Harga Sembako di Gorontalo Terpantau Fluktuatif, Cabai dan Minyak Goreng Catat Pergerakan Signifikan
- account_circle Redaksi Nulondalo
- calendar_month Kamis, 18 Des 2025
- visibility 73
- print Cetak

Situasi jual beli sembako di Pasar Sentral Gorontalo/FOTO: indonesia travel
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
nulondalo.com – Harga sejumlah bahan pokok di Provinsi Gorontalo terus mengalami fluktuasi yang memengaruhi daya beli masyarakat. Pemantauan terbaru menunjukkan beberapa komoditas kebutuhan pokok naik, sementara yang lain cenderung stabil atau turun.
Pemantauan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional mencatat harga beberapa kebutuhan pokok di pasar tradisional Gorontalo antara lain:
- Cabai rawit sekitar Rp61,7 ribu per kg (terpantau turun sekitar 27,8 % dibanding pekan sebelumnya).
- Daging ayam ras segar sekitar Rp30 ribu per kg (turun sekitar 4,8 %).
- Bawang merah ukuran sedang sekitar Rp45,45 ribu per kg (turun sekitar 8,6 %).
- Bawang putih sekitar Rp49,2 ribu per kg (turun 2,5 %).
- Beras kualitas super I sekitar Rp15,05 ribu per kg dan beras medium I sekitar Rp14,45 ribu per kg (relatif stabil).
- Minyak goreng kemasan bermerek sekitar Rp29,4 ribu per kg (naik sekitar 2 %).
- Telur ayam ras sekitar Rp33,45 ribu per kg (turun sekitar 5,6 %).
- (Komoditas di atas tercatat melalui panel PIHPS yang terpantau harga di pasar tradisional Provinsi Gorontalo)
Fluktuasi harga ini dirasakan masyarakat terutama pada komoditas cabai yang sejak awal tahun menunjukkan pergerakan naik-turun signifikan. Meski demikian, beberapa komoditas seperti beras tetap relatif stabil dibanding periode sebelumnya.
Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) di Kabupaten Gorontalo pada Juni 2025 menunjukkan inflasi sekitar 0,81 %, menandakan adanya tekanan harga di tingkat konsumen. Inflasi wilayah lainnya juga terpantau berbeda-beda antar daerah di Gorontalo.
Pemerintah daerah melalui Pemerintah Provinsi Gorontalo telah mengambil sejumlah langkah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok kebutuhan pokok. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pelaksanaan pasar murah bersubsidi di beberapa lokasi, seperti di Kecamatan Tibawa, yang menyediakan paket sembako terjangkau berisi beras, minyak goreng, gula, telur, daging ayam, cabai, dan bawang merah.
Upaya lain termasuk pengendalian harga di pasar dan pemantauan oleh jajaran dinas terkait serta pemeriksaan langsung di pasar tradisional oleh pejabat daerah.
Dengan dinamika harga kebutuhan pokok tersebut, masyarakat diimbau tetap memantau perkembangan harga dan memanfaatkan program bantuan serta pasar murah yang disediakan pemerintah guna meringankan beban pengeluaran keluarga selama masa fluktuasi harga
- Penulis: Redaksi Nulondalo

Saat ini belum ada komentar