Breaking News
light_mode
Trending Tags

Nuzulul Qur’an: Masjid Istiqlal Jadi Jembatan Peradaban

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 134
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com, Jakarta-Masjid Istiqlal kembali menjadi panggung kebersamaan dan refleksi kebangsaan dalam peringatan Nuzulul Qur’an yang dipadati puluhan ribu jamaah. Di tengah gemuruh kota, momentum suci ini diposisikan sebagai ruang di mana nilai-nilai Al-Qur’an dipahami bukan hanya sebagai ajaran spiritual, tetapi juga sebagai ruh yang merekatkan keberagaman dan memperkuat peradaban bangsa.

H. Mas’ud Halimin, Ketua Panitia Nuzulul Qur’an Masjid Istiqlal sekaligus Wakil Kepala Bidang Peribadatan menjelaskan alasan tema yang diusung: “Alasan kami mengambil tema Nuzulul Qur’an ‘Jembatan Peradaban Harmoni’ karena kami meyakini bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan peradaban, tradisi dan budaya”. Ia menambahkan, “Kita berharap nilai-nilai Al Qur’an bisa menjadi semangat dan ruh yang bisa menjadikan Indonesia sebagai negara peradaban yang besar”. Dari panggung itu pula panitia meluncurkan program besar wakaf mushaf Iluminasi Tionghoa, target 100.000 mushaf yang menurutnya telah menerima 3.200 mushaf untuk dibagikan ke seluruh pelosok negeri.

Salah satu momen paling emotif adalah keterlibatan lintas komunitas, termasuk kolaborasi dengan Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (Persatuan Islam Tionghoa Indonesia). Ketua Umum organisasi tersebut, Dr. H. Serian Wijatno, menggarisbawahi makna lintas kebudayaan: “Peringatan Nuzulul Qur’an malam ini memperlihatkan bahwa Al Qur’an mampu melewati batas-batas perbedaan dan menjadi jembatan peradaban harmoni lintas kebudayaan, termasuk kebudayaan muslim Tionghoa dan Nusantara”. Ia menegaskan bahwa Masjid Istiqlal menjadi wujud nyata jembatan tersebut.

Sementara itu, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A Imam Besar Masjid Istiqlal sekaligus Menteri Agama RI, mengajak jamaah merenungkan sejarah dan dinamika penyebaran Islam: “Nuzulul Qur’an mengingatkan kita bahwa salah satu agama yang paling cepat berkembang di dunia adalah Islam, itu karena Al Qur’an”. Ia menambahkan bahwa ikatan budaya Tionghoa dengan Nusantara telah lama ada dan menjadi bagian dari warna bangsa. 09/03/2026.

Peringatan ini juga menampilkan seni lukis pasir yang mengisahkan relasi budaya Tionghoa dan Nusantara — sebuah karya visual yang memberi ruang tafakur, hikmah, dan refleksi tentang bagaimana kebudayaan dan agama dapat bersinergi membangun persatuan. Hadir pula para pejabat, antara lain Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ketua KPU RI, Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat mewakili Wakil Gubernur DKI, serta Asisten Kesejahteraan Rakyat Provinsi DKI Jakarta (mewakili Gubernur DKI). Kehadiran mereka memperkuat pesan kebangsaan acara ini.

Di pelataran Masjid Istiqlal, jamaah tampak antusias; banyak yang berswafoto memegang mushaf Iluminasi Tionghoa sebagai simbol harapan bersama. Nuzulul Qur’an kali ini bukan sekadar peringatan ritual—ia menjadi deklarasi bahwa wacana keagamaan dapat menjadi jembatan peradaban yang merangkul seluruh lapisan bangsa.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perjumpaan 100 Tokoh, Bisikan Wali dan Masa Depan NU Gorontalo

    Perjumpaan 100 Tokoh, Bisikan Wali dan Masa Depan NU Gorontalo

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Rumah besar berpenghuni banyak orang dengan banyak kamar besar serta halaman rumah yang luas, namun tak satupun orang-orang itu terlihat keluar dari rumahnya. Lampu halaman tak menyala, para tetangga tidak pernah disapa, bahkan para tetangga saja tidak mengenal setiap orang yang menghuni rumah besar itu. Karena mereka tak pernah terlihat bekerja menata lingkungan sekitar rumah. […]

