Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Gerakan Nurani Bangsa Sampaikan Pesan Kebangsaan, Desak Pemerintah Jaga Politik Luar Negeri Bebas Aktif

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 299
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Sejumlah tokoh lintas agama, intelektual, dan budayawan yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa menyampaikan Pesan Kebangsaan kepada Presiden dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia terkait situasi geopolitik global yang semakin memanas.

Pesan tersebut disampaikan di Jakarta pada 6 Maret 2026, sebagai respons atas meningkatnya ketegangan internasional, khususnya setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran di tengah proses perundingan nuklir yang sedang berlangsung.

Gerakan Nurani Bangsa menilai serangan tersebut merupakan tindakan yang mengingkari upaya perdamaian dunia dan berpotensi memicu eskalasi konflik yang lebih luas.

“Serangan terhadap kedaulatan negara lain bertentangan dengan prinsip perdamaian dan norma hukum internasional serta berpotensi menjadi pemicu konflik global yang lebih besar,” demikian salah satu poin dalam Pesan Kebangsaan tersebut.

Gerakan ini juga menegaskan pentingnya Indonesia tetap berpegang pada amanat konstitusi dan prinsip politik luar negeri bebas aktif yang selama ini menjadi landasan diplomasi Indonesia di panggung internasional.

Mereka mengingatkan bahwa pembukaan UUD 1945 secara tegas menyatakan bahwa penjajahan harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan, serta menugaskan Indonesia untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Selain itu, Gerakan Nurani Bangsa menyoroti keputusan Indonesia yang sebelumnya bergabung dalam Board of Peace Charter, sebuah badan internasional yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat dan melibatkan Israel serta sejumlah negara lain untuk mengawal proses transisi dan rekonstruksi Gaza.

Menurut mereka, langkah tersebut berpotensi menimbulkan kompleksitas baru dalam kebijakan luar negeri Indonesia karena berada di luar mekanisme internasional yang selama ini dijalankan melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Dalam Pesan Kebangsaan itu, Gerakan Nurani Bangsa menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah, antara lain meminta Presiden untuk tetap konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif, memperkuat peran Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam upaya penyelesaian konflik, serta menggalang solidaritas internasional untuk menghentikan konflik bersenjata antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Mereka juga meminta agar pemerintah mematuhi ketentuan Pasal 11 UUD 1945 yang mengatur bahwa pernyataan perang, perdamaian, dan perjanjian internasional harus mendapat persetujuan DPR.

Selain itu, pemerintah diminta menarik keikutsertaan Indonesia dari Board of Peace dan membatalkan rencana pengiriman pasukan TNI ke Gaza sebagai bagian dari komitmen keanggotaan tersebut.

Gerakan ini menegaskan bahwa Indonesia harus tetap menjaga marwah sebagai negara merdeka, berdaulat, dan berkomitmen pada nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, serta perdamaian dunia dalam setiap kebijakan internasionalnya.

Pesan Kebangsaan ini ditandatangani oleh sejumlah tokoh nasional lintas agama dan intelektual, di antaranya Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Quraish Shihab, Ahmad Mustofa Bisri, Ignatius Suharyo, Komaruddin Hidayat, Franz Magnis-Suseno, serta sejumlah tokoh lainnya seperti Lukman Hakim Saifuddin dan Alissa Q. Wahid.

Gerakan Nurani Bangsa menegaskan bahwa pesan ini merupakan seruan etis dan non-partisan yang bertujuan menjaga komitmen bangsa Indonesia terhadap cita-cita perdamaian dunia sebagaimana diamanatkan oleh para pendiri negara.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Gorontalo Siapkan Perda LGBT, Adhan Dambea: Tidak Ada Ruang untuk LGBT

    Wali Kota Gorontalo Siapkan Perda LGBT, Adhan Dambea: Tidak Ada Ruang untuk LGBT

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 367
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Adhan Dambea menyatakan Pemerintah Kota Gorontalo berencana menyusun Peraturan Daerah (Perda) terkait Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga visi Kota Gorontalo sebagai daerah religius. Pernyataan itu disampaikan Adhan saat berbincang dengan awak media di halaman Kantor Wali Kota Gorontalo pada Rabu malam, […]

  • Homo MBGiens

    Homo MBGiens

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Suryadi R
    • visibility 574
    • 0Komentar

    Kebahagiaan dan kenikmatan hidup itu terletak pada makanan yang kita santap. Kalimat dari Epicurus ini terasa hangat di tengah situasi Indonesia yang dilanda musim MBG. Tetapi sebelum itu, saya ingi memulai tulisan ini dengan pembahasan bahwa dalam sejarah panjang manusia, ilmuan bermazhab Darwinisme mengatakan Homo Sapiens sebagai evolusi terakhir dan paling sempurna umat manusia. Sapiens […]

  • LBH Papua Desak Kapolri Usut Dugaan Penyiksaan dan Penangkapan Sewenang-wenang oleh Oknum Polisi

    LBH Papua Desak Kapolri Usut Dugaan Penyiksaan dan Penangkapan Sewenang-wenang oleh Oknum Polisi

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Jayapura – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua mendesak Kapolri segera memerintahkan Kapolda Papua untuk menangkap dan memproses hukum oknum anggota kepolisian yang diduga terlibat dalam kasus penyiksaan, penangkapan sewenang-wenang, serta berbagai pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di wilayah hukum Polda Papua. Desakan tersebut disampaikan LBH Papua dalam siaran pers yang diterbitkan bertepatan dengan momentum […]

  • Salat Jenazah Ternyata Rumit, KH. Abdul Muin Ungkap Kesalahan yang Sering Terjadi Play Button

    Salat Jenazah Ternyata Rumit, KH. Abdul Muin Ungkap Kesalahan yang Sering Terjadi

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 564
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Salat jenazah yang selama ini dianggap sederhana ternyata menyimpan banyak rincian hukum yang kerap luput dari perhatian jamaah. Hal ini diungkapkan oleh KH. Abdul Muin Mooduto, Ketua MUI Kota Gorontalo sekaligus Wakil Rais Syuriyah PWNU Gorontalo, dalam pengajian menjelang Salat Jumat yang digelar di salah satu masjid di Kota Gorontalo pada 2021. Dalam […]

  • Pengelolaan APBD Gorontalo Prioritaskan Agro-maritim

    Pengelolaan APBD Gorontalo Prioritaskan Agro-maritim

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail memastikan pelaksanaan APBD 2025 saat ini akan bergerak dinamis. Selain disusun sebelum pelantikan dirinya bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, kondisi fiskal mengalami efisiensi yang membutuhkan penyesuaian di berbagai jenis belanja. “Pengelolaan anggaran tahun ini akan berlangsung dinamis dan penuh penyesuaian. Namun kita tetap optimis untuk mencapai target-target pembangunan secara […]

  • Rachmat Gobel Wujudkan Hilirisasi dan Ketahanan Pangan Nasional

    Rachmat Gobel Wujudkan Hilirisasi dan Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Moloneo Az
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Nulondalo.com – Gobel Group dalam usianya yang hampir 70 tahun meneguhkan pengabdiannya untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk petani dan nelayan Indonesia. Perusahaan ini terus tumbuh kuat dan menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem ekonomi negara ini. Komitmen terhadap sektor pertanian ini telah menjadi bagian dari perjalanan perusahaan sejak generasi pendiri. Sejarah mencatat pada tahun […]

expand_less