Ukasyah bin Mihshan: Sahabat Yang Menuntut Balas Kepada Nabi (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #15)
- account_circle Pepi Al-Bayqunie
- calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
- visibility 159
- print Cetak

Kisah ini menggambarkan hubungan yang sangat dekat antara Nabi dan sahabatnya, Mihshan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Nabi tidak menolak. Beliau memberikan izin agar Ukasyah menegakkan qishash. Sahabat lain, yang hadir saat itu seperti Abu Bakar, Umar, dan Ali, bahkan menawarkan diri agar mereka yang dicambuk. Hasan dan Husain pun menawarkan tubuh mereka untuk menggantikan Nabi. Namun Ukasyah menolak dan tetap ingin menegakkan qishash kepada Nabi.
Ketika Ukasyah bersiap untuk melakukan qishash, suasana hening dan haru menyelimuti masjid. Yang hadir tegang. Mereka tidak tega melihat Nabi akan dicambuk oleh Ukasyah. Namun, Ketika nabi membuka baju dan Bersiap untuk dicambuk, Ukasayah melepaskan cemetinya dan memeluk tubuh nabi sembari menangis. Tidak mungkin dia tega mencambuk nabi, itu hanya caranya agar bisa memeluk nabi. Suasana tegang berubah menjadi suasana haru.
Kisah ini menggambarkan hubungan yang sangat dekat antara Nabi dan sahabatnya, yang tidak bersifat formal semata, tetapi penuh keterusterangan, penghormatan, dan kasih sayang.
- Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Saat ini belum ada komentar