Breaking News
light_mode
Trending Tags

Universalitas Sepak Bola dan Identity Sports

  • account_circle Asrul G.H. Lasapa
  • calendar_month Minggu, 11 Des 2022
  • visibility 69
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sejatinya sepak bola adalah simbol universalisme. Negara-negara yang telah ditetapkan dan telah memenuhi persyaratan sebagai peserta Piala Dunia 2022, ikut meramaikan even sepak bola paling bergengsi di seantero dunia ini. 

Sudah barang tentu, negara peserta selalu didampingi oleh tim suporter fanatik dari negaranya masing-masing.

Para pendukung ataupun simpatisan dari negara lainnya yang tidak masuk sebagai peserta akan memilih dan menentukan tim yang akan mereka dukung dengan sebebas-bebasnya.

Sepengetahuan saya, selama Piala Dunia digelar, pilihan para pendukung didasarkan dengan berbagai alasan. Ada yang mendukung tim dari salah satu negara karena kepopuleran tim tersebut, ada yang karena materi pemainnya merata, ada yang karena kualitas permainan timnya yang bagus, ada yang karena penerapan strategi yang jitu, dan ada pula yang didasarkan pada semangat dan potensi kemenangan yang diharapkan.

Pendek kata, pilihan tidak lagi melihat sekat-sekat negara, batas teritorial, budaya, ras dan agama. Bahkan ketika tim Israil misalnya, saat mengikuti even sepak bola internasional, ada saja yang mendukung tim ini.

Padahal semua tahu bagaimana tragedi-tragedi kemanusiaan selalu dilakonkan oleh negara Yahudi ini. Itulah uniknya sepak bola. Menyatukan perbedaan dan melupakan sejenak problematika internal dan eksternal.

Kemunculan Maroko sebagai peserta Piala dunia tahun 2022 ini menampilkan fenomena yang sedikit berbeda. 

Sejak lolosnya Maroko ke fase 16 besar, dukungan yang bernuansa primordialisme mencuat ke permukaan. Isu agama dengan segala aksesorisnya ditampilkan lewat media. 

Dukungan yang bersifat eksklusif ini terus menguat ketika Maroko berhasil melaju ke Semi Final dengan membenamkan superioritas Spanyol.

Saya menamakan fenomena ini dengan “Identity Sports”, Olahraga yang mengedepankan simbol Identitas.

Lihat saja status maupun tulisan pendek yang diposting di media sosial. Ada parade shalawat, ada pengajian, ada doa, ada histori Maghribi dan invasi Andalusi dan lain sebagainya. Pokoknya Stigma yang dimunculkan adalah Eropa vs Afrika, Eropa (Non Muslim) vs Maroko (Muslim).

Mencermati fenomena ini, saya teringat dengan teori tentang Barat versus Islam dalam tulisan Samuel Huntington. Meski tidak sampai ke sana, tapi paling tidak bagi seseorang atau kelompok yang telah terdoktrinasi oleh pemikiran bahwa kapan saja, dimana saja, dan dalam even apapun selalu ada  “Battle of Religion”.

Maka doktrin ini akan selalu menjadi benih yang terus tertanam dalam hatinya dan akan berkecambah ketika dalam realitas apapun Barat vs Islam akan berhadap-hadapan secara langsung. Vis to Vis. Tak peduli apakah itu even  sosial, budaya dan tak terkecuali even olah raga.

Dukungan yang mengedepankan semangat eksklusifisme ini tidak bisa disalahkan apalagi dibendung. Karena memang tanpa sadar rasa keberagamaan itu muncul tiba-tiba pada diri seseorang secara personal maupun secara komunal sebagai bentuk ekspresi kebanggaan dan kecintaan kepada agama yang dianut.

Tapi mestikah agama harus dimasukan ke ranah olah raga   untuk menarik simpati dan dukungan ? Apakah simbol agama harus kita gadaikan untuk sekedar mendukung tim yang nota bene milik semua umat ?

Sepak bola itu milik semua bangsa. Sepak bola itu milik semua agama. Sepak bola itu wadah persaudaraan antar manusia. Jika dalam politik ada yang disebut “Identity Politics” atau “Politik Identitas” maka  biarlah itu menjadi komoditas politik.

