CIMB Niaga dan IIJ Luncurkan Sustainability Journalism Fellowship 2026, Sediakan Dana Rp200 Juta untuk Jurnalis
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 80
- print Cetak

Peluncuran program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship (SJF) 2026 dalam acara Webinar Ngabuburit Jurnalis di Jakarta, Senin (9/3/2026). Program ini membuka kesempatan bagi jurnalis Indonesia untuk mengembangkan ide keberlanjutan yang berdampak bagi masyarakat dan lingkungan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
nulondalo.com – PT Bank CIMB Niaga Tbk bekerja sama dengan Indonesian Institute of Journalism (IIJ) meluncurkan program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship (SJF) 2026, sebuah inisiatif yang membuka kesempatan bagi jurnalis Indonesia untuk mengembangkan ide keberlanjutan yang berdampak bagi masyarakat dan lingkungan.
Program ini juga mendapat dukungan dari Global Reporting Initiative (GRI), organisasi internasional yang menyediakan standar pelaporan keberlanjutan (ESG) bagi dunia usaha dan organisasi.
Melalui program ini, CIMB Niaga bersama IIJ dan GRI memberikan dukungan pendanaan total sebesar Rp200 juta kepada jurnalis terpilih untuk merealisasikan ide-ide keberlanjutan yang mereka ajukan.
Corporate Communications Head CIMB Niaga Hery Kurniawan mengatakan, jurnalis memiliki peran strategis dalam mendorong praktik keberlanjutan karena pengalaman mereka berinteraksi langsung dengan berbagai isu sosial dan lingkungan di lapangan.
“CIMB Niaga melihat banyak peluang cerita yang dapat dikembangkan menjadi proyek sosial dan lingkungan oleh jurnalis untuk menunjukkan dampak nyata dari praktik keberlanjutan,” kata Hery dalam acara Webinar Ngabuburit Jurnalis yang sekaligus menjadi peluncuran program CIMB Niaga SJF 2026 di Jakarta, Senin (9/3/2026).
Hery menjelaskan, ide program ini juga terinspirasi dari berbagai masukan jurnalis saat kegiatan Media Gathering CIMB Niaga yang digelar di sejumlah kota sejak 2024. Dalam forum tersebut, para jurnalis menyampaikan berbagai gagasan keberlanjutan, mulai dari pelestarian hutan di Kediri, pengembangan ekosistem pantai di Yogyakarta, pemeliharaan ekosistem laut di Batam dan Manado, hingga pengembangan tanaman sagu di Jayapura.
“Cerita-cerita inilah yang menginspirasi kami menghadirkan CIMB Niaga SJF 2026. Kami yakin masih banyak aksi dan cerita inspiratif dari jurnalis di berbagai daerah yang dapat diimplementasikan menjadi solusi keberlanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.
Direktur Eksekutif IIJ Umar Idris menambahkan, program ini memberi kesempatan bagi jurnalis untuk berperan sebagai agent of change melalui jurnalisme konstruktif.
Menurutnya, jurnalisme tidak hanya berhenti pada pemberitaan, tetapi juga dapat berkontribusi dalam menghadirkan solusi nyata bagi komunitas dan lingkungan.
“Kami berharap para jurnalis dapat memanfaatkan program ini secara optimal. Inisiatif ini menjadi bukti bagaimana perbankan dan media dapat bekerja bersama mewujudkan masa depan yang berkelanjutan,” kata Umar.
Ia juga menilai program ini merupakan langkah pertama dari sektor perbankan di Indonesia yang secara khusus mendorong keterlibatan jurnalis dalam agenda keberlanjutan.
Dalam webinar tersebut juga hadir Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia Nany Afrida yang membahas pentingnya peran jurnalis dalam isu keberlanjutan, baik di ruang redaksi maupun di lingkungan sosial tempat jurnalis bekerja.
Selain itu, GRI ASEAN Program Manager Lany Harijanti memaparkan tren global kebijakan keberlanjutan serta peluang kolaborasi antara jurnalis, komunitas, dan berbagai sektor dalam mendorong aksi keberlanjutan.
Terbuka untuk Jurnalis Seluruh Indonesia
Program CIMB Niaga SJF 2026 terbuka bagi jurnalis aktif dari seluruh Indonesia, baik yang mendaftar secara individu maupun kelompok dengan maksimal tiga orang.
Pendaftaran dibuka mulai 9 Maret hingga 10 Mei 2026. Peserta diminta mengajukan proposal ide keberlanjutan melalui template yang telah disediakan oleh panitia.
Dari seluruh peserta, panitia akan memilih 20 jurnalis terbaik yang masing-masing akan menerima dukungan pendanaan sebesar Rp10 juta per individu untuk merealisasikan ide yang diajukan.
Selain mendapatkan pendanaan, peserta terpilih juga akan mengikuti Sustainability Masterclass, yaitu program pendampingan dari para ahli keberlanjutan CIMB Niaga, GRI Indonesia, dan IIJ.
Melalui program ini, peserta akan memperdalam pemahaman tentang keberlanjutan, jurnalisme konstruktif, serta strategi implementasi proyek agar berjalan secara berkelanjutan.
Para peserta juga berkesempatan menghasilkan karya jurnalistik terkait agenda keberlanjutan bersama CIMB Niaga di media masing-masing.
Dari seluruh karya tersebut, tiga jurnalis dengan karya terbaik akan memperoleh kesempatan mengikuti kegiatan sustainability dan volunteer CIMB Niaga di Indonesia Timur.
Jurnalis yang tertarik mengikuti program ini dapat mengakses syarat dan ketentuan serta mendaftar melalui tautan: bit.ly/JournalismFellowshipCIMBNiaga.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Djemi Radji

Saat ini belum ada komentar