  • Annaungguru Haji Baharuddin (Niaga yang Menyemai Cahaya)

    Annaungguru Haji Baharuddin (Niaga yang Menyemai Cahaya)

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Hamzah Durisa
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Di sebuah lekuk perbukitan yang bernama Buttu, yang lebih familiar dengan Buttu Da’ala,  pada tahun 1953, lahirlah seorang anak lelaki dari rahim perempuan sederhana bernama Ruhana. Anak itu diberi nama Baharuddin. Kelak, orang-orang akan mengenalnya sebagai AGH. Baharuddin bin Ta’nang bin Shahir, seorang guru yang tidak sekadar mengajar, tetapi menanam masa depan. Buttu adalah kampung […]

  • Kebakaran Hebat di Jalan Parwasal, Siantan Utara, Pontianak: Beberapa Rumah Terbakar, Pemadam Dikerahkan

    Kebakaran Hebat di Jalan Parwasal, Siantan Utara, Pontianak: Beberapa Rumah Terbakar, Pemadam Dikerahkan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 203
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Warga Jalan Parwasal, Siantan Utara, Pontianak, dikejutkan oleh kebakaran besar yang menghanguskan beberapa rumah di kawasan padat penduduk, Rabu (25/3/2026). Insiden ini terekam dalam video berdurasi 46 detik yang memperlihatkan kobaran api menyala terang dan cepat menyebar, menimbulkan kepanikan di antara warga. Video rekaman yang beredar di media sosial seperti Instagram dan Facebook […]

  • RDP Komisi III DPRD Sulteng Alot, PT Pantas Indomining Direkomendasikan Bayar Kompensasi dan Cabut Laporan Pidana photo_camera 2

    RDP Komisi III DPRD Sulteng Alot, PT Pantas Indomining Direkomendasikan Bayar Kompensasi dan Cabut Laporan Pidana

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Firman
    • visibility 264
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Sulteng–  Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan PT Pantas Indomining berlangsung alot. Rapat tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi tegas menyangkut sengketa lahan, dugaan kriminalisasi warga, hingga persoalan dokumen perizinan perusahaan. Dalam forum itu, DPRD menyoroti aktivitas pertambangan PT Pantas […]

  • Bayangkan Jika Anda Seorang LGBT: Sebuah Eksperimen Imajinasi dan Refleksi Sosial-Religius

    Bayangkan Jika Anda Seorang LGBT: Sebuah Eksperimen Imajinasi dan Refleksi Sosial-Religius

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Fanridhal Engo
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Bayangkan Jika Anda Adalah Seorang Waria Atau Bagian Dari Komunitas LGBT. Ya, saya tahu mungkin terdengar janggal untuk dibayangkan. Namun, saya mengajak Anda sejenak menanggalkan posisi normatif Anda, dan merenungkan situasi ini dengan empati. Apa yang Anda rasakan? Marah, resah, atau merasa didiskriminasi oleh dunia yang tampak semakin modern, namun masih sangat konservatif terhadap keberadaan […]

  • Perguruan Tinggi Lokal Terpinggirkan, Pembangunan SDM Hanya Retorika?

    Perguruan Tinggi Lokal Terpinggirkan, Pembangunan SDM Hanya Retorika?

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Dalam berbagai pidato, dokumen perencanaan pembangunan, maupun visi-misi kepala daerah di Bolaang Mongondow Raya (BMR), pembangunan sumber daya manusia (SDM) seringkali menjadi narasi utama. Frasa seperti “menyiapkan generasi emas”, “mendorong kualitas pendidikan”, atau “membangun SDM unggul” kerap terdengar dalam forum-forum resmi. Namun, jika kita mengarahkan pandangan lebih dekat ke kondisi nyata pendidikan tinggi di daerah […]

expand_less