Olah raga harus bebas dari aroma-aroma eksklusivitas. Semestinya Kita harus menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Dunia olah raga, khususnya sepak bola, adalah “Dunia universalitas”. “Dunia tanpa batas”.

Salam Olah Raga
Gorontalo, 11 Desember 2022
  • Penulis: Asrul G.H. Lasapa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keluarga Berisiko Stunting Dapat Bantuan Internasional

    Keluarga Berisiko Stunting Dapat Bantuan Internasional

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Gorontalo menyampaikan apresiasi atas dukungan internasional dalam upaya percepatan penurunan stunting. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, yang mewakili Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, dalam acara penyerahan bantuan oleh Branch Singapore Aid kepada 150 keluarga berisiko stunting di Kota Gorontalo. Kegiatan ini merupakan bagian dari […]

  • Breaking News! Kebakaran Rumah di Kompleks Asrama Haji Gorontalo, Petugas Damkar Sigap Padamkan Api

    Breaking News! Kebakaran Rumah di Kompleks Asrama Haji Gorontalo, Petugas Damkar Sigap Padamkan Api

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 187
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kebakaran melanda sejumlah rumah di Kelurahan Bulotadaa Barat, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo pada Minggu (15/3/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WITA. Peristiwa tersebut terjadi di Perumahan Wahana Ceria atau kawasan kompleks Asrama Haji Gorontalo dan sempat menghebohkan warga sekitar. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, api terlihat membakar sejumlah rumah warga di […]

  • Cegah Perkawinan Anak, Wagub Gorontalo Dorong Generasi Sehat dan Bebas Stunting

    Cegah Perkawinan Anak, Wagub Gorontalo Dorong Generasi Sehat dan Bebas Stunting

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 124
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Upaya menekan angka stunting di Provinsi Gorontalo tidak bisa dilepaskan dari persoalan perkawinan anak. Hal itu ditegaskan Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Pencegahan Perkawinan Anak dan Penurunan Stunting yang digelar di Aula Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Gorontalo, Kamis (18/12/2025). Dalam sambutannya, […]

  • Camat Maros Baru Apresiasi Proposal Aniversary Kiwal Garuda Hitam: Maros Siap Jadi Tuan Rumah photo_camera 2

    Camat Maros Baru Apresiasi Proposal Aniversary Kiwal Garuda Hitam: Maros Siap Jadi Tuan Rumah

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kiwal Garuda Hitam Kecamatan Maros Baru melakukan kunjungan resmi ke Kantor Camat Maros Baru dalam rangka menyampaikan proposal pelaksanaan Aniversary Kiwal Garuda Hitam dimana Kabupaten Maros sebagai tuan rumah di kegiatan tersebut. Ketua PAC Maros Baru menyampaikan bahwa kedatangan mereka merupakan bagian dari proses koordinasi dan komunikasi […]

  • Gus Ipul Tegas! 2.708 Pegawai Kemensos Bolos Disanksi, 1 ASN Dipecat

    Gus Ipul Tegas! 2.708 Pegawai Kemensos Bolos Disanksi, 1 ASN Dipecat

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 239
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Langkah tegas diambil Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat memimpin apel pembinaan pegawai pada Kamis (26/3/2026). Apel ini menjadi tindak lanjut dari inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan pada hari pertama masuk kerja. Dari hasil evaluasi, terungkap angka ketidakhadiran yang cukup mencolok. Dari total 46.090 pegawai Kemensos, sebanyak 2.708 orang tidak masuk kerja tanpa keterangan […]

  • Kasus Narkoba Kian Marak, Legislator Maros Minta Pencegahan Diperkuat

    Kasus Narkoba Kian Marak, Legislator Maros Minta Pencegahan Diperkuat

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS – Anggota DPRD Maros, Rahmat Hidayat memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Satuan Reserse Narkoba Polres Maros yang dinilai konsisten dan intens menindak penyalahgunaan narkoba sepanjang tahun 2025. Apresiasi tersebut ia sampaikan langsung saat menghadiri pemusnahan barang bukti narkoba di Mapolres Maros, Jumat (5/12/2025). “Kami sangat mengapresiasi kinerja Polres Maros dan jajarannya atas keberhasilan […]

expand_less