Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Dari Safe House hingga Nominee: Wajah Baru Skema Korupsi Terungkap

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • visibility 264
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tak hanya itu, KPK juga mengungkap bahwa praktik korupsi kerap melibatkan orang-orang terdekat pejabat, seperti keluarga, ajudan, hingga rekan kerja.

Mereka berperan sebagai perantara dalam menerima, mengelola, atau mendistribusikan dana hasil korupsi, sehingga pelaku utama tidak tersentuh secara langsung.

“Lingkaran ini membuat praktik korupsi semakin sulit diungkap jika hanya berfokus pada pelaku utama. Karena itu, kami menelusuri seluruh jejaring yang terlibat,” jelas Budi.

Untuk mengatasi kompleksitas tersebut, KPK bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam menelusuri aliran dana mencurigakan.

Kolaborasi ini memungkinkan pemetaan transaksi keuangan secara lebih rinci, termasuk mengidentifikasi upaya penyamaran aset melalui berbagai rekening dan pihak ketiga.

Data KPK menunjukkan bahwa sejak 2004 hingga 2025, sebanyak 1.904 pelaku tindak pidana korupsi telah ditangani. Mayoritas pelaku adalah laki-laki, yakni 91 persen atau 1.742 orang, sementara perempuan sebanyak 9 persen atau 162 orang.

KPK menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak cukup hanya menindak individu, tetapi harus membongkar seluruh sistem yang menopang praktik tersebut.

Oleh karena itu, pendekatan penegakan hukum kini diarahkan untuk mengurai jaringan, bukan sekadar menangkap pelaku utama.

Selain penindakan, KPK juga memperkuat upaya pencegahan melalui edukasi antikorupsi. Program ini menyasar tidak hanya pejabat publik, tetapi juga keluarga dan lingkungan terdekat, sebagai benteng awal dalam membangun integritas.

“Integritas harus dimulai dari lingkaran terdekat. Jika lingkungan terdekat kuat, maka potensi korupsi bisa ditekan sejak awal,” tutup Budi.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sawit Gorontalo Kacau Balau, Ginada: Ini Soal Masa Depan, Bukan Cuma Ekonomi!

    Sawit Gorontalo Kacau Balau, Ginada: Ini Soal Masa Depan, Bukan Cuma Ekonomi!

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sorotan tajam datang dari Ketua Departemen Organisasi PP Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), I Dewa Gede Ginada Darma Putra, terkait kisruh pengelolaan perkebunan kelapa sawit di Provinsi Gorontalo. Dalam pernyataan kerasnya, Ginada menyebut kondisi tata kelola sawit saat ini bukan hanya bermasalah, tapi masuk dalam level krisis akut dan berlapis. Berangkat dari berbagai dokumen, […]

  • Ansor Pohuwato Perkuat Kapasitas BAGANA Hadapi Risiko Bencana photo_camera 4

    Ansor Pohuwato Perkuat Kapasitas BAGANA Hadapi Risiko Bencana

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 466
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pohuwato menggelar kegiatan peningkatan kapasitas dan penyegaran pengetahuan bagi Banser Tanggap Bencana (BAGANA), Minggu (5/1/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Makarti Jaya, Kecamatan Taluditi, sebagai bagian dari penguatan kesiapsiagaan kader menghadapi potensi bencana alam. Banser Siaga Bencana (BAGANA) merupakan satuan khusus Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di […]

  • Going Concern Ibadah

    Going Concern Ibadah

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Almarhum Abdurrahman Wahid atau Gus Dur pernah memberi teladan bahwa humor adalah cara cerdas untuk menegur tanpa melukai. Kalau beliau masih bersama kita, mungkin beliau akan berkata, “Kalau iman cuma kuat di bulan Ramadhan, berarti dia kontrak bulanan, bukan pegawai tetap.” Kita tertawa, tapi dalam hati mengangguk pelan. Dalam akuntansi, asumsi going concern diuji dengan […]

  • Pemkab Gorontalo Gelar Sidang MP-TGR, Dalami Potensi Kerugian Daerah

    Pemkab Gorontalo Gelar Sidang MP-TGR, Dalami Potensi Kerugian Daerah

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Ia menegaskan, proses ini dilakukan secara bertahap dan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta objektivitas dalam menentukan langkah selanjutnya. Sementara itu, Kepala Badan Keuangan, Hariyanto Manan, menjelaskan bahwa pelaksanaan sidang MP-TGR didasarkan pada berbagai sumber, seperti laporan atasan langsung, hasil pemeriksaan aparat pengawas internal pemerintah (APIP), temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), laporan masyarakat, hingga laporan pihak terkait. […]

  • QRIS Menyapa Gorontalo, Bank Indonesia Perkuat Literasi Pembayaran Digital di Pekan Ekonomi Syariah

    QRIS Menyapa Gorontalo, Bank Indonesia Perkuat Literasi Pembayaran Digital di Pekan Ekonomi Syariah

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Pekan Ekonomi Syariah yang digelar oleh PWNU Gorontalo menjadi ajang kolaborasi penting antara lembaga keagamaan, pelaku usaha, dan lembaga keuangan. Kegiatan yang berlangsung di kantor PWNU Gorontalo ini menghadirkan berbagai agenda edukatif, mulai dari expo UMKM, seminar investasi syariah, hingga sosialisasi sistem pembayaran digital oleh Bank Indonesia, Rabu (29/10/2025). Dalam kegiatan Sosialisasi QRIS, Bank Indonesia […]

  • PETI Molalahu Mulolo: Banyak yang Tahu, Tambang Terus Mengoyak (Bagian 1)

    PETI Molalahu Mulolo: Banyak yang Tahu, Tambang Terus Mengoyak (Bagian 1)

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Momy Hunowu
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Akhirnya Rapat Dengar Pendapat soal Pertambangan Emas Tanpa Izin terlaksana. Akhirnya. Kata itu layak diulang karena rapat tersebut sempat tertunda selama sepekan. Undangan RDP 14 Juli 2026 sudah beredar. Sehari sebelumnya bergeser dari jam 09.00 pagi menjadi pukul 13.00 siang. Lalu tiba-tiba dibatalkan. Ada sidang paripurna, begitu alasan yang disampaikan Aleg asal Molalahu Mulolo, Rusli […]

expand_less