Breaking News
light_mode
Trending Tags

Apakah Kita Dididik untuk Bertanya atau Sekadar Manggut-Manggut?

  • account_circle Muhammad Kamal
  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • visibility 165
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pendidikan yang membebaskan tidak seharusnya melihat hubungan guru dan murid sebagai relasi antara si tahu dan si bodoh. Pendidikan adalah ruang pertemuan antara dua subjek yang sama-sama punya kesadaran dan pengalaman. Hubungan ini harusnya bersifat dialogis dan saling membentuk, di mana kebenaran dicari bersama lewat diskusi yang jujur, bukan dipaksakan oleh pihak yang punya kuasa. Ketika mahasiswa memilih bungkam karena takut pada dosennya, saat itulah ruang dialog berubah menjadi ruang dominasi yang hanya melahirkan kepatuhan semu. Padahal, masyarakat yang maju tidak dibangun oleh mentalitas asalkan bapak senang, melainkan oleh keberanian untuk berdialog secara sehat.

mestinya perubahan ini tidak bisa cuma berhenti di level jargon, pidato keren, atau analisis teori yang muluk-muluk. Terlalu banyak orang yang bisa bicara lantang soal demokrasi dan kebebasan berpikir di forum diskusi, tapi mendadak jadi feodal dalam kehidupan sehari-hari. Banyak yang mengutuk hierarki, tapi tetap haus akan kepatuhan orang lain di sekitarnya.

Ukuran keberhasilan pendidikan yang membebaskan itu sebenarnya sederhana, yaitu sejauh mana kita benar-benar memberi ruang bagi orang lain untuk berbeda pendapat, seberapa mampu kita menerima kritik tanpa merasa harga diri kita runtuh, dan apakah ruang kelas kita sudah menjadi tempat yang aman untuk berpikir tanpa rasa takut. Pendidikan yang sehat tidak lahir dari pemujaan terhadap kepintaran, melainkan dari kerendahan hati untuk terus belajar dan saling menguji gagasan secara setara. Di situlah esensi pendidikan yang sebenarnya menemukan makna: memanusiakan manusia, bukan menundukkannya.

Penulis : Alumni Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

  • Penulis: Muhammad Kamal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Karamah dan Budaya Menyatu: Menelusuri Jejak Spiritualitas Islam Gorontalo Lewat Sosok Bapu Paci Nurjana

    Ketika Karamah dan Budaya Menyatu: Menelusuri Jejak Spiritualitas Islam Gorontalo Lewat Sosok Bapu Paci Nurjana

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle M. Fadhil Hadju
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Di tanah Gorontalo, Islam tidak hanya dipeluk dalam syariat, tetapi juga dirawat dalam budaya. Dalam ritus seperti modikili, tahlilan, maulidan, dan doa arwah, agama dan adat saling menyatu. Di antara masyarakat yang memegang teguh warisan ini, terdapat satu nama yang tetap harum hingga hari ini: KH Yahya Podungge, atau yang lebih dikenal dengan Bapu Paci […]

  • Menag: Presiden Dukung Penuh Pengembangan PKUMI, Dorong Percepatan Kaderisasi Ulama Global

    Menag: Presiden Dukung Penuh Pengembangan PKUMI, Dorong Percepatan Kaderisasi Ulama Global

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 271
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan program Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI). Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi dan persiapan perpanjangan Nota Kesepahaman (NK) antara Lembaga Pengelola Dana Pendidikan, PKUMI, dan Universitas PTIQ Jakarta. Dalam sambutannya, Menag menekankan pentingnya percepatan kaderisasi ulama […]

  • Lewat Voting Terbuka, Pemuda Majannang Percayakan Karang Taruna ke Tangan Sakti

    Lewat Voting Terbuka, Pemuda Majannang Percayakan Karang Taruna ke Tangan Sakti

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros –  Karang Taruna Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, sukses menggelar Temu Karya sekaligus Pembentukan Pengurus Baru yang dirangkaikan dengan pemilihan Ketua Umum, Jumat (9/1/2026), bertempat di Kantor Desa Majannang. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh PJ Kepala Desa Majannang, Syamsir, S.S, Ketua Karang Taruna Kecamatan Maros Baru Syawir, Sekretaris Karang Taruna Kecamatan […]

  • Empat Kecamatan di Luar Kota Gorontalo Alami Urban Sprawl

    Empat Kecamatan di Luar Kota Gorontalo Alami Urban Sprawl

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Empat kecamatan di Kabupaten Gorontalo dan Bone Bolango yang berada di sisi luar Kota Gorontalo mengalami urban sprawl. Keempat daerah tersebut adalah Kecamatan Telaga dan Tilango di Kabupaten Gorontalo serta Kecamatan  Tapa dan Kabila di Bone Bolango. Fenomena urban sprawl ini dipicu oleh tinggi kepadatan penduduk di Kota Gorontalo yang menjadi ibukota Provinsi Gorontalo yang […]

  • Aliansi Gerakan Masyarakat Merdeka Desak Pertamina Tindak Tegas Dugaan Pelanggaran Harga Solar di SPBU Mananggu

    Aliansi Gerakan Masyarakat Merdeka Desak Pertamina Tindak Tegas Dugaan Pelanggaran Harga Solar di SPBU Mananggu

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Ikbal
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Sikap tersebut kemudian mendapat tanggapan keras dari Aliansi Gerakan Masyarakat Merdeka. Koordinator Lapangan AGMM, Dimas Bobihu, menegaskan bahwa persoalan distribusi BBM subsidi tidak boleh dianggap sebagai masalah biasa. Menurutnya, apabila dugaan tersebut benar terjadi, maka kerugian yang ditanggung masyarakat sangat besar dan berpotensi berlangsung dalam waktu yang lama. “Kami menolak keras jika persoalan ini hanya […]

  • Bank Sampah hingga Ketahanan Pangan: Langkah Nyata Ecopesantren di Pesantren Mahasiswa Burhan Al-Hadharah photo_camera 2

    Bank Sampah hingga Ketahanan Pangan: Langkah Nyata Ecopesantren di Pesantren Mahasiswa Burhan Al-Hadharah

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 1.836
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Suasana Pondok Pesantren Mahasiswa Burhan Al-Hadharah tampak berbeda pada Senin (8/12/2025) sore itu. Bukan hanya lantunan kajian kitab yang terdengar, tetapi juga dialog hangat tentang sampah, ketahanan pangan, dan masa depan bumi. Para santri, mahasiswa, hingga perwakilan komunitas duduk bersama menyimak penjelasan tentang bagaimana pesantren dapat menjadi kekuatan besar dalam gerakan pelestarian lingkungan. […]

expand_less