Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dari Gorontalo untuk Ketahanan Pangan Nasional

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • visibility 159
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Gorontalo kembali mendapat angin segar bagi penguatan sektor pertanian dan peternakan. Provinsi yang dikenal dengan potensi jagungnya ini resmi masuk dalam 13 provinsi tahap pertama pelaksanaan program hilirisasi ayam terintegrasi nasional.

Program strategis ini menjadi harapan baru bagi kemandirian pangan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kabar tersebut disampaikan Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Hendra Wibawa, dalam pertemuan virtual bersama Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dari Ruang VIP Bandara Lama Gorontalo, Rabu (31/12/2025).

Dalam paparannya, Hendra menjelaskan bahwa pemerintah pusat akan membangun 336 unit industri ayam terintegrasi di berbagai daerah, mencakup seluruh rantai produksi, mulai dari pembibitan hingga pengolahan.

Bagi Gorontalo, program ini bukan sekadar proyek pembangunan fisik. Kehadiran sentra ternak ayam terintegrasi diharapkan mampu menjawab kebutuhan protein hewani bagi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah.

Dapur-dapur MBG di berbagai wilayah nantinya dapat disuplai langsung dari sumber produksi lokal, sehingga lebih efisien dan berkelanjutan.

Gubernur Gusnar Ismail menyambut baik kepercayaan pemerintah pusat tersebut. Di tengah keterbatasan fiskal daerah, perhatian dan dukungan Kementerian Pertanian dinilainya sebagai bukti bahwa Gorontalo tetap menjadi bagian penting dalam agenda besar ketahanan pangan nasional.

“Ini yang kami sangat dambakan. Pemerintah pusat tidak menutup mata untuk terus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat Gorontalo,” ujar Gusnar dengan optimistis.

Lebih jauh, program hilirisasi ayam terintegrasi juga membuka peluang besar bagi pengembangan industri pakan ternak berbasis jagung.

Selama ini, jagung menjadi salah satu komoditas unggulan Gorontalo. Dengan hadirnya industri pakan ternak, para petani diharapkan dapat menanam jagung secara berkelanjutan dengan nilai tambah yang lebih tinggi.

Harapan tersebut sejalan dengan rencana pembangunan pabrik pakan dan fasilitas pendukung lainnya dalam paket program hilirisasi.

Gusnar meyakini, keterkaitan antara peternakan ayam dan pertanian jagung akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah.

Sebagai bagian dari persiapan, tim Kementerian Pertanian bersama pemerintah daerah telah melakukan pemaparan teknis terkait kesiapan lokasi dan kelengkapan administrasi lahan.

Pencanangan resmi program ini dijadwalkan berlangsung pada 7 Januari 2026 dan akan diumumkan lebih lanjut oleh Kementerian Pertanian.

Bagi Gorontalo, program ini bukan hanya tentang membangun industri ayam, tetapi tentang menyiapkan masa depan pangan, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan ekonomi lokal dari hulu hingga hilir.

  • Penulis: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pribumisasi: Metode Berpikir Gus Dur

    Pribumisasi: Metode Berpikir Gus Dur

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Pepy al-Bayqunie
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Catatan dari Temu Nasional (TUNAS) Jaringan GUSDURian 2025 Penulis Jamaah GUSDURian tinggal di Sulawesi Selatan yang lahir dengan nama Saprillah) Bagaimana memahami Gus Dur jika kita tak pernah bertemu dengannya? Bagaimana generasi sekarang dapat mendaurulang cara berpikirnya? Warisan Gus Dur sesungguhnya bukan sekedar gagasan, humor, atau praktik terbaik, melainkan metode berpikir yang bisa diterapkan hingga […]

  • Organisasi Masyarakat Sipil Gorontalo Mengecam Represi Aparat dalam Aksi 1 September

    Organisasi Masyarakat Sipil Gorontalo Mengecam Represi Aparat dalam Aksi 1 September

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sejumlah organisasi masyarakat sipil di Provinsi Gorontalo menyampaikan pernyataan sikap bersama terkait pembubaran paksa dan penangkapan demonstran dalam aksi yang digelar di kawasan perlimaan Kota Gorontalo, Senin (1/9/2025). Mereka mengecam keras tindakan represif aparat yang dinilai sebagai bentuk pengingkaran terhadap prinsip demokrasi. Dalam rilis yang diterima bakukabar.id, Rabu (3/9/2025 itu meyebut, aksi yang awalnya berjalan […]

  • Muhammad Dzikyan: Kebijakan Harus Utamakan Kemaslahatan Umat

    Muhammad Dzikyan: Kebijakan Harus Utamakan Kemaslahatan Umat

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 417
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kebijakan penutupan aktivitas pembelian emas dari penambang rakyat di Provinsi Gorontalo, khususnya Kabupaten Pohuwato, terus menuai sorotan. Langkah penegakan hukum yang menutup seluruh jalur pembelian emas, baik di tingkat lokal maupun luar daerah, dinilai berdampak langsung pada kondisi ekonomi masyarakat. Anggota DPRD Provinsi Gorontalo daerah pemilihan Boalemo–Pohuwato, Muhammad Dzikyan Nawawi, Rabu (4/3/2026), menyampaikan […]

  • Ummu Waraqah: Imam Salat Perempuan Pertama dalam Islam (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #5)

    Ummu Waraqah: Imam Salat Perempuan Pertama dalam Islam (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #5)

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Dalam sejarah Islam, banyak perempuan tampil sebagai figur yang memberi kontribusi penting dalam membentuk kehidupan spiritual umat. Khadijah dikenal karena keteguhan dan dukungannya pada masa awal dakwah, baik secara moral maupun material. Aisyah menjadi rujukan utama dalam periwayatan hadis dan persoalan-persoalan hukum, menunjukkan kedalaman pengetahuan dan ketajaman intelektualnya. Fatimah dihormati karena kesederhanaan, keteguhan sikap, dan […]

  • Pena, Buku, dan Nyawa yang Hilang: Catatan untuk Tragedi Ngada

    Pena, Buku, dan Nyawa yang Hilang: Catatan untuk Tragedi Ngada

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle -
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Kasus tragis di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, pada penghujung Januari 2026, ketika seorang siswa SD berusia 10 tahun berinisial YBS diduga mengakhiri hidupnya karena keluarganya tak mampu membeli buku dan pena, adalah tamparan keras bagi nurani bangsa. Membaca berita tentang seorang anak kecil yang memilih “pergi” selamanya hanya karena selembar buku dan sebatang pena […]

  • Arti ‘Merdeka’ dalam Bingkai Hakikat yang Sesungguhnya

    Arti ‘Merdeka’ dalam Bingkai Hakikat yang Sesungguhnya

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle Asrul G.H. Lasapa
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Setiap menjelang hari kemerdekaan Indonesia, di media sosial khusunya tulisan dan ungkapan yang mempersepsikan kata “Merdeka” cukup banyak dan beragam. Komentar tergantung siapa yang memposting. Komentar-komentar tersebut mengelitik adrenalin literasi saya untuk membahasnya dalam bentuk tulisan sederhana ini. Kata “Merdeka” sebenarnya terlahir dari rahim pergulatan bangsa dalam konteks perjuangan melawan penjajah. Dalam konteks sejarah nasional […]

expand_less