Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Diduga Gunakan Material Tambang Ilegal, Proyek Perumahan Jingga Land di Maros Disorot, APH Diminta Usut Tuntas

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • visibility 117
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.Com, MAROS – Aktivitas penimbunan pada proyek pembangunan Perumahan Jingga Land yang berlokasi di Dusun Palisi, Desa Tellumpoccoe, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menjadi perhatian publik. Proyek tersebut diduga menggunakan material tanah uruk yang berasal dari aktivitas tambang galian C yang belum memiliki izin resmi.

Dugaan tersebut mencuat setelah tim media melakukan investigasi langsung di lapangan. Berdasarkan hasil penelusuran, material yang digunakan untuk pekerjaan penimbunan diduga berasal dari lokasi pengambilan material yang belum mengantongi izin usaha pertambangan sebagaimana dipersyaratkan dalam peraturan perundang-undangan.

Seorang pekerja lapangan yang mengaku bernama Irfan mengungkapkan bahwa pekerjaan penimbunan di lokasi proyek dikerjakan oleh dua pihak.

“Yang menimbun ada dua, berinisial H dan A. Kegiatannya sudah berjalan sekitar tiga minggu,” ujarnya kepada media, Senin (3/8/2026).

Selain menelusuri asal-usul material yang digunakan, Wakil Ketua PERJOSI (Perserikatan Jurnalis Siber Indonesia) Kabupaten Maros, Irwandi, SE, meminta aparat penegak hukum (APH) tidak hanya menyelidiki dugaan penggunaan material dari tambang ilegal, tetapi juga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dokumen perizinan proyek pembangunan perumahan tersebut.

Menurutnya, pemeriksaan harus dilakukan secara komprehensif untuk memastikan seluruh proses pembangunan telah memenuhi ketentuan hukum yang berlaku.

Beberapa dokumen yang dinilai perlu diverifikasi antara lain Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR/PKKPR), dokumen persetujuan lingkungan berupa AMDAL atau UKL-UPL sesuai skala kegiatan, Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), serta Site Plan yang telah disahkan oleh instansi berwenang.

Selain itu, apabila proyek memanfaatkan air tanah, Irwandi meminta agar Surat Izin Pengusahaan Air Tanah (SIPA), apabila dipersyaratkan, juga diperiksa. Begitu pula jika lokasi pembangunan berada pada kawasan yang berkaitan dengan keselamatan operasi penerbangan atau wilayah yang memerlukan persetujuan otoritas penerbangan, seluruh dokumen persetujuan dari instansi terkait juga perlu diverifikasi.

Secara hukum, apabila dalam proses penyelidikan nantinya terbukti material yang digunakan berasal dari aktivitas pertambangan ilegal, pihak-pihak yang bertanggung jawab dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba), dengan memperhatikan peran masing-masing serta alat bukti yang diperoleh penyidik.

Selain itu, pihak yang mengetahui atau patut menduga bahwa material tersebut berasal dari tindak pidana juga berpotensi dimintai pertanggungjawaban berdasarkan Pasal 480 KUHP tentang penadahan, sepanjang seluruh unsur pidananya dapat dibuktikan dalam proses hukum.

Di luar aspek pidana, penggunaan material yang tidak memenuhi ketentuan juga berpotensi menimbulkan konsekuensi administratif maupun sanksi lainnya berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman apabila pembangunan tidak memenuhi persyaratan administratif, teknis, maupun standar yang telah ditetapkan pemerintah.

Sementara itu, Kanit Tipiter Satreskrim Polres Maros, Ipda Fajar, telah dikonfirmasi terkait dugaan aktivitas tambang galian C tanpa izin yang diduga menjadi sumber material penimbunan proyek tersebut. Namun, hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

Redaksi membuka ruang seluas-luasnya kepada pihak pengembang Perumahan Jingga Land, kontraktor pelaksana, pemilik lahan, maupun pihak lain yang disebutkan dalam pemberitaan ini untuk memberikan hak jawab atau klarifikasi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Setiap klarifikasi yang disampaikan akan dimuat secara proporsional sebagai bentuk penerapan asas keberimbangan dalam pemberitaan.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMA vs S2

    SMA vs S2

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Kita mungkin pernah bertanya, mengapa untuk menjadi dosen seseorang minimal pendidikan S2, sementara untuk menjadi anggota legislatif atau pejabat eksekutif termasuk Presiden dan Wapres cukup berijazah SMA? Pertanyaan ini  sering muncul di tengah kita karena peran strategis lembaga eksekutif dan legislative dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi standarnya terlihat minimalis. Sekilas, perbedaan ini memang tampak seperti […]

  • Audensi DPP GENINUSA Bersama Komisaris Pelita Air Bahas Kolaborasi Program Strategis 

    Audensi DPP GENINUSA Bersama Komisaris Pelita Air Bahas Kolaborasi Program Strategis 

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Dewan Pimpinan Pusat Gerakan SantriPreuner Nusantara (DPP GENINUSA) menggelar audiensi dengan Komisaris Pelita Air, Bapak Cris Kuntadi, dalam upaya membangun kolaborasi strategis. Pertemuan yang berlangsung di Jakarta ini mendiskusikan sejumlah rencana yang dinilai akan membuka peluang besar pengembangan generasi muda, Senin, 28 April 2025. Dalam diskusi tersebut, DPP GENINUSA bersama Pelita Air membahas sejumlah inisiatif […]

  • Abu Lubabah, Kisah Pengkhianatan dan Pertobatan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #10)

    Abu Lubabah, Kisah Pengkhianatan dan Pertobatan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #10)

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 497
    • 0Komentar

    Abu Lubabah bin Abd al-Mundzhir adalah sahabat Nabi Muhammad SAW dari kalangan Anshar, berasal dari suku Aws di Madinah. Nama aslinya Basyir bin ‘Abd al-Mundhir. Ia termasuk Muslim awal di Madinah dan terlibat dalam fase-fase penting komunitas setelah hijrah. Dalam Perang Badr, ia ditugaskan menjaga Madinah sehingga tidak hadir di medan tempur, tetapi tetap dihitung […]

  • DEMA IAI DDI Maros Soroti lambatnya penanganan kepolisian terhadap kasus penganiyayaan mahasiswa IAI DDI Maros

    DEMA IAI DDI Maros Soroti lambatnya penanganan kepolisian terhadap kasus penganiyayaan mahasiswa IAI DDI Maros

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 1.221
    • 0Komentar

    Nulondalo.com–Maros–13 Oktober 2026 Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam DDI Maros menyoroti penanganan laporan pengeroyokan,penganiayaan Mahasiswa serta pengrusakan Fasilitas kampus, yang dilakukan oleh terduga yang telah dilaporkan ke Polsek Turikale Dalam peristiwa tersebut. Identitas korban ialah mahasiswa aktif IAI DDI Maros,mengalami luka-luka di area wajah dan pecah pelipis dikarekanan penganiyaan yang dilakukan oleh sekelompok […]

  • Ketika Anggaran Mengendap: Mengungkap Fenomena Idle Cash dalam APBN Indonesia

    Ketika Anggaran Mengendap: Mengungkap Fenomena Idle Cash dalam APBN Indonesia

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Dinda Rahma Filah
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Terkadang, yang paling berbahaya dalam pengelolaan keuangan negara bukan hal-hal yang terlihat besar dan sering dibicarakan. Justru, yang diam mengendap dan jarang diperhatikan bisa memiliki dampak yang tidak kalah serius. Hal ini bisa kita lihat dalam pengelolaan APBN Indonesia saat ini, terutama saat membahas idle cash, yaitu dana yang terlalu lama “parkir” tanpa kejelasan digunakan […]

  • Praka Mohammad Basri, Babinsa Desa Buti yang Selalu Siap Berdiri di Garda Terdepan untuk Warga

    Praka Mohammad Basri, Babinsa Desa Buti yang Selalu Siap Berdiri di Garda Terdepan untuk Warga

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    NULONDALO.COM-BOALEMO- Di balik seragam loreng yang dikenakannya, Praka Mohammad Basri bukan sekadar menjalankan tugas sebagai Bintang Pembina Desa (Babinsa) di Desa Buti, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Kamis (20/8/26). Seperti yang diutarakan Husain Thalib, salah seorang warga, menilai kepedulian Basri terhadap masyarakat bukan sesuatu yang dibuat-buat. Menurut Husain, kepedulian tersebut terlihat dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat, […]

expand_less