Wali Kota Gorontalo Tegaskan Komitmen Tanpa Diskriminasi Bagi Minoritas, Ini Respon Gusdurian
- account_circle Rivaldi Bulilingo
- calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
- visibility 24
- print Cetak

walikota Adhan Dambea dan Unsur Lintas Agama, Kamis (4/9/2025)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pemerintah Kota Gorontalo mengadakan kegiatan Doa Lintas Agama di Aula Rudis Wali Kota, yang dihadiri oleh berbagai pemuka agama. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kebersamaan dan kerja sama antarumat beragama.
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menyampaikan bahwa pembangunan daerah harus melibatkan semua elemen masyarakat tanpa diskriminasi. Ia menegaskan bahwa Pemkot tidak akan pilih kasih dalam memberikan bantuan dan akan bekerja sama dengan semua pihak, termasuk Kementerian Agama.
“Indonesia bukan cuma milik Islam, tapi milik semua. Kita harus merangkul semua pihak,” ujar Adhan.
Adhan berharap kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membangun harmoni dan kerja sama lintas agama demi Gorontalo yang lebih sejahtera.
Sementara itu, Nurhikmah Biga, Koordinator Gusdurian Gorontalo, mengapresiasi kegiatan ini, namun mengingatkan bahwa aksi nyata harus mengikuti. Ia mendorong keterlibatan tokoh agama dalam isu penting seperti krisis iklim dan pengelolaan sampah, agar kolaborasi lintas agama memiliki dampak konkret.
“Peran lintas agama bukan hanya merawat kerukunan, tapi juga merespon persoalan sosial dan lingkungan,” kata Hikmah.
Gusdurian mendukung kebijakan Pemkot selama sejalan dengan konstitusi dan menjamin hak-hak minoritas. Nurhikmah menilai, jika komitmen ini diwujudkan, maka nilai-nilai “Serambi Madinah” yang adil terhadap semua golongan seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad, benar-benar tercermin di Gorontalo.
- Penulis: Rivaldi Bulilingo

Saat ini belum ada komentar