Polemik HTI Gorut Kian Memanas, KNPI Sorot Dugaan Overload hingga Tuntut Evaluasi Manajemen
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 12 jam yang lalu
- visibility 102
- print Cetak

Ketua KNPI Gorontalo Utara, Yowan Sukarna, menilai aktivitas operasional perusahaan tersebut berdampak pada kerusakan infrastruktur jalan dan berpotensi mengancam keselamatan masyarakat.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Yang dibutuhkan masyarakat adalah solusi konkret, bukan narasi,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Manajer Humas HTI Group, Mansir Mundeng, menyatakan bahwa pihak perusahaan tetap terbuka terhadap masukan masyarakat.
Namun, ia menilai kritik yang disampaikan harus didasarkan pada pemahaman yang utuh serta disampaikan melalui mekanisme yang tepat.
“Kami menerima semua saran dan masukan, termasuk terkait isu overload. Namun penyampaiannya harus melalui jalur yang tepat dan tidak disertai tuntutan yang tidak relevan secara hukum maupun struktural,” jelas Mansir.
Ia juga menegaskan bahwa perusahaan beroperasi di sektor swasta dengan mekanisme internal tersendiri, sehingga tidak dapat disamakan dengan institusi publik.
Meski demikian, desakan evaluasi terhadap manajemen HTI terus menguat. Sejumlah pihak mendorong adanya pengawasan lebih ketat dari pemerintah daerah guna memastikan aktivitas operasional perusahaan tidak merugikan masyarakat.
Hingga kini, publik masih menunggu langkah konkret dari pihak perusahaan dalam merespons polemik yang berkembang, khususnya terkait keselamatan pengguna jalan dan kerusakan infrastruktur.
- Penulis: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar