Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Hari Keempat Pencarian ATR 42-500, Tim SAR Sisir Tebing Curam Bulusaraung dengan 9 SRU

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • visibility 238
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, PANGKEP — Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Pegunungan Bulusaraung, perbatasan Kabupaten Maros dan Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, memasuki hari keempat, Selasa (20/1/2026). Tim SAR gabungan terus mengintensifkan penyisiran di medan ekstrem dengan mengerahkan sembilan Search and Rescue Unit (SRU).

Koordinator Misi SAR Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan bahwa pencarian lanjutan saat ini difokuskan pada penyisiran berbasis koordinat temuan sebelumnya.

“Tim SAR gabungan kembali menyisir area temuan sesuai rencana operasi yang telah ditetapkan,” ujar Arif.

Sebanyak sembilan SRU dikerahkan untuk menyisir berbagai sektor, khususnya di tebing curam dengan kedalaman mencapai ratusan meter. SRU satu hingga lima difokuskan untuk mencari korban serta menyisir serpihan pesawat, termasuk mesin, tangga kursi, bagian sayap, hingga area sekitar air terjun.

Sementara itu, SRU enam ditugaskan untuk melakukan pengecekan pada bagian ekor pesawat yang berada di kedalaman sekitar 200 meter. SRU tujuh bertugas mengevakuasi korban menuju area persawahan Kampung Baru dengan pengamanan dari SRU delapan.

Dari jalur udara, SRU sembilan melakukan pemantauan menggunakan helikopter milik Lanud Hasanuddin untuk memperkuat pemetaan lokasi pencarian. Pemantauan udara ini sangat membantu dalam mengidentifikasi titik-titik krusial sekaligus memastikan keselamatan tim di darat.

Arif mengakui, medan ekstrem, tebing curam, dan cuaca berkabut masih menjadi tantangan utama dalam operasi SAR. Meski demikian, seluruh proses pencarian tetap dilaksanakan dengan mengutamakan faktor keselamatan personel.

“Keselamatan tim tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pergerakan di lapangan,” tegasnya.

Operasi SAR ini melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta potensi SAR lainnya. Tim gabungan berkomitmen untuk terus melanjutkan pencarian hingga seluruh korban dan bagian pesawat berhasil ditemukan.

Pihak SAR memastikan bahwa perkembangan operasi pencarian akan terus disampaikan secara berkala kepada publik.(*) Jurnalis: Sakti

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kanwil Kemenag Sulsel Raih Dua Penghargaan di Regional Treasury Forum

    Kanwil Kemenag Sulsel Raih Dua Penghargaan di Regional Treasury Forum

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Humas Kemenang Sulsel
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Makassar-Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan meraih dua penghargaan sebagai Koordinator Wilayah Satuan Kerja pada kegiatan Regional Treasury Forum yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat, 6 Februari 2026. Penghargaan tersebut diberikan atas capaian Predikat Implementasi Pembayaran dan Penggunaan Cash Management System (CMS) Terbaik Kedua serta Predikat Implementasi […]

  • Kalau Punya Empat Orang Tua, Siapa yang Harus Dibakti? Begini Jawaban Menyejukkan Gus Aniq Play Button

    Kalau Punya Empat Orang Tua, Siapa yang Harus Dibakti? Begini Jawaban Menyejukkan Gus Aniq

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 317
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketika keluarga berubah bentuk, orang tua bercerai, lalu masing-masing menikah lagi yang sering kebingungan bukan hanya orang dewasa, tetapi juga anak. Mereka tumbuh dengan ayah kandung, ibu kandung, sekaligus ayah tiri dan ibu tiri. Lalu pertanyaan muncul: bagaimana cara berbakti dalam keluarga seperti itu? Pertanyaan itulah yang dibahas KH. Abdullah Aniq Nawawi, MA […]

  • Kolaborasi, Komitmen, dan Kepercayaan

    Kolaborasi, Komitmen, dan Kepercayaan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Pepy al-Bayqunie
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Keberhasilan kerja organisasi tumbuh dari kerja kolektif yang tertata, bukan kerja segelintir orang, apalagi satu individu saja. Proses kerja selalu melibatkan banyak peran yang berada di ruang kerja yang berbeda. Setiap elemen punya posisi dan kontribusinya sendiri. Berbeda tetapi saling menopang. Kerja menjadi lebih efektif ketika setiap peran dijalankan secara proporsional dan tidak saling tumpang […]

  • Puasa Ruhani: Madrasah Pengendalian Diri

    Puasa Ruhani: Madrasah Pengendalian Diri

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Ilham Sopu 
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Setiap tahun, bulan Ramadhan datang membawa suasana yang berbeda dalam kehidupan umat Islam. Masjid-masjid menjadi lebih hidup, lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar di berbagai tempat, dan masyarakat berlomba-lomba memperbanyak ibadah. Namun di balik semua itu, ada pertanyaan penting yang patut direnungkan: apakah puasa yang kita jalankan benar-benar telah menyentuh dimensi terdalam dari diri kita, ataukah […]

  • Perguruan Tinggi Lokal Terpinggirkan, Pembangunan SDM Hanya Retorika?

    Perguruan Tinggi Lokal Terpinggirkan, Pembangunan SDM Hanya Retorika?

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Dalam berbagai pidato, dokumen perencanaan pembangunan, maupun visi-misi kepala daerah di Bolaang Mongondow Raya (BMR), pembangunan sumber daya manusia (SDM) seringkali menjadi narasi utama. Frasa seperti “menyiapkan generasi emas”, “mendorong kualitas pendidikan”, atau “membangun SDM unggul” kerap terdengar dalam forum-forum resmi. Namun, jika kita mengarahkan pandangan lebih dekat ke kondisi nyata pendidikan tinggi di daerah […]

  • To Build the World Anew: Pesan untuk Kegagalan Tatanan Dunia Modern

    To Build the World Anew: Pesan untuk Kegagalan Tatanan Dunia Modern

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Suryadi R
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Dunia abad ke-21 sering dipromosikan sebagai dunia paling maju dalam sejarah manusia. Teknologi berkembang pesat, konektivitas lintas benua terjadi dalam hitungan detik, dan pengetahuan seolah tak lagi memiliki batas. Tetapi di balik semua itu, dunia justru terasa semakin terbelah. Perang tidak berhenti, ketimpangan melebar, dan rasa saling percaya antarbangsa semakin menipis. Alih-alih membangun dunia baru, […]

expand_less