Breaking News
light_mode
Trending Tags

Annanguru Syahid; Orang Pambusuang Harus Berterima Kasih ke Gus Dur

  • account_circle Suaib Pr
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 77
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, Polewali Mandar— Malam itu, langit Pambusuang tampak pekat. Rinai hujan turun perlahan, seolah menyapa tanah yang basah dengan kelembutan. Usai salat Magrib, meski langit masih gelap, hujan mulai reda. Di depan Masjid At-Taqwa, panggung berukuran 4 x 4 meter ditata dengan cermat.

Pengeras suara yang sejak sore terbungkus terpal dibuka, sementara beberapa ruas jalan ditutup untuk mensterilkan lokasi haul. Dari kejauhan, tampak santri, warga, dan ibu-ibu berjalan berkelompok menuju pusat acara.

Ulama sepuh berdatangan: Anangguru Bisri, imam besar Masjid Jami Pambusuang; Anangguru Syahid, Ketua MUI Polewali Mandar; Kepala Kanwil Kemenag Sulbar, Dr. H. Adnan Nota; serta sejumlah aktivis, tokoh pemuda, dan masyarakat dari berbagai wilayah Polewali Mandar.

Acara Haul ke 16 Gus Dur dan doa bersama untuk almarhum Jenderal Salim Mengga dimulai dengan lantunan tahlil berjamaah. Suara doa bergema, menyatukan hati ratusan jamaah yang hadir.

Usai pembacaan doa dan tahlil yang dipimpin oleh Ustaz As’ad Gani, Bupati Polewali Mandar yang diwakili Aco Musaddad menyampaikan sambutan. Dalam sambutannya, Staf Ahli Bupati Polman tersebut menegaskan bahwa Gus Dur dan Jenderal Salim adalah sosok pemimpin berintegritas.

Tak hanya itu, ia juga menyampaikan bahwa meski Jenderal Salim puluhan tahun meninggalkan kampung halamannya, ia tetap fasih berbahasa Mandar. “Mua andiangi diisanng ma’basa Mandar, ya’ pa’dami tu’u Mandar,” ujar Aco menirukan pesan Jenderal Salim. Jika generasi muda tak lagi berbahasa Mandar, maka Mandar hanya tinggal kenangan.

Lewat Gus Dur dan Puang Salim, lanjut Aco Musaddad, masyarakat belajar tentang keberanian, kejujuran, dan integritas sebagai seorang pemimpin. Prinsip tersebut dalam tradisi Mandar disebut sipappas loa anna gau’ (kesesuaian antara kata dan perbuatan).

Anangguru Bisri menambahkan, Gus Dur dan Jenderal Salim adalah dua tokoh yang mustaqim (istiqamah), terutama dalam akhlak. “Dalam bahasa Mandar, istiqamah itu situru’ pau anna kedo; kesesuaian antara perkataan dan perbuatan. Keteladanan itu nyata pada diri Gus Dur dan Jenderal Salim,” ujarnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Nuhiyah Pambusuang ini juga mengingatkan agar senantiasa mengedepankan sikap istiqamah dan berjuang tanpa mengharapkan karamah (kemuliaan), sebab hanya orang-orang yang istiqamah yang akan diberi karamah oleh Allah Swt.

Sementara itu, Anangguru Syahid menyoroti kefasihan Jenderal Salim berbahasa Mandar, bahkan dengan diksi halus tempo dulu. “Bahasa Mandar beliau berangkat dari hati. Jika ada orang Mandar bertanya menggunakan bahasa Indonesia, ia menjawab dengan bahasa Mandar yang membekas dalam ingatan,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat Mandar Pambusuang harus berterima kasih kepada Gus Dur. Karena di masa kepemimpinannya, Gus Dur memberi ruang bagi Baharuddin Lopa dan Prof. Basri Hasanuddin, dua putra Pambusuang yang diangkat menjadi menteri dan Jaksa Agung RI.

“Setelah itu, kita tidak pernah lagi dengar orang Mandar menjadi menteri dan lainnya,” ujar Ketua MUI Polman ini.

Langit Pambusuang yang semula gelap kini seakan terang oleh doa dan testimoni yang disampaikan para tokoh agama. Di antara rinai hujan yang reda, masyarakat Mandar kembali diingatkan: bahasa, akhlak, dan integritas adalah warisan yang harus dijaga.

  • Penulis: Suaib Pr

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Bone Bolango Galang Dana untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera

    Pemkab Bone Bolango Galang Dana untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Aksi solidaritas dan kepedulian terhadap korban bencana di Aceh dan Sumatera ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Bone Bolango. Melalui penggalangan dana yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta aparatur pemerintah desa, Pemkab Bone Bolango berhasil menghimpun bantuan kemanusiaan pada apel kerja perdana tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Alun-Alun Bone Bolango, Jumat (2/1/2026). Aksi […]

  • Karomah Palsu

    Karomah Palsu

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Di banyak pengajian NU, sering kita dengar nasihat klasik: “Nandur pari ojo ngarep panen jagung.” Menanam padi jangan berharap panen jagung. Sayangnya, dalam dunia investasi bodong, pepatah ini dibalik: modal ditanam sedikit, yang dijanjikan panen raya, bahkan sebelum subuh. Investasi bodong adalah fenomena ekonomi yang aneh tapi nyata. Ia bukan sekadar persoalan keuangan, melainkan gabungan […]

  • Menata Langkah Baru; Visi Inklusif GUSDURian Makassar

    Menata Langkah Baru; Visi Inklusif GUSDURian Makassar

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Di tengah sejuknya udara pegunungan Malino, para penggerak Komunitas GUSDURian (KGD) Makassar berkumpul dalam sebuah pertemuan bernama komunitas meting yang berlangsung pada 2-4 Mei 2025. Villa Vinus Malino dua yang menjadi tempat pertemuan itu seolah menjadi saksi bisu lahirnya sebuah visi baru yang lebih inklusif dan menjanjikan bagi keberlanjutan komunitas. Visi tersebut berbunyi, “GUSDURian Makassar […]

  • Demokrasi dan Distribusi Keadilan

    Demokrasi dan Distribusi Keadilan

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Sara Malase Demokrasi merupakan salah satu sistem pemerintahan yang paling banyak diadopsi di dunia modern. Sejak akhir Perang Dingin, demokrasi menjadi standar legitimasi politik bagi banyak negara, termasuk Indonesia. Secara konseptual, demokrasi didefinisikan sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Namun, dalam praktiknya, demokrasi kerap mengalami penyempitan makna dengan direduksi hanya […]

  • KH Muhyiddin Zeny: Amal Orang Hidup Dapat Mengalir untuk Mereka yang Telah Wafat Play Button

    KH Muhyiddin Zeny: Amal Orang Hidup Dapat Mengalir untuk Mereka yang Telah Wafat

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 206
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Tradisi mendoakan orang tua dan keluarga yang telah meninggal dunia kembali ditegaskan memiliki dasar kuat dalam ajaran Islam. Hal tersebut disampaikan oleh KH Muhyiddin Zeny dalam pengajian rutin yang disiarkan melalui Nutizen TV. Dalam kajiannya, KH Muhyiddin Zeny menjelaskan bahwa amal kebaikan orang yang masih hidup dapat disampaikan pahalanya kepada orang yang telah wafat, […]

  • PAD Maros 2025 Pecah Rekor, Tembus Rp329,5 Miliar

    PAD Maros 2025 Pecah Rekor, Tembus Rp329,5 Miliar

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Maros sepanjang tahun 2025 mencatatkan capaian gemilang. Total PAD yang berhasil dihimpun mencapai Rp329.562.919.533, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang terealisasi sebesar Rp283.056.990.320. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros, Muh Ferdiansyah, menyebut capaian tersebut sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah pengelolaan PAD Kabupaten Maros, sekaligus melampaui […]

expand_less