Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Kas Langit

  • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • visibility 399
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gus Dur mengajarkan bahwa humor adalah cara paling sehat untuk menyampaikan kebenaran. Dalam konteks Ramadhan, humor itu seperti Catatan Stas Laporan Keuangan (CALK): menjelaskan hal-hal yang tak terlihat di neraca. Kita bisa saja tampak religius di laporan posisi keuangan sosial—rajin unggah foto tarawih, update sedekah, dan selfie dengan takjil gratis—tetapi bagaimana dengan laporan arus kas hati?

Di sinilah konsep “Kas Langit” menjadi menarik. Ia bukan sekadar metafora. Ia adalah cara berpikir. Jika dalam PSAK kita mengenal basis akrual, maka dalam spiritualitas Ramadhan kita mengenal basis keikhlasan. Amal dicatat bukan ketika terlihat manusia, tetapi ketika diniatkan dengan tulus.

Masalahnya, kita sering salah klasifikasi. THR dianggap pendapatan operasional, padahal separuhnya sudah teralokasi untuk pengeluaran impulsif. Diskon Ramadhan dianggap efisiensi, padahal hanya memindahkan beban ke bulan berikutnya. Sementara sedekah dianggap beban, padahal dalam perspektif langit, itu adalah investasi jangka panjang tanpa risiko inflasi.

Sebagai ekonom—dan tetap sebagai warga NU yang percaya bahwa hidup perlu diselingi senyum—saya melihat Ramadhan sebagai momentum rekonsiliasi laporan keuangan dunia dan akhirat. Jangan sampai kita untung besar di dunia, tapi defisit di langit. Itu seperti perusahaan yang labanya tinggi, tapi arus kasnya negatif—secara teknis hidup, tapi secara substansi megap-megap.

Ramadhan mengajarkan pengendalian internal. Lapar dan haus itu semacam sistem pengawasan melekat. Kita diawasi bukan oleh atasan, bukan oleh KAP, bukan oleh regulator, tapi oleh kesadaran diri. Ini bentuk governance paling canggih: self control. Bahkan auditor pun bisa kalah oleh rasa takwa.

Humor ala Gus Dur selalu menohok tapi lembut. Beliau mungkin akan berkata, “Kalau mau kaya, perbanyak sedekah.” Lalu orang protes, “Itu tidak rasional!” Tapi lihatlah logika “Kas Langit”: semakin dibagi, semakin bertambah. Ini satu-satunya sistem keuangan yang melawan hukum matematika konvensional. Dalam akuntansi dunia, pengeluaran mengurangi kas. Dalam akuntansi langit, pengeluaran justru menambah saldo.

  • Penulis: Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Obat Keras Tanpa Izin Edar Ditemukan di Pasar Tradisional

    Obat Keras Tanpa Izin Edar Ditemukan di Pasar Tradisional

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Tim Kerja Farmasi, Alat Kesehatan, dan PKRT Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional dan menemukan peredaran obat keras tanpa izin yang mengkhawatirkan serta obat tradisional yang tidak memiliki izin edar BPOM yang dicurigai mengandung obat keras. Pasar-pasar yang menjadi lokasi temuan antara lain Pasar Tolinggula, Pasar Dulukapa, Pasar […]

  • Yayasan As Salam Terpadu Tenjo Buka PMBM 2026/2027, Siapkan Generasi Unggul Berbasis Nilai Islam

    Yayasan As Salam Terpadu Tenjo Buka PMBM 2026/2027, Siapkan Generasi Unggul Berbasis Nilai Islam

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 264
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Yayasan As Salam Terpadu Tenjo resmi membuka Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) untuk Tahun Pelajaran 2026/2027. Pendaftaran dibuka mulai Maret hingga Juli 2026 untuk tiga jenjang pendidikan, yakni Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan Madrasah Tsanawiyah (MTs). Pembukaan PMBM ini merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam memperluas akses pendidikan Islam yang berkualitas, […]

  • IGIC 2026: Faried F. Saenong Sebut Imam Masjid Harus Menjadi Diplomat Peradaban

    IGIC 2026: Faried F. Saenong Sebut Imam Masjid Harus Menjadi Diplomat Peradaban

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Menurut Ahmad Tholabi, imam masa depan harus mampu mengintegrasikan keilmuan keislaman dengan kompetensi sosial, digital, dan wawasan kebangsaan agar dapat menjawab kebutuhan umat di era transformasi. Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama RI, Dr. H. Arsad Hidayat, Lc., M.A., menambahkan bahwa penguatan kualitas imam merupakan investasi strategis bagi pembangunan bangsa. Ia mengatakan […]

  • NU Gorontalo Bersatu Tolak Simbol dan Gagasan Khilafah oleh Eks-HTI

    NU Gorontalo Bersatu Tolak Simbol dan Gagasan Khilafah oleh Eks-HTI

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Gerakan para eks Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Gorontalo dinilai telah memanfaat momentum Isu Palestina untuk mengkampanyekan pendirian Negara Islam. Gerakan politisasi isu Palestina oleh eks HTI  juga terjadi di sejumlah daerah di Indonesia. Di Gorontalo sendiri  ratusan orang mengatasnamakan Santri Peduli Palestina menggelar aksi damai peduli Palestina. Pasalnya aksi tersebut dinilai memanfaatkan isu Palestina untuk […]

  • Bravo TNI Kasdam XIV/Hsn Lepas Yonif 721/Makassau ke Papua: Berangkat dengan Kehormatan, Kembali dengan Kemenangan!

    Bravo TNI Kasdam XIV/Hsn Lepas Yonif 721/Makassau ke Papua: Berangkat dengan Kehormatan, Kembali dengan Kemenangan!

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Nulondalo.com Makassar – Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Ayi Lesmana, S.E., memimpin kegiatan pengantaran, serta penyerahan bantuan logistik pergeseran pasukan (Serpas) menuju daerah operasi bagi prajurit Yonif 721/Makassau yang akan melaksanakan Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–PNG Mobile Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Dermaga Baru Breakwater Kodaeral VI, Jl. Yos Sudarso, Kota […]

  • Dampak Kerusakan Ekologis Batang Toru, Direktur APPRI: Bencana Ini Bukan Kebetulan

    Dampak Kerusakan Ekologis Batang Toru, Direktur APPRI: Bencana Ini Bukan Kebetulan

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Banjir bandang dan longsor kembali meluluhlantakkan Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, dan Tapanuli Selatan. Sungai Batang Toru — nadi kehidupan masyarakat Tapanuli dan habitat terakhir orangutan Tapanuli — meluap luar biasa, membawa batu-batu besar dan gelondongan kayu raksasa dari hulu. Hal tersebut mendapat perhatian khusus dengan perspektif yang berbeda oleh Direktur Aliansi Pemuda Peduli Rakyat Indonesia […]

expand_less