah hadir sebagai peristiwa tunggal. Ia tumbuh perlahan—dari tanah yang kehilangan kesuburan, sungai yang kian tercemar, hingga bencana alam yang makin sering dan sulit diprediksi. Dalam banyak kasus, respons kita justru terjebak pada solusi jangka pendek: proyek cepat, jargon hijau, dan seremoni tanam pohon. Padahal, di balik krisis itu terdapat persoalan yang […]

  • Pengurus Ormawa Fakultas Tarbiyah IAIN Ternate Resmi Dilantik, ini Pesan Dekan Kepada Mahasiswa 

    Pengurus Ormawa Fakultas Tarbiyah IAIN Ternate Resmi Dilantik, ini Pesan Dekan Kepada Mahasiswa 

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Pengurus organisasi mahasiswa (Ormawa) Fakultas Tarbiyah IAIN Ternate resmi dilantik pada Senin, 10 Maret 2025. Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari pemilihan pengurus yang telah dilaksanakan bulan Desember 2024. Acara ini dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Tarbiyah, Sahjad M. Aksan, yang sekaligus melantik para pengurus baru. termasuk Dewan Mahasiswa (Dema), Senat Mahasiswa (Sema), serta Himpunan […]

  • GUSDURian Mamasa Gelar Kegiatan “Jaga Jagat Kita” untuk Edukasi Ekologi Generasi Muda

    GUSDURian Mamasa Gelar Kegiatan “Jaga Jagat Kita” untuk Edukasi Ekologi Generasi Muda

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Guswandri
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Komunitas GUSDURian Mamasa kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan bertajuk “Jaga Jagat Kita”, yang dilaksanakan pada Jumat, 8 Agustus 2025 di Gereja Toraja Mamasa Jemaat Buntu Tanete. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Sekolah Jagat GUSDURian, yang sebelumnya diikuti oleh beberapa penggerak komunitas. Dalam sambutannya, Febry, perwakilan GUSDURian dan alumni Sekolah Jagat, menekankan […]

  • Gerindra Gorontalo Klaim ‘Banjir’ Intelektual, Tarmizi Abbas: Siapakah Intelektual Itu?

    Gerindra Gorontalo Klaim ‘Banjir’ Intelektual, Tarmizi Abbas: Siapakah Intelektual Itu?

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Benarkah Gerindra lagi panen tokoh intelektual serupa ciutan Juru Bicara Gerindra Gorontalo, Wahidin Ishak, di beberapa kanal media online 9 Maret 2025, baru-baru ini? Apa model dan bentuk intelektual yang dimaksud Wahidin itu juga tidak dijelaskan. Yang pasti, Jubir itu bilang: “Biasa-biasa jo. Mungkin karena Ketua GERINDRA cukup pintar maka para intelektual banyak yang ke […]

  • Konsep 4A Kunci Pengembangan Pariwisata Gorontalo  

    Konsep 4A Kunci Pengembangan Pariwisata Gorontalo  

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Empat ruang unsur kunci pengembangan pariwisata Provinsi Gorntalo dibedah sejumlah peneliti, praktisi dan awak media di halaman Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapppeda) Provinsi Gorontalo. Keempat ruang elemen kunci ini adalah ruang atraksi, ruang aksesibilitas, ruang amenitas, dan ruang ansilari. Empat komponen kunci dalam pengembangan pariwisata ini dikenal sebagai konsep 4A. Komponen ini meliputi atraksi […]

  • Mengapa Suara Perdamaian Lebih Nyaring dari Arah Komunitas, Bukan Pemerintah?

    Mengapa Suara Perdamaian Lebih Nyaring dari Arah Komunitas, Bukan Pemerintah?

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Suaib Prawono
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Dalam dinamika sosial Indonesia, satu hal yang menarik untuk diamati adalah bahwa suara-suara yang paling lantang menyuarakan kerukunan dan perdamaian justru lebih sering datang dari organisasi masyarakat sipil—terutama ormas keagamaan, sosial, dan komunitas-komunitas akar rumput—bukan dari pemerintah. Fenomena ini bukan tanpa alasan. Ia berakar pada perbedaan mendasar dalam cara berpikir, atau yang sering disebut sebagai […]

expand_less