Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Antara Tadarus dan Transferan

  • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
  • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
  • visibility 423
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Humor ala Nahdlatul Ulama mengajarkan kita satu hal penting: hidup ini jangan terlalu tegang, nanti seperti neraca yang tidak balance—tekanan darah naik. Seperti dawuh almarhum Gus Dur, “Tuhan tidak perlu dibela.” Mungkin kalau konteksnya THR, beliau akan bilang, “Taqwa tidak perlu ditunggu cair.”

Fenomena yang sering terjadi adalah sindrom “euforia likuiditas.” Begitu THR cair, tiba-tiba semua kebutuhan tampak darurat: baju baru syar’i edisi limited, kue kering yang harganya seperti saham blue chip, hingga tiket mudik yang lebih fluktuatif dari kurs rupiah. Dalam teori perilaku akuntansi, ini disebut bias konsumtif musiman. Dalam bahasa ibu-ibu komplek: “Mumpung ada.”

Padahal Ramadhan adalah bulan pengendalian diri. Ironis jika selama 29 hari kita mampu menahan lapar dan dahaga, tetapi tumbang hanya dalam 29 menit di marketplace. Di sinilah THR berhadapan langsung dengan taqwa. Satu mengajak belanja, satu mengajak muhasabah.

Secara normatif, THR semestinya menjadi instrumen keberkahan sosial. Ia bisa menjadi momentum memperkuat zakat, infak, dan sedekah. Dalam konsep akuntansi syariah, distribusi kekayaan bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi mekanisme pemerataan spiritual. Saldo rekening boleh bertambah, tetapi yang lebih penting adalah saldo akhirat.

Sayangnya, tidak sedikit yang memperlakukan THR seperti dana abadi pribadi. Perencanaan keuangan keluarga seringkali kalah oleh perencanaan pencitraan saat silaturahim. Kita ingin terlihat sukses di depan saudara, padahal cicilan masih berjamaah menunggu di belakang layar.

Di sinilah pentingnya manajemen arus kas Ramadhan. Minimal ada tiga pos yang perlu dicatat: konsumsi, sosial, dan tabungan. Jika THR habis hanya untuk konsumsi, itu namanya arus kas tanpa arah. Jika sebagian dialokasikan untuk sosial, itu namanya arus kas penuh berkah. Jika masih ada sisa untuk tabungan, itu namanya mukjizat setelah diskon.

  • Penulis: Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menag: Presiden Dukung Penuh Pengembangan PKUMI, Dorong Percepatan Kaderisasi Ulama Global

    Menag: Presiden Dukung Penuh Pengembangan PKUMI, Dorong Percepatan Kaderisasi Ulama Global

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 410
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan program Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI). Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi dan persiapan perpanjangan Nota Kesepahaman (NK) antara Lembaga Pengelola Dana Pendidikan, PKUMI, dan Universitas PTIQ Jakarta. Dalam sambutannya, Menag menekankan pentingnya percepatan kaderisasi ulama […]

  • PSAK: Pernyataan Standar Akhlak Keikhlasan

    PSAK: Pernyataan Standar Akhlak Keikhlasan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 498
    • 0Komentar

    Kedua: Pengukuran (Measurement). Akuntansi mengenal nilai wajar (fair value). Dalam keikhlasan, nilai wajarnya bukan nominal, melainkan ketulusan. Seribu rupiah dari tukang becak bisa lebih “material” daripada satu juta dari pejabat yang sedang klarifikasi. Seperti dawuh almarhum Gus Dur: “Ikhlas itu kalau dipuji tidak terbang, kalau dicaci tidak tumbang.” Kalau setelah sedekah kita rajin mengecek siapa […]

  • Tidak Merasakan Dampak Baik, Masyarakat Dorosago Pertanyakan Penggunaan Dana Desa Tahun 2025

    Tidak Merasakan Dampak Baik, Masyarakat Dorosago Pertanyakan Penggunaan Dana Desa Tahun 2025

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 1.198
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maluku Utara – Sejumlah masyarakat di Desa Dorosago mulai mempertanyakan terkait pengelolaan keuangan desa. Pasalnya, kucuran Dana Desa yang seharusnya menjadi stimulant pembangunan dan kesejahteraan, dinilai tidak memberikan dampak nyata bagi kehidupan warga setempat sepanjang tahun anggaran 2025. Berdasarkan data yang dihimpun, Desa Dorosago tercatat mengelola Total Pendapatan Desa tahun 2025 dengan angka yang […]

  • PPPK Paruh Waktu di Kota Gorontalo Dapat THR 100 Persen, Wali Kota Adhan: Sudah Saya Tanda Tangani

    PPPK Paruh Waktu di Kota Gorontalo Dapat THR 100 Persen, Wali Kota Adhan: Sudah Saya Tanda Tangani

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 367
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Kabar baik datang bagi tenaga PPPK paruh waktu (PPPK PW) di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo. Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea memastikan bahwa para tenaga PPPK paruh waktu akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) secara penuh atau 100 persen. Kepastian tersebut disampaikan Wali Kota Adhan usai melantik pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo […]

  • KH Muhyiddin Zeny: Amal Orang Hidup Dapat Mengalir untuk Mereka yang Telah Wafat Play Button

    KH Muhyiddin Zeny: Amal Orang Hidup Dapat Mengalir untuk Mereka yang Telah Wafat

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 507
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Tradisi mendoakan orang tua dan keluarga yang telah meninggal dunia kembali ditegaskan memiliki dasar kuat dalam ajaran Islam. Hal tersebut disampaikan oleh KH Muhyiddin Zeny dalam pengajian rutin yang disiarkan melalui Nutizen TV. Dalam kajiannya, KH Muhyiddin Zeny menjelaskan bahwa amal kebaikan orang yang masih hidup dapat disampaikan pahalanya kepada orang yang telah wafat, […]

  • Kopra Institute Desak Bupati dan BKD Periksa Sekda Morotai Soal Dugaan Judol

    Kopra Institute Desak Bupati dan BKD Periksa Sekda Morotai Soal Dugaan Judol

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maluku Utara – Dugaan kasus yang menyeret Sekretaris Daerah (Sekda) Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, terus menguat. Komite Perjuangan Rakyat (Kopra Institute) meminta Bupati dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) tidak tinggal diam. Direktur Kopra Institute, Faisal Habeba, menegaskan bahwa dugaan yang mencuat, khususnya terkait praktik judi online (judol), harus segera ditindaklanjuti secara serius. “Ini […]

expand_less