Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dari Safe House hingga Nominee: Wajah Baru Skema Korupsi Terungkap

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • visibility 210
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tak hanya itu, KPK juga mengungkap bahwa praktik korupsi kerap melibatkan orang-orang terdekat pejabat, seperti keluarga, ajudan, hingga rekan kerja.

Mereka berperan sebagai perantara dalam menerima, mengelola, atau mendistribusikan dana hasil korupsi, sehingga pelaku utama tidak tersentuh secara langsung.

“Lingkaran ini membuat praktik korupsi semakin sulit diungkap jika hanya berfokus pada pelaku utama. Karena itu, kami menelusuri seluruh jejaring yang terlibat,” jelas Budi.

Untuk mengatasi kompleksitas tersebut, KPK bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam menelusuri aliran dana mencurigakan.

Kolaborasi ini memungkinkan pemetaan transaksi keuangan secara lebih rinci, termasuk mengidentifikasi upaya penyamaran aset melalui berbagai rekening dan pihak ketiga.

Data KPK menunjukkan bahwa sejak 2004 hingga 2025, sebanyak 1.904 pelaku tindak pidana korupsi telah ditangani. Mayoritas pelaku adalah laki-laki, yakni 91 persen atau 1.742 orang, sementara perempuan sebanyak 9 persen atau 162 orang.

KPK menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak cukup hanya menindak individu, tetapi harus membongkar seluruh sistem yang menopang praktik tersebut.

Oleh karena itu, pendekatan penegakan hukum kini diarahkan untuk mengurai jaringan, bukan sekadar menangkap pelaku utama.

Selain penindakan, KPK juga memperkuat upaya pencegahan melalui edukasi antikorupsi. Program ini menyasar tidak hanya pejabat publik, tetapi juga keluarga dan lingkungan terdekat, sebagai benteng awal dalam membangun integritas.

“Integritas harus dimulai dari lingkaran terdekat. Jika lingkungan terdekat kuat, maka potensi korupsi bisa ditekan sejak awal,” tutup Budi.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Gorontalo Siap Menggelar Festival Green Tumbilote, Berikut Kriteria Lomba yang didanai

    Pemkot Gorontalo Siap Menggelar Festival Green Tumbilote, Berikut Kriteria Lomba yang didanai

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo akan menggelar Festival Green Tumbilotohe yang akan dipusatkan di Lapangan Taruna Remaja Kota Gorontalo. Sejumlah lomba pada Festival Green Tumbilotohe tersebut diantaranya lomba Koko’o, Vokalia Religi, Lomba Hamparan lampu antar kecamatan, lomba jalan paling tumbilotohe, Doorprise grebek rumah dan Festival ribuan lampu. Kepada bakukabar.id, Kepala Dinas Pariwitasa, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), […]

  • Langit Mahal Gorontalo; Harga Tiket Mencekik, Membisu Pemerintah & Sebuah Pertanyaan untuk Presiden Prabowo

    Langit Mahal Gorontalo; Harga Tiket Mencekik, Membisu Pemerintah & Sebuah Pertanyaan untuk Presiden Prabowo

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 121
    • 0Komentar

    oleh : Suci Priyanti Kartika Chanda Sari., S.H.,M.H. Bagi sebuah provinsi kepulauan seperti Gorontalo, transportasi udara bukanlah kemewahan, melainkan urat nadi esensial yang menyambungkan denyut ekonomi, sosial, dan bahkan spiritual warganya dengan seluruh nusantara. Jalur udara adalah jembatan bagi para perantau untuk kembali ke pelukan keluarga, koridor bagi pelajar untuk menimba ilmu, kanal bagi pelaku […]

  • PBB Maros Capai 84 Persen, Camba Tertinggi; Moncongloe Terendah Akibat Kendala Sertifikat

    PBB Maros Capai 84 Persen, Camba Tertinggi; Moncongloe Terendah Akibat Kendala Sertifikat

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 125
    • 0Komentar

    nulondilon.com, Maros – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros menggelar rapat evaluasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) per 26 November 2025. Rapat yang dipimpin Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, digelar di ruang rapatnya, Senin (1/12/2025), dan memaparkan capaian terkini realisasi PBB-P2 di 14 kecamatan. Hingga akhir November, realisasi penerimaan PBB-P2 Maros […]

  • UNUSIA Bersama PPATK Tolak Tindak Pidana Pencucian Uang

    UNUSIA Bersama PPATK Tolak Tindak Pidana Pencucian Uang

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menggelar kegiatan Diskusi Kontemporer GEMA APUPPT (Gerakan Muda Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme) pada Kamis, 6 November 2025, di Kampus UNUSIA Jakarta. Acara ini menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan dan lembaga negara untuk memperkuat literasi keuangan dan menolak segala […]

  • 1.512 SPPG Program MBG Dihentikan Sementara, BGN Temukan Masalah Sanitasi hingga IPAL

    1.512 SPPG Program MBG Dihentikan Sementara, BGN Temukan Masalah Sanitasi hingga IPAL

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 178
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 1.512 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah II. Kebijakan ini diambil sebagai tindak lanjut evaluasi terhadap pemenuhan standar operasional serta kelengkapan sarana dan prasarana layanan. Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Albertus Dony Dewantoro, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari penataan layanan dalam Program […]

  • Mahasiswa S3 PKUMI Gelar Pelatihan Essay Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag RI

    Mahasiswa S3 PKUMI Gelar Pelatihan Essay Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag RI

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 187
    • 0Komentar

    “Essay menjadi pintu pertama untuk memperlihatkan siapa diri kita, apa visi kita, dan bagaimana rencana kontribusi kita setelah studi. Karena itu, peserta harus mampu menulis dengan jujur, terstruktur, dan memiliki arah pengabdian yang jelas,” ujarnya dalam sesi pelatihan. Peserta pelatihan berasal dari berbagai latar belakang program studi tujuan. Beberapa di antaranya menargetkan Program Studi Magister […]

expand_less