Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Kewarganegaraan Qur’an : Sebuah Prediksi Global

  • account_circle Almunauwar Bin Rusli
  • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
  • visibility 850
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sejak tulisan “Mempertimbangkan Front Sosialisme Islam” tersebar, maka mulai muncul sederet tanda tanya : apakah saya adalah seorang konservatif? liberal? atau Marxis? Tentu saja, mereka semua memiliki hak untuk membuat pelbagai macam klasifikasi seperti itu. Namun, yang paling penting ialah sejauh mana analisis-analisis saya tetap bisa berkontribusi bagi penyelesaian krisis umat manusia di Timur Tengah khususnya serta di dunia pada umumnya secara rasional, aktual dan universal. Mengapa  demikian? Kalim Siddiqui (1931–1996) pernah  mengingatkan bahwa di tengah kontestasi kapitalisme-demokratik versus komunisme-sentralistik, maka umat Islam harus secepat mungkin menentukan peranan strategis  agar mereka dapat menjadi pemain sekaligus penentu dalam kebijakan geo-ekonomi-dan geo-politik internasional. Atas dasar itu,  maka saya ingin mengajukan sebuah prediksi sosiologis bahwa tatanan dunia baru di masa depan tidak lagi ditentukan oleh tesis superioritas ideologi Fukuyama dalam The End of History and the Last Man (1992) atau benturan peradaban Huntington dalam The Clash of Civilizations and the Remaking of World Order (1996), melainkan akan eksekusi oleh jenis pemerintahan yang menggunakan paradigma  kewarganegaraan qur’an (citizenship of the qur’an).

Kewarganegaraan qur’an saya definisikan sebagai proses asimilasi hak, identitas dan partisipasi seluruh masyarakat global dalam persekutuan spiritual. Jika Fukuyama mendasarkan prediksinya pada materialism dan thymos, dan Huntington pada culture dan religion, maka saya berangkat dari consciousness dan common sense. Kesadaran adalah dasar dan akal sehat adalah pelindung. Manusia yang tidak memiliki dasar akan runtuh sedangkan yang tidak memiliki pelindung akan hancur. Akal sehat memberi manusia kemampuan beradaptasi terhadap perubahan sedangkan kesadaran memberi alasan eksistensial mengapa manusia ingin bertahan hidup. Lalu, mengapa kewarganegaraan qur’an akan menjadi pemenang di masa depan? Paling tidak, ada dua jawaban yang bisa saya ajukan.

Pertama, QS. Al-Ma’idah: 8 telah mengajarkan keadilan dalam relasi kelompok dan pengelolaan ekonomi. QS. Al-Baqarah: 198 telah memberi kemudahan dalam mencari rezeki. Sedangkan QS. Al-Hasyr: 7 telah mengatur  prinsip distribusi kekayaan agar tidak dimonopoli oleh taipan. Di sisi lain,  QS. Ali ‘Imran: 159 sudah menetapkan prinsip musyawarah dalam pengambilan keputusan politik. QS. Al-Fath: 18 sudah mewajibkan prinsip  ketaatan dan perjanjian (baiat) sebagai landasan kekuatan politik. Sedangkan QS. Al-Anbiya: 107 sudah menjelaskan visi global Islam sebagai solusi real bagi kebijakan politik.

Kedua, Glad Stone, Mantan Perdana Menteri Inggris mengakui bahwa selama Al-Qur’an masih berada di bumi, maka jangan harap kita dapat menundukkan kaum Muslimin. Oleh karena itu, menghancurkan konsep-konsep dasar Islam adalah kunci menghegemoni kaum Muslimin secara massal. Huntington (1996) pun menjelaskan jika pemerintahan Barat masih terus  mewaspadai jalinan Konfusianisme-Islam (Confucian-Islamic connection). Menurutnya, kebangkitan Islam di Asia akan menjadi sumber kontroversi terbesar di masa depan. Di era masyarakat pasca-sekular (post-secular society), etika Islam telah diperhitungkan kembali.

  • Penulis: Almunauwar Bin Rusli

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Bone Bolango Galang Dana untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera

    Pemkab Bone Bolango Galang Dana untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 268
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Aksi solidaritas dan kepedulian terhadap korban bencana di Aceh dan Sumatera ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Bone Bolango. Melalui penggalangan dana yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta aparatur pemerintah desa, Pemkab Bone Bolango berhasil menghimpun bantuan kemanusiaan pada apel kerja perdana tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Alun-Alun Bone Bolango, Jumat (2/1/2026). Aksi […]

  • Gorontalo Kawal Keberlanjutan Hiu Paus Lewat Program LAUTRA

    Gorontalo Kawal Keberlanjutan Hiu Paus Lewat Program LAUTRA

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sebagai bentuk implementasi Program Oceans for Prosperity Project – Laut untuk Kesejahteraan (LAUTRA), Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar melaksanakan kegiatan monitoring habitat Hiu Paus (Rhincodon typus) di Kawasan Konservasi Wilayah Perairan Teluk Gorontalo pada tahun 2025, Kamis, 3/7/2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program LAUTRA Komponen 1, yang berfokus pada pengembangan […]

  • KH Abdul Ghofir Nawawi Wafat, Warga NU Gorontalo Berduka

    KH Abdul Ghofir Nawawi Wafat, Warga NU Gorontalo Berduka

    • calendar_month Senin, 20 Mei 2019
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 167
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Warga Nahdlatul Ulama Provinsi Gorontalo berduka atas wafatnya KH Abdul Ghofir Nawawi, Rais Syuriyah PWNU Gorontalo. Kabar wafatnya almarhum beredar luas di sejumlah grup WhatsApp dan pesan singkat yang diterima redaksi nulondalo online. Dalam pesan tersebut disampaikan bahwa KH Abdul Ghofir Nawawi mengembuskan napas terakhir pada pukul 13.25 […]

  • Mahasiswa PKUMI Perluas Jejaring Akademik Global di UCR

    Mahasiswa PKUMI Perluas Jejaring Akademik Global di UCR

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 169
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Delegasi mahasiswa Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) terus memperluas jejaring akademik di tingkat internasional. Pada Jumat (3/4/2026), para mahasiswa mengikuti kegiatan International Scholars Coffee Hour di University of California, Riverside. Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk berdialog dan bertukar gagasan dengan para cendekiawan dari berbagai negara. Dalam forum tersebut, mahasiswa […]

  • PGI Tegas Tolak PSN Food Estate di Papua, Serukan Penghormatan Hak Adat dan Demokrasi

    PGI Tegas Tolak PSN Food Estate di Papua, Serukan Penghormatan Hak Adat dan Demokrasi

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 491
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) secara tegas menyatakan penolakan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) di Tanah Papua, khususnya proyek food estate berskala besar di Kabupaten Merauke. Sikap tersebut merupakan rekomendasi resmi Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) PGI 2026 yang berlangsung di Merauke pada 30 Januari hingga 2 Februari 2026. Sidang MPL PGI 2026 […]

  • Aksi Teror Menimpa Wartawan di Tanjungbalai, Mobil Diduga Dibakar OTK

    Aksi Teror Menimpa Wartawan di Tanjungbalai, Mobil Diduga Dibakar OTK

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 276
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Aksi teror diduga menimpa seorang wartawan media online di Kota Tanjungbalai. Mobil milik korban diduga dibakar oleh orang tak dikenal (OTK) di depan rumahnya pada Kamis malam (29/1/2026). Beruntung, api berhasil dipadamkan dengan cepat berkat bantuan warga sekitar sehingga tidak sempat merambat dan menyebabkan kerusakan lebih parah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa […]

expand_less