Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Kas Langit

  • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • visibility 330
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gus Dur mengajarkan bahwa humor adalah cara paling sehat untuk menyampaikan kebenaran. Dalam konteks Ramadhan, humor itu seperti Catatan Stas Laporan Keuangan (CALK): menjelaskan hal-hal yang tak terlihat di neraca. Kita bisa saja tampak religius di laporan posisi keuangan sosial—rajin unggah foto tarawih, update sedekah, dan selfie dengan takjil gratis—tetapi bagaimana dengan laporan arus kas hati?

Di sinilah konsep “Kas Langit” menjadi menarik. Ia bukan sekadar metafora. Ia adalah cara berpikir. Jika dalam PSAK kita mengenal basis akrual, maka dalam spiritualitas Ramadhan kita mengenal basis keikhlasan. Amal dicatat bukan ketika terlihat manusia, tetapi ketika diniatkan dengan tulus.

Masalahnya, kita sering salah klasifikasi. THR dianggap pendapatan operasional, padahal separuhnya sudah teralokasi untuk pengeluaran impulsif. Diskon Ramadhan dianggap efisiensi, padahal hanya memindahkan beban ke bulan berikutnya. Sementara sedekah dianggap beban, padahal dalam perspektif langit, itu adalah investasi jangka panjang tanpa risiko inflasi.

Sebagai ekonom—dan tetap sebagai warga NU yang percaya bahwa hidup perlu diselingi senyum—saya melihat Ramadhan sebagai momentum rekonsiliasi laporan keuangan dunia dan akhirat. Jangan sampai kita untung besar di dunia, tapi defisit di langit. Itu seperti perusahaan yang labanya tinggi, tapi arus kasnya negatif—secara teknis hidup, tapi secara substansi megap-megap.

Ramadhan mengajarkan pengendalian internal. Lapar dan haus itu semacam sistem pengawasan melekat. Kita diawasi bukan oleh atasan, bukan oleh KAP, bukan oleh regulator, tapi oleh kesadaran diri. Ini bentuk governance paling canggih: self control. Bahkan auditor pun bisa kalah oleh rasa takwa.

Humor ala Gus Dur selalu menohok tapi lembut. Beliau mungkin akan berkata, “Kalau mau kaya, perbanyak sedekah.” Lalu orang protes, “Itu tidak rasional!” Tapi lihatlah logika “Kas Langit”: semakin dibagi, semakin bertambah. Ini satu-satunya sistem keuangan yang melawan hukum matematika konvensional. Dalam akuntansi dunia, pengeluaran mengurangi kas. Dalam akuntansi langit, pengeluaran justru menambah saldo.

  • Penulis: Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akuntansi Program Bantuan Sosial: Efektivitas Penyaluran dan Tantangan Pengawasan

    Akuntansi Program Bantuan Sosial: Efektivitas Penyaluran dan Tantangan Pengawasan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Muhamad Pauzan
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Selain itu, tantangan pengawasan juga berkaitan dengan aspek regulasi dan koordinasi. Meskipun telah ada Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), implementasinya belum seragam di seluruh wilayah. Perbedaan interpretasi kebijakan menyebabkan variasi dalam praktik akuntansi. Di sisi lain, keterlibatan banyak pihak—pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga masyarakat—memerlukan koordinasi yang kuat. Tanpa sinergi yang baik, potensi tumpang tindih program dan […]

  • 80 Tahun Indonesia Merdeka: Gerakan Nurani Bangsa Serukan Pembaruan Demokrasi Dan Keadilan Sosial

    80 Tahun Indonesia Merdeka: Gerakan Nurani Bangsa Serukan Pembaruan Demokrasi Dan Keadilan Sosial

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Dalam momentum peringatan 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, Gerakan Nurani Bangsa menyampaikan refleksi kritis atas perjalanan panjang bangsa sekaligus seruan untuk memperbaiki arah demokrasi, penegakan hukum, kesejahteraan rakyat, dan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya. Indonesia sebagai negara kepulauan yang dibangun di atas keberagaman budaya, adat istiadat, agama, dan kekayaan alam, terus berupaya mewujudkan cita-cita luhur kemerdekaan: […]

  • Tokoh Lintas Agama Rumuskan 9 Poin ‘Risalah Jagat’ Serukan Taubat Ekologis

    Tokoh Lintas Agama Rumuskan 9 Poin ‘Risalah Jagat’ Serukan Taubat Ekologis

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Faisal Husuna
    • visibility 48
    • 0Komentar

    NULONDALO.COM – JOMBANG – Sejumlah tokoh keagamaan, akademisi, hingga aktivis lingkungan hadir sebagai pemantik diskusi dalam rangkaian sesi forum Festival Jagat, yang berlangsung 29 – 30 Agustus, merumuskan 9 point ‘Risalah Jagat’ serukan taubat ekologis. Forum yang dilaksanakan di Pesantren Khoiriyah Hasyim Seblak tersebut, di hadiri oleh sejumlah tokoh, di antaranya Uskup Keuskupan Surabaya Mgr. […]

  • Respon Cepat Gempa Sulut, Rumah Zakat Kirim Relawan ke Wilayah Terdampak

    Respon Cepat Gempa Sulut, Rumah Zakat Kirim Relawan ke Wilayah Terdampak

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Berdasarkan laporan situasi (situation report), sejumlah wilayah terdampak meliputi Manado, Minahasa Utara, Bitung, hingga Minahasa Tenggara. Di beberapa titik, dilaporkan terjadi kerusakan rumah warga serta gangguan pada infrastruktur air bersih. Sandy menegaskan bahwa relawan di lapangan telah siap bergerak secara terkoordinasi untuk memberikan bantuan langsung kepada masyarakat terdampak. “Di lokasi bencana, teman-teman relawan sudah menunggu […]

  • Jokowi dan SBY Hadiri Halalbihalal di Istana, Prabowo Tegaskan Pesan Persatuan

    Jokowi dan SBY Hadiri Halalbihalal di Istana, Prabowo Tegaskan Pesan Persatuan

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 317
    • 0Komentar

    SBY hadir bersama kedua putranya, yakni Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Sejumlah tokoh bangsa, pejabat tinggi negara, serta jajaran menteri Kabinet Merah Putih turut hadir dalam rangkaian gelar griya tersebut. Kehadiran para mantan presiden hingga pejabat aktif menegaskan kuatnya tradisi silaturahmi dalam momentum Idulfitri. […]

  • Matoduwolo Kiyai, Mari Kiyai, Silahkan Kiyai

    Matoduwolo Kiyai, Mari Kiyai, Silahkan Kiyai

    • calendar_month Minggu, 13 Nov 2022
    • account_circle Asrul G.H. Lasapa
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Di mana-mana, sering kita mendengar panggilan “kiyai” kepada seseorang. Panggilan ini disampaikan dalam berbagai kesempatan, khususnya pada momen-momen keagamaan. Tak peduli apakah seseorang yang dipanggil kiyai tersebut pantas menyandang gelar sakral ini atau tidak. Entah parameter apa yang dipakai sehingga begitu mudahnya sebutan kiyai dialamatkan kepada seseorang..  Apakah setiap penceramah, ustadz atau guru agama, bisa […]

expand_less