Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Salawat Badar Menggema di Keuskupan Agung Makassar

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • visibility 257
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAKASSAR, KEMENAGSULSEL — Malam itu, Senin 9 Maret 2026, suasana di Gereja Katedral Keuskupan Agung Makassar terasa hangat. Di tengah kegiatan doa bersama dan buka puasa lintas agama yang digelar, sebuah momen yang menyentuh batin perlahan mengalir seperti doa yang dilantunkan dari hati.

Salawat Badar menggema. Nadanya lembut, tetapi kuat menembus ruang dan perasaan. Lantunan pujian kepada Nabi Muhammad itu tidak hanya dinyanyikan oleh umat Muslim, tetapi juga oleh para tokoh dari beragam iman yang berdiri berdampingan, menanggalkan sekat-sekat perbedaan.

Pastor Albert, Ketua Komisi Kerasulan Awam dan Hubungan Antaragama dan Kemasyarakatan, tampak menyatu dalam lantunan itu bersama Pdt. Yohannis Metris, Ketua (PGIW Sulselra), Yonggris, Ketua (Permabudhi) Sulawesi Selatan dan Suaib Prawono (Koordinator Wilayah GUSDURian Wilayah Sulampapua).

Malam itu, salawat menjelma menjadi bahasa yang melampaui agama, nyanyian cinta kepada kemanusiaan, doa bagi persaudaraan, dan harapan akan kedamaian.

Bagi mereka yang hadir, momen itu terasa begitu khusyuk. Di gereja Katedral bersejarah itu, lantunan salawat yang lahir dari tradisi Islam menggema merdu, dinyanyikan oleh suara-suara yang berbeda iman, namun satu dalam kerinduan akan damai. Di sanalah perbedaan tidak lagi terasa sebagai batas. Ia berubah menjadi jembatan.

Kegiatan doa bersama dan buka puasa lintas agama tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan H. Ali Yafid bersama sejumlah tokoh agama dan masyarakat.

Bagi Ali Yafid, kebersamaan yang terjadi malam itu adalah gambaran nyata kehidupan beragama di Sulawesi Selatan yang terus dirawat dalam harmoni.

Ia menyebutkan bahwa kerukunan di daerah ini bukan sekadar wacana. Dengan indeks kerukunan umat beragama mencapai angka 82,3, masyarakat Sulawesi Selatan dinilai berhasil menjaga ruang kebersamaan di tengah perbedaan.

Uskup , Mgr. Fransiskus Nipa, menyampaikan bahwa perjumpaan seperti ini adalah rahmat kebersamaan. Dalam suasana Ramadan, ia mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada umat Muslim seraya mengajak semua pihak terus merawat persaudaraan.

Menurutnya, pertemuan lintas iman bukan hanya tentang duduk bersama, tetapi tentang menumbuhkan kepercayaan, meneguhkan rasa saling menghormati, dan menjaga persatuan yang menjadi napas bangsa Indonesia.

Malam itu, ketika waktu berbuka tiba dan doa-doa dipanjatkan dari hati yang berbeda cara menyebut Tuhan, suasana terasa begitu teduh. Namun yang paling membekas bukan sekadar pertemuan itu sendiri, melainkan ketika Shalawat Badar mengalun di dalam gereja, menggetarkan hati mereka yang mendengarnya. Seolah mengingatkan bahwa di negeri bernama Indonesia, perbedaan bukanlah alasan untuk menjauh. Ia justru adalah jalan pulang menuju persaudaraan.

Sumber: sulsel.kemenag.go.id

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Suaib Pr

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bareskrim Polri Ungkap Puluhan Ribu Kasus Narkoba, Sita 590 Ton Sepanjang 2025

    Bareskrim Polri Ungkap Puluhan Ribu Kasus Narkoba, Sita 590 Ton Sepanjang 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 267
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mencatat capaian luar biasa sepanjang tahun 2025 dengan 48.592 kasus narkoba berhasil diungkap hingga 11 Desember 2025. Hal ini diungkapkan oleh Kabareskrim Polri, Komjen Pol. Syahardiantono, dalam rilis akhir tahun di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/12/2025). “Sepanjang tahun ini, total 64.055 orang diamankan terkait kasus narkoba,” […]

  • Sang Imam Favorit di Musim Ramadhan

    Sang Imam Favorit di Musim Ramadhan

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Dr. Momy Hunowu, M.Si
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Paci Haru tak muda lagi. Penglihatannya sudah mulai kabur (ma pula-pulawuwolo). Volume suaranya tak sekencang dulu (malo poyo’o). Meski usianya sudah sepuh, perannya di Masjid kampung itu setara dengan profesor emeritus di kampus terkenal. Paci Haru selalu berada di depan, memimpin jamaah masjid lintas generasi. Meski hanya alumni TPA Mokadamu, Dia dikukuhkan menjadi imam sejak […]

  • PA GMNI Haltim Apresiasi kinerja Bupati dan Mendukung Program Pemerintah Halmahera Timur 

    PA GMNI Haltim Apresiasi kinerja Bupati dan Mendukung Program Pemerintah Halmahera Timur 

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Halmahera Timur (PