Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dianggap Lalai Atasi Pencemaran Sungai, IMCI Layangkan Peringatan Darurat ke Bupati dan DLH Kabupaten Cirebon

  • account_circle Redaksi Nulondalo
  • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
  • visibility 31
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ikatan Mahasiswa Cirebon Indonesia (IMCI) melontarkan kritik tajam terhadap Pemerintah Kabupaten Cirebon, khususnya Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag. dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), atas kegagalan bertahun-tahun dalam mengatasi pencemaran limbah industri batu alam di aliran sungai yang berhulu di Dukupuntang dan dikenal luas sebagai Sungai Jamblang.

Sekretaris Umum IMCI, Barri Niko, menegaskan bahwa pencemaran ini telah berlangsung setidaknya sejak tahun 2017, namun hingga kini tak ada penyelesaian yang berarti. Padahal, Bupati Imron telah menjabat sejak Oktober 2019, dan didukung oleh APBD Kabupaten Cirebon yang sejak awal masa jabatannya sudah mencapai kisaran Rp3 triliun lebih dan kini meningkat menjadi lebih dari Rp4 triliun.

“Enam tahun menjabat, dengan APBD yang setiap tahun bernilai triliunan rupiah, seharusnya Bupati mampu merancang penyelesaian secara bertahap minimal IPAL komunal, relokasi bertahap, atau audit lingkungan. Tapi yang terjadi justru stagnasi kebijakan, seolah-olah rakyat tidak sedang hidup di tengah limbah,” tegas Barri.

Pencemaran limbah dari industri pengolahan batu alam mencemari air sungai, irigasi pertanian, dan lahan warga di Dukupuntang, Palimanan, Depok, Jamblang, Klangenan, Plered, Gunungjati, dan Suranenggala.

Kadar TDS (Total Dissolved Solids) dalam air mencapai 5.000 mg/L, jauh di atas ambang batas 500 mg/L yang ditetapkan untuk air layak irigasi. Warna air berubah putih pekat dan menyisakan endapan lumpur di saluran pertanian.

“Setidaknya dalam tiga tahun terakhir, petani di Desa Beberan dan Bojong Wetan Kecamatan Jamblang mengalami gagal panen hingga dua musim berturut-turut, karena sawah mereka dialiri air bercampur lumpur sisa pemotongan batu,” ungkap Barri.

Selain kerugian ekonomi di sektor pertanian, warga di sekitar aliran sungai melaporkan meningkatnya kasus gatal-gatal, iritasi kulit, dan infeksi mata. Di Dukupuntang, sumber air warga seperti sumur dangkal dan sumur pompa juga terindikasi tercemar.

Aktivis IMCI menilai DLH hanya membuat imbauan tanpa penindakan tegas terhadap pelaku usaha. Padahal, menurut UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, pemerintah daerah memegang otoritas penuh untuk melakukan penertiban, audit lingkungan, dan penutupan kegiatan pencemar.

“Fungsi pengawasan, penegakan, bahkan perencanaan anggaran untuk pengelolaan lingkungan, semuanya ada di tangan Pemkab. Tapi yang terjadi hanya rapat, wacana, dan transfer tanggung jawab. Pemerintah daerah seperti melepas tangan atas bencana yang mereka biarkan terjadi,” ujar Barri.

“Jika sejak 2019 Pemerintah Kabupaten Cirebon serius, hari ini kita sudah punya roadmap lingkungan yang nyata. Tapi faktanya: air mengalir membawa penyakit, lumpur menenggelamkan panen, dan rakyat hanya bisa menunggu hujan mengganti air limbah. Inilah kegagalan struktural yang akan tercatat dalam sejarah lingkungan Cirebon.” Tutupnya.

Tuntutan IMCI:

1. Deklarasi Darurat Ekologis oleh Bupati Cirebon di sepanjang DAS Sungai Jamblang.

2. Audit menyeluruh atas belanja lingkungan hidup APBD 2019–2025.

3. Pencopotan Kepala DLH karena gagal menjalankan tugas pengawasan.

4. Pembangunan IPAL komunal dan relokasi industri batu alam, minimal dimulai tahun ini.

5. Penegakan hukum terhadap pelaku usaha dan pejabat yang membiarkan pencemaran.

  • Penulis: Redaksi Nulondalo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWNU Gorontalo Dorong LPNU Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga NU

    PWNU Gorontalo Dorong LPNU Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga NU

    • calendar_month Minggu, 9 Jun 2019
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 18
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Nahdlatul Ulama Provinsi Gorontalo terus mendorong lembaga-lembaga semi otonom di bawah naungannya untuk aktif menjalankan tugas dan fungsi masing-masing. Langkah ini dilakukan guna mendukung kerja-kerja Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dalam mewujudkan program-program strategis dan taktis demi mencapai sasaran program NU di tingkat wilayah. Salah satu lembaga yang diharapkan berperan aktif adalah Lembaga […]

  • Puzzle Terakhir Demokrasi: Partisipasi Publik di Media Digital

    Puzzle Terakhir Demokrasi: Partisipasi Publik di Media Digital

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Indonesia sudah lama menerima demokrasi sebagai bentuk. bahkan sejak awal diproklamirkan, demokrasi diterima sebagai instrumen politik utama. Tetapi entah kenapa, selalu terasa ada yang kurang lengkap. Seolah ada satu puzzle yang hilang dan membuat demokrasi kita tak utuh. Yaitu partisipasi publik yang subtantif. Padahal, partisipasi publik adalah mandat utama demokrasi. Selama bertahun-tahun, partisipasi publik dalam […]

  • Membagun Peradaban Islam yang tak Islami

    Membagun Peradaban Islam yang tak Islami

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2019
    • account_circle Aljunaid Bakari
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Kota Gorontalo sebagai ibu kota provinsi merupakan kota yang terus berkembang. Perkembangannya terbilang cukup masif, terutama sejak resmi memisahkan diri dari Provinsi Sulawesi Utara pada tahun 2002. Sebagaimana kota-kota berkembang pada umumnya, arah pengembangan Kota Gorontalo sangat dipengaruhi oleh sense of place—sebuah imaji kolektif yang menjadi inspirasi pembangunan wilayah. Di banyak kota di Indonesia, sense […]

  • Shalat Tarawih, Emile Durkheim dan Solidaritas Organik

    Shalat Tarawih, Emile Durkheim dan Solidaritas Organik

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Samsi Pomalingo
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Shalat Tarawih merupakan salah satu ibadah penting dalam tradisi Islam, khususnya selama bulan Ramadan. Ibadah ini dilakukan setelah shalat Isya dan merupakan sunnah yang sangat dianjurkan. Shalat Tarawih bukan hanya sekedar ritual, tetapi juga merupakan sarana spiritual yang mendalam bagi umat Muslim. Melalui ibadah ini, individu memiliki kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah, memohon ampunan, […]

  • Bappeda Gorontalo Gelar Kajian Dampak Sistem Usaha Tani Konservasi Jagung di Lahan Miring

    Bappeda Gorontalo Gelar Kajian Dampak Sistem Usaha Tani Konservasi Jagung di Lahan Miring

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo Wahyudin A. Katili membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Kajian dan Dampak Sistem Usaha Tani Konservasi Jagung di Lahan Miring”, Selasa (4/11/2025). Kegiatan ini menghadirkan sejumlah peneliti, di antaranya Zulham Sirajudin, Ph.D, Ferdiansyah Hasan, SP, M.Si, Ivana Butolo, SE, MP, serta Gema Putra Baculu, ST, M.PA. Turut diundang pula Staf […]

  • Maros Konsisten 9 Tahun, Duta Anti Narkoba 2025 Resmi Dinobatkan

    Maros Konsisten 9 Tahun, Duta Anti Narkoba 2025 Resmi Dinobatkan

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros 2025 sukses digelar di Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten Maros, Sabtu (13/12/2025). Ajang bergengsi ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansyur, dan berlangsung meriah sejak pukul 14.00 Wita hingga 23.00 Wita. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Maros, Ikatan […]

expand_less