nulondalo.com – Sebuah video yang diduga melibatkan oknum anggota legislatif Kabupaten Gorontalo dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kembali beredar dan viral di media sosial pada Februari 2026. Video tersebut disebut-sebut merupakan rekaman lama yang diunggah ulang hingga memicu sorotan publik.
Dalam cuplikan yang beredar, terlihat seorang pria yang diduga anggota DPRD Kabupaten Gorontalo tengah melakukan panggilan video dengan seorang perempuan yang identitasnya belum diketahui. Pada bagian tertentu, pria tersebut diduga memperlihatkan bagian tubuh yang tidak pantas dalam ruang digital.
Sebelumnya, dugaan perselingkuhan yang menyeret oknum aleg tersebut telah ditangani oleh tim investigasi internal partai pada April 2025. Tim dibentuk berdasarkan surat tugas dari Ketua DPC dan bekerja selama kurang lebih satu bulan untuk mengumpulkan data serta keterangan dari berbagai pihak.
Samsul Harun, yang tergabung dalam tim investigasi, menyampaikan bahwa laporan hasil pemeriksaan telah diserahkan kepada pimpinan partai sejak tahun lalu. “Data dan bukti sudah kami rangkum dan laporkan kepada Ketua DPC untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme organisasi,” ujarnya.
Sementara itu, oknum yang bersangkutan saat dikonfirmasi memilih irit bicara. Ia membenarkan telah dipanggil oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Gorontalo, namun belum bersedia memberikan penjelasan lebih lanjut. “Saya sudah dipanggil BK, tapi belum bisa berkomentar,” katanya singkat.
Di sisi lain, salah satu petinggi DPW PKB Gorontalo yang enggan disebutkan namanya menegaskan bahwa partai tidak akan mentolerir dugaan pelanggaran etik yang dapat merusak citra organisasi. Menurutnya, langkah tegas sedang dipersiapkan.
“Kasus ini sangat serius dan berpotensi merugikan nama baik partai. Kami tengah menyiapkan sanksi tegas. Tidak menutup kemungkinan yang bersangkutan akan diberhentikan dari keanggotaan partai hingga dilakukan pergantian antarwaktu (PAW),” ujarnya.
Isu Pelecehan Seksual Fokus Muskerwil PKB Gorontalo
Di tengah mencuatnya dugaan kasus tersebut, isu pelecehan seksual di Gorontalo justru menjadi salah satu fokus utama dalam Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Gorontalo yang digelar di Hotel Damhil, Sabtu (14/2/2026).
Dalam forum konsolidasi itu, jajaran pengurus menegaskan komitmen partai untuk memperkuat advokasi terhadap korban kekerasan seksual serta mendorong langkah konkret dalam pencegahan dan pendampingan hukum. Isu ini dinilai mendesak dan membutuhkan perhatian serius, termasuk dari partai politik.
Ketua DPW PKB Gorontalo, Muhammad Dzikyan, menyampaikan bahwa politik kehadiran yang diusung PKB harus diwujudkan melalui keberpihakan terhadap kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak. Partai, kata dia, tidak boleh abai terhadap persoalan yang menyangkut moralitas publik dan perlindungan korban.
Muskerwil juga mendorong peran aktif kader perempuan dan sayap partai untuk melakukan sosialisasi pencegahan kekerasan seksual hingga tingkat desa. Selain itu, PKB Gorontalo berkomitmen membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum guna memastikan korban mendapatkan perlindungan dan keadilan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi terkait hasil pemeriksaan BK maupun keputusan final dari struktur partai. Proses internal disebut masih berjalan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.


Saat ini belum ada komentar