Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Puasa dan Neraca Hati

  • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • visibility 375
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gus Dur pernah menyindir, “Tuhan tidak perlu dibela.” Dalam konteks Ramadhan, mungkin bisa ditambahkan: Tuhan juga tidak perlu laporan laba-rugi yang dimanipulasi. Ibadah bukan soal pencitraan. Jika dalam audit dikenal opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), maka dalam kehidupan spiritual, yang kita harapkan adalah “Wajar Tanpa Pameran”.

Pada akhirnya, puasa adalah proses tutup buku tahunan bagi hati. Kita menghitung ulang: berapa banyak sabar yang bertambah, berapa banyak amarah yang berkurang, berapa besar empati yang tumbuh. Jika neraca menunjukkan surplus kesombongan dan defisit kepedulian, maka perlu dilakukan koreksi jurnal.

Ramadhan mengajarkan bahwa akuntansi bukan sekadar teknik pencatatan, melainkan etika pertanggungjawaban. Bukan hanya kepada publik, tetapi kepada Tuhan dan nurani. Di sinilah humor menjadi penting agar kita tidak merasa paling suci. Kita tertawa, lalu merenung. Kita bercanda, lalu berbenah.

Karena pada akhirnya, yang menentukan bukan berapa kali kita berbuka dengan menu lengkap, tetapi apakah hati kita ikut berbuka dari keserakahan. Dan mungkin, di situlah makna terdalam puasa: menyusun neraca hati yang jujur, transparan, dan siap diaudit bukan oleh manusia, tetapi oleh Yang Maha Mengetahui.

Penulis : Dosen/Ekonom Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia

  • Penulis: Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IKAMI Sulsel Gelar Sarasehan Ramadan di Istiqlal, Perkuat Solidaritas Diaspora Bugis-Makassar photo_camera 2

    IKAMI Sulsel Gelar Sarasehan Ramadan di Istiqlal, Perkuat Solidaritas Diaspora Bugis-Makassar

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 372
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Jakarta-Suasana Ramadan yang penuh berkah terasa hangat di Aula PKUMI, Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Lebih dari 200 peserta yang terdiri dari politisi, akademisi, pengusaha, ulama, serta mahasiswa asal Sulawesi Selatan di DKI Jakarta berkumpul dalam kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar IKAMI Sulsel. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan santunan kepada […]

  • Ramadan dan Jurang Kesenjangan

    Ramadan dan Jurang Kesenjangan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Suaib Prawono
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Ramadan selalu hadir dengan semarak yang khas. Beragam ekspresi keagamaan mencuat ke ruang publik, mulai pengajian rutin, ceramah agama, semarak majelis taklim, hingga seruan sahur jelang dini hari. Ramadan seolah telah menjadi panggung besar ekspresi keagamaan. Selain dimaknai sebagai bulan suci, juga diyakini sebagai bulan penuh berkah; bulan yang dirindukan umat Islam karena pahala amal […]

  • Lawan Perampasan Lahan, Warga Maba Sangaji Hadang Alat Berat Industri Tambang PT Position

    Lawan Perampasan Lahan, Warga Maba Sangaji Hadang Alat Berat Industri Tambang PT Position

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sejumlah warga Desa Maba Sangaji, Halmahera Timur, Maluku Utara, yang juga merupakan pemilik sah lahan adat, melakukan aksi boikot terhadap aktivitas penambangan oleh PT Position pada 18 April 2025. Aksi ini dilakukan warga dengan mendatangi langsung lokasi penambangan di hutan adat Maba Sangaji sebagai bentuk perlawanan atas penyerobotan dan penggusuran lahan yang dinilai dilakukan secara […]

  • Re-historiografi Gorontalo: Sebuah Dorongan Awal

    Re-historiografi Gorontalo: Sebuah Dorongan Awal

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Daniel A. Kalangie
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Narasi umum sejarah Gorontalo paling tidak hanya berkutat pada tiga peristiwa pokok; kisah terbentuknya Duluwo Limo lo Pohala’a, “kepahlawanan” dalam peristiwa 23 Januari 1942, dan cerita Pembentukan Provinsi Gorontalo. Tiga peristiwa pokok ini cenderung dianggap oleh pemerintah, akademisi, maupun awam sebagai pijakan untuk membentuk pengetahuan sejarah Gorontalo. Pertanyaannya adalah bagaimana mungkin tiga peristiwa yang terpaut […]

  • Pasca Kebakaran di Sipatana, Pemkot Gorontalo Salurkan Bantuan untuk Korban photo_camera 2

    Pasca Kebakaran di Sipatana, Pemkot Gorontalo Salurkan Bantuan untuk Korban

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 470
    • 0Komentar

    Selain itu, warga diharapkan menyiapkan langkah antisipasi sederhana seperti menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) atau peralatan darurat lainnya, serta memastikan akses jalan di lingkungan permukiman tetap terbuka agar memudahkan mobil pemadam kebakaran saat terjadi keadaan darurat. Melalui penyaluran bantuan dan edukasi tersebut, Pemerintah Kota Gorontalo berharap masyarakat semakin peduli terhadap keselamatan lingkungan serta bersama-sama […]

  • Gus Aniq Nawawi Sayangkan Aksi Bela Palestina di Gorontalo Gunakan Simbol Hizbut Tahrir

    Gus Aniq Nawawi Sayangkan Aksi Bela Palestina di Gorontalo Gunakan Simbol Hizbut Tahrir

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    nulondalo.com  – Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Randangan, Gorontalo Gus Aniq Nawawi (KH. Abdullah Aniq Nawawi) menyayangkan munculnya simbol-simbol organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) pada aksi damai bela palestina oleh ratusan orang yang mengatasnamakan Santri Peduli Palestina pada Ahad, (2/2/2025), kemarin. Ratusan massa aksi tersebut menggunakan atribut bertuliskan Khilafah dan juga bendera yang identik […]

expand_less