Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Bayangkan Jika Anda Seorang LGBT: Sebuah Eksperimen Imajinasi dan Refleksi Sosial-Religius

  • account_circle Fanridhal Engo
  • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
  • visibility 220
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bayangkan Jika Anda adalah Seorang Waria atau bagian dari Komunitas LGBT. Ya, saya tahu mungkin terdengar janggal untuk dibayangkan. Namun, saya mengajak Anda sejenak menanggalkan posisi normatif Anda, dan merenungkan situasi ini dengan empati. Apa yang Anda rasakan? Marah, resah, atau merasa didiskriminasi oleh dunia yang tampak semakin modern, namun masih sangat konservatif terhadap keberadaan Anda?

Sekarang bayangkan sebuah dunia di mana manusia menerima seluruh bentuk perbedaan—termasuk orientasi seksual, ekspresi gender, dan kebebasan dalam berpakaian—tanpa mengaitkannya dengan nilai moral tertentu. Lalu muncul pertanyaan: Mengapa sebagian besar masyarakat—meski saya tidak memiliki data yang cukup untuk menggeneralisir—menganggap orientasi seksual non-hetero sebagai penyimpangan?

Mungkin Anda pernah mendengar klaim bahwa kaum seperti Anda “pernah diazab” di masa lampau. Lalu Anda bertanya lagi: Apakah benar mereka—kaum Nabi Luth—dihancurkan karena orientasi seksual?

Mari buka kitab suci Anda. Jika Anda seorang Muslim, silakan rujuk Surah Al-A’raf ayat 80. Di sana disebutkan bahwa kaum tersebut melakukan “fahisyah” (perbuatan keji) yang belum pernah dilakukan oleh umat sebelumnya. Mereka, kata ayat itu, menyalurkan hasrat kepada sesama jenis. Ayat tersebut menyebutnya sebagai tindakan melampaui batas.

Sebagai orang beriman, sebagian akan berkata: kita tidak punya hak untuk mempertanyakan larangan Tuhan. Di sinilah letak akar persoalan: orientasi seksual dianggap tidak semata-mata sebagai pilihan pribadi, tetapi sebagai bentuk pembangkangan terhadap nilai-nilai ilahiah. Maka tak heran, kebencian terhadap LGBT kerap dibingkai sebagai bagian dari “kewajiban iman”.

Namun, mari kita kembali ke dunia imajinatif Anda. Setelah memahami posisi agama, Anda mungkin berpaling kepada hak asasi manusia. Anda membuka pasal pertama Universal Declaration of Human Rights, dan membaca: “Semua manusia dilahirkan merdeka dan memiliki martabat serta hak yang sama. Mereka dikaruniai akal dan hati nurani, dan hendaknya saling memperlakukan dengan semangat persaudaraan.”

  • Penulis: Fanridhal Engo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bendera dan Gugatan Nasionalisme

    Bendera dan Gugatan Nasionalisme

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Ada pemandangan tak biasa menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia. Bendera bergambar tengkorak tersenyum, bertopi jerami berkibar di berbagai penjuru. Rumah-rumah memasangnya. Di tembok ada gambarnya. Truk, mobil dan motor memansangnya, sementara anak muda dengan bangga memajang di media sosialnya. Bendera yang dikenal sebagai Jolly Roger itupun berkibar di angkasa dan medsos. Gambar tengkorak tersenyum itu […]

  • CIMB Niaga dan IIJ Luncurkan Sustainability Journalism Fellowship 2026, Sediakan Dana Rp200 Juta untuk Jurnalis

    CIMB Niaga dan IIJ Luncurkan Sustainability Journalism Fellowship 2026, Sediakan Dana Rp200 Juta untuk Jurnalis

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 341
    • 0Komentar

    nulondalo.com – PT Bank CIMB Niaga Tbk bekerja sama dengan Indonesian Institute of Journalism (IIJ) meluncurkan program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship (SJF) 2026, sebuah inisiatif yang membuka kesempatan bagi jurnalis Indonesia untuk mengembangkan ide keberlanjutan yang berdampak bagi masyarakat dan lingkungan. Program ini juga mendapat dukungan dari Global Reporting Initiative (GRI), organisasi internasional yang […]

  • APPLI Sulteng Kecewa, Nasib Warga Pagimana Terkatung di Tangan Anwar Hafid

    APPLI Sulteng Kecewa, Nasib Warga Pagimana Terkatung di Tangan Anwar Hafid

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 520
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Aliansi Pemuda Peduli Lingkungan (APPLI) Sulawesi Tengah kembali menyoroti sikap dan perhatian Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, terhadap praktik pertambangan nikel yang dinilai bermasalah di Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai. Ketua APPLI Sulteng, Aulia Hakim, mengungkapkan kekecewaan masyarakat terhadap belum adanya tindak lanjut dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atas rekomendasi DPRD Sulteng terkait konflik […]

  • Kadis Pendidikan Maros Resmikan SDN 215 Inpres Taipa, Sekolah Berbasis Karakter dan Life Skill

    Kadis Pendidikan Maros Resmikan SDN 215 Inpres Taipa, Sekolah Berbasis Karakter dan Life Skill

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti SDN 215 Inpres Taipa, Dusun Taipa, Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, saat bangunan sekolah yang telah lama dinantikan akhirnya diresmikan, baru-baru ini. Peresmian tersebut langsung dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maros, Andi Wandi Bangsawan Putra Patabai, S.STP., MM, disaksikan para guru se-Kecamatan Maros Baru, jajaran Dinas […]

  • Polres Maros Ungkap 6 Kasus Narkotika, 8 Tersangka Diamankan dan 84 Botol Cairan Sintetis Disita

    Polres Maros Ungkap 6 Kasus Narkotika, 8 Tersangka Diamankan dan 84 Botol Cairan Sintetis Disita

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Satuan Reserse Narkoba Polres Maros mengungkap enam perkara tindak pidana narkotika dalam kurun waktu 1–14 Agustus 2026. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan delapan tersangka dan menyita 84 botol kaca semprot berisi cairan sintetis yang terbukti mengandung narkotika golongan I. Pengungkapan kasus tersebut disampaikan Kapolres Maros AKBP Devi Sujana, S.H., S.I.K., M.H., dalam […]

  • Ayam Masih Mendominasi Populasi Ternak di Indonesia, Tembus 3,92 Miliar Ekor

    Ayam Masih Mendominasi Populasi Ternak di Indonesia, Tembus 3,92 Miliar Ekor

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 298
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Indonesia tercatat memiliki populasi hewan ternak yang sangat besar pada 2025. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan ayam menjadi jenis ternak yang paling mendominasi dengan jumlah mencapai 3,92 miliar ekor. Berdasarkan publikasi yang dirilis melalui platform IndonesiaBaik.id, populasi ayam tersebut mencakup ayam bukan ras (buras) atau ayam kampung, ayam ras pedaging, […]

expand_less