Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kas Langit

  • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • visibility 138
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gus Dur mengajarkan bahwa humor adalah cara paling sehat untuk menyampaikan kebenaran. Dalam konteks Ramadhan, humor itu seperti Catatan Stas Laporan Keuangan (CALK): menjelaskan hal-hal yang tak terlihat di neraca. Kita bisa saja tampak religius di laporan posisi keuangan sosial—rajin unggah foto tarawih, update sedekah, dan selfie dengan takjil gratis—tetapi bagaimana dengan laporan arus kas hati?

Di sinilah konsep “Kas Langit” menjadi menarik. Ia bukan sekadar metafora. Ia adalah cara berpikir. Jika dalam PSAK kita mengenal basis akrual, maka dalam spiritualitas Ramadhan kita mengenal basis keikhlasan. Amal dicatat bukan ketika terlihat manusia, tetapi ketika diniatkan dengan tulus.

Masalahnya, kita sering salah klasifikasi. THR dianggap pendapatan operasional, padahal separuhnya sudah teralokasi untuk pengeluaran impulsif. Diskon Ramadhan dianggap efisiensi, padahal hanya memindahkan beban ke bulan berikutnya. Sementara sedekah dianggap beban, padahal dalam perspektif langit, itu adalah investasi jangka panjang tanpa risiko inflasi.

Sebagai ekonom—dan tetap sebagai warga NU yang percaya bahwa hidup perlu diselingi senyum—saya melihat Ramadhan sebagai momentum rekonsiliasi laporan keuangan dunia dan akhirat. Jangan sampai kita untung besar di dunia, tapi defisit di langit. Itu seperti perusahaan yang labanya tinggi, tapi arus kasnya negatif—secara teknis hidup, tapi secara substansi megap-megap.

Ramadhan mengajarkan pengendalian internal. Lapar dan haus itu semacam sistem pengawasan melekat. Kita diawasi bukan oleh atasan, bukan oleh KAP, bukan oleh regulator, tapi oleh kesadaran diri. Ini bentuk governance paling canggih: self control. Bahkan auditor pun bisa kalah oleh rasa takwa.

Humor ala Gus Dur selalu menohok tapi lembut. Beliau mungkin akan berkata, “Kalau mau kaya, perbanyak sedekah.” Lalu orang protes, “Itu tidak rasional!” Tapi lihatlah logika “Kas Langit”: semakin dibagi, semakin bertambah. Ini satu-satunya sistem keuangan yang melawan hukum matematika konvensional. Dalam akuntansi dunia, pengeluaran mengurangi kas. Dalam akuntansi langit, pengeluaran justru menambah saldo.

  • Penulis: Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perda Data Desa Presisi: Langkah Strategis Pohuwato Tinggalkan Kebijakan Berbasis Asumsi photo_camera 7

    Perda Data Desa Presisi: Langkah Strategis Pohuwato Tinggalkan Kebijakan Berbasis Asumsi

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 153
    • 0Komentar

    nulondalo.com – DPRD Kabupaten Pohuwato bersama Pemerintah Daerah secara resmi mengesahkan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Berbasis Data Desa dan Kelurahan Presisi dalam Rapat Paripurna ke-29 DPRD Kabupaten Pohuwato. Perda ini diproyeksikan menjadi fondasi baru tata kelola pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran, terukur, dan terintegrasi hingga level desa dan kelurahan. Abdullah K. Diko, […]

  • BAM DPR RI Ingatkan Perusahaan Sawit: Penuhi Hak Rakyat atau IUP Dicabut

    BAM DPR RI Ingatkan Perusahaan Sawit: Penuhi Hak Rakyat atau IUP Dicabut

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI mengingatkan perusahaan-perusahaan sawit di Sumatera Selatan agar segera memenuhi hak-hak masyarakat dalam konflik agraria yang terjadi di Kabupaten Empat Lawang dan Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur). Jika kewajiban tersebut diabaikan, pemerintah daerah diminta tidak ragu mencabut izin usaha perkebunan (IUP). Peringatan itu disampaikan Ketua BAM […]

  • Pasca Kebakaran di Sipatana, Pemkot Gorontalo Salurkan Bantuan untuk Korban photo_camera 2

    Pasca Kebakaran di Sipatana, Pemkot Gorontalo Salurkan Bantuan untuk Korban

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Pemerintah Kota Gorontalo menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah merupakan bagian dari tanggung jawab untuk memastikan warga terdampak tetap mendapatkan perhatian dan dukungan. Selain menyalurkan bantuan, pemerintah kota juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar terkait pentingnya meningkatkan kewaspadaan guna mencegah terjadinya kebakaran di lingkungan permukiman. Warga diimbau untuk rutin memeriksa instalasi […]

  • Penggunaan Atribut Organisasi Terlarang pada Aksi Bela Palestina, Ini Sikap PWNU Gorontalo

    Penggunaan Atribut Organisasi Terlarang pada Aksi Bela Palestina, Ini Sikap PWNU Gorontalo

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Nulondalo – Aksi Damai Bela Palestina serentak digelar di sejumlah Kota di Indonesia, Ahad (2/2/2025). Di Gorontalo sendiri ratusan orang berkumpul di Bundaran Telaga, Gorontalo. Dalam aksi damai tersebut mereka membentangkan spanduk bertuliskan khilafah dan membawa bendera yang identik dengan organisasi yang telah dilarang pemerintah, yakni Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Sejumlah kalangan menyayangkan aksi damai […]

  • Kanwil Kemenag Sulsel Raih Dua Penghargaan di Regional Treasury Forum

    Kanwil Kemenag Sulsel Raih Dua Penghargaan di Regional Treasury Forum

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Humas Kemenang Sulsel
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Makassar-Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan meraih dua penghargaan sebagai Koordinator Wilayah Satuan Kerja pada kegiatan Regional Treasury Forum yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat, 6 Februari 2026. Penghargaan tersebut diberikan atas capaian Predikat Implementasi Pembayaran dan Penggunaan Cash Management System (CMS) Terbaik Kedua serta Predikat Implementasi […]

  • Panggung, Disabilitas, dan Kurikulum Berbasis Cinta (Catatan Review and Design in Islamic Education Ditjen Pendis Kemenag RI)

    Panggung, Disabilitas, dan Kurikulum Berbasis Cinta (Catatan Review and Design in Islamic Education Ditjen Pendis Kemenag RI)

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Pepy al-Bayqunie
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Saya cenderung skeptis terhadap doa dan pembacaan kitab suci dalam acara seremonial. Bukan karena keduanya kehilangan legitimasi religius, melainkan karena terlalu sering diposisikan sebagai ritual pembuka yang netral, steril dari relasi kuasa, dan seolah berada di luar politik representasi. Padahal, justru di awal acara itulah etika sebuah panggung bekerja. Acara ini dibuka dengan tilawah Al-Qur’an, […]

expand_less