Studi Ungkap “Jam Kematian Sel”: Ukuran Nukleolus Bisa Prediksi Penuaan
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 12
- print Cetak

Ilustrasi proses penuaan sel yang menunjukkan perubahan ukuran nukleolus di dalam inti sel. Nukleolus yang semakin membesar berkaitan dengan meningkatnya ketidakstabilan DNA dan menandai mendekatnya akhir masa hidup sel.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
nulondalo.com – Sebuah studi terbaru mengungkap mekanisme baru yang mengatur proses penuaan pada tingkat sel. Para ilmuwan menemukan bahwa ukuran nukleolus, struktur kecil di dalam inti sel, dapat menjadi indikator kapan sebuah sel mendekati akhir masa hidupnya.
Penelitian yang dilakukan oleh tim dari Weill Cornell Medicine menunjukkan bahwa perubahan ukuran nukleolus dapat memengaruhi stabilitas bagian DNA yang paling rentan mengalami kerusakan.
Nukleolus merupakan kompartemen tanpa membran di dalam inti sel yang berfungsi membangun ribosom, komponen penting yang memungkinkan sel memproduksi protein. Di dalam struktur ini terdapat ribosomal DNA (rDNA), bagian genom yang tersusun dari urutan berulang dan dikenal sangat rentan mengalami kesalahan saat proses penyalinan maupun perbaikan DNA.
- Penulis: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar