Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Idul Fitri, Pakarena, dan Harmoni Jiwa: Ketika Tradisi Menari Mengajarkan Kesucian Hati

  • account_circle Afidatul Asmar
  • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
  • visibility 471
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Idul Fitri selalu datang sebagai momentum kembalinya manusia kepada fitrah. Setelah sebulan penuh menjalani puasa, menahan lapar, dahaga, dan berbagai dorongan hawa nafsu, umat Islam merayakan hari kemenangan dengan penuh kegembiraan. Namun kemenangan itu sesungguhnya bukan hanya kemenangan fisik karena berhasil berpuasa, melainkan kemenangan spiritual karena mampu menata kembali diri menuju kesucian jiwa. Idul Fitri mengajarkan bahwa manusia yang kembali kepada fitrahnya adalah manusia yang lebih sabar, lebih rendah hati, dan lebih mampu hidup dalam harmoni dengan sesama.

Dalam Al-Qur’an, makna puasa dijelaskan secara jelas dalam QS. Al-Baqarah ayat 183, bahwa puasa diwajibkan agar manusia mencapai derajat takwa. Takwa dalam tradisi tafsir bukan hanya dimaknai sebagai ketaatan ritual, tetapi juga kesadaran moral yang mengatur perilaku manusia dalam kehidupan sosial. Tafsir klasik seperti yang dijelaskan oleh Ibn Kathir menyebutkan bahwa tujuan puasa adalah melatih manusia menahan diri dari hal-hal yang merusak kesucian hati. Sementara dalam perspektif tafsir kontemporer, para ulama menekankan bahwa puasa merupakan proses pendidikan spiritual yang menumbuhkan empati sosial dan keseimbangan hidup.

Karena itu, Idul Fitri tidak hanya menjadi perayaan religius, tetapi juga momentum kultural yang sarat makna sosial. Di berbagai daerah di Indonesia, perayaan ini sering diiringi dengan ekspresi budaya yang memperkuat rasa kebersamaan masyarakat. Tradisi silaturahmi, saling memaafkan, hingga perayaan seni tradisional menjadi bagian dari cara masyarakat mengekspresikan kegembiraan kolektif setelah menjalani bulan Ramadhan. Dalam konteks ini, budaya tidak berdiri sebagai sesuatu yang terpisah dari agama, melainkan menjadi ruang sosial tempat nilai-nilai spiritual dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

  • Penulis: Afidatul Asmar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Enam Mahasiswa Gugat UU Partai Politik ke MK, Minta Masa Jabatan Ketua Umum Dibatasi

    Enam Mahasiswa Gugat UU Partai Politik ke MK, Minta Masa Jabatan Ketua Umum Dibatasi

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 151
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang perdana pengujian materiil Pasal 23 ayat (1) dan Pasal 34 ayat (1) huruf c Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik (UU Parpol), Rabu (24/6/2026). Permohonan dengan Nomor 217/PUU-XXIV/2026 itu diajukan oleh enam mahasiswa, yakni Alysa Milano Sepania, Aditya Zain, Affan Kurnia Fawwaz, Fransisca Denis Febrianti, Mukhammad […]

  • Re-historiografi Gorontalo: Sebuah Dorongan Awal

    Re-historiografi Gorontalo: Sebuah Dorongan Awal

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Daniel A. Kalangie
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Narasi umum sejarah Gorontalo paling tidak hanya berkutat pada tiga peristiwa pokok; kisah terbentuknya Duluwo Limo lo Pohala’a, “kepahlawanan” dalam peristiwa 23 Januari 1942, dan cerita Pembentukan Provinsi Gorontalo. Tiga peristiwa pokok ini cenderung dianggap oleh pemerintah, akademisi, maupun awam sebagai pijakan untuk membentuk pengetahuan sejarah Gorontalo. Pertanyaannya adalah bagaimana mungkin tiga peristiwa yang terpaut […]

  • Resmi! Inilah Nama-Nama Komisioner KPID Gorontalo 2026–2029, Siapa Saja?

    Resmi! Inilah Nama-Nama Komisioner KPID Gorontalo 2026–2029, Siapa Saja?

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 333
    • 0Komentar

    nulondalo.com – DPRD Provinsi Gorontalo resmi menetapkan calon terpilih dan calon cadangan Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Gorontalo untuk periode 2026–2029. Penetapan ini dilakukan dalam Rapat Paripurna ke-68 yang digelar Senin (29/12/2025). Tujuh nama ditetapkan sebagai komisioner terpilih KPID 2026–2029, yakni: Suci Priyanti Kartika Sari Abdulrazak Babuntai Hasanuddin Djadin Jitro Paputungan Fahrudin F. […]

  • Presiden Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional, Bahlil Tegaskan Babak Baru Kedaulatan Energi

    Presiden Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional, Bahlil Tegaskan Babak Baru Kedaulatan Energi

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 285
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik keanggotaan Dewan Energi Nasional (DEN) dari unsur pemerintah dan pemangku kepentingan, Rabu (28/1/2026), di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan ini menandai dimulainya babak baru dalam pengelolaan energi nasional yang lebih terarah, berdaulat, dan berkelanjutan. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Harian DEN, Bahlil Lahadalia, menegaskan […]

  • Wajar Tapi Palsu

    Wajar Tapi Palsu

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 554
    • 0Komentar

    Gus Dur pernah bilang, “Yang lebih lucu dari politik adalah orang yang menganggap politik itu serius.” Dalam konteks audit negara, barangkali yang lebih lucu dari korupsi adalah keyakinan bahwa WTP berarti pemerintah sudah beres. WTP itu sebenarnya sederhana: laporan keuangan tidak melanggar SAP. Titik. Tapi di negeri ini, WTP diperlakukan seperti air zam-zam—disiramkan ke mana-mana […]

  • Belum Genap Sebulan Menjabat, Hakim MK Adies Kadir digugat 21 Guru Besar ke MKMK

    Belum Genap Sebulan Menjabat, Hakim MK Adies Kadir digugat 21 Guru Besar ke MKMK

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 290
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Sebanyak 21 guru besar, dosen, hingga praktisi hukum yang tergabung dalam Constitutional and Administrative Law Society (CALS) melaporkan Hakim Konstitusi Adies Kadir ke Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK). Laporan tersebut diajukan setelah Adies resmi mengucap sumpah jabatan sebagai hakim MK pada Kamis (5/2/2026). Perwakilan CALS, Yance Arizona, mengatakan pelaporan dilakukan untuk menjaga keluhuran […]

expand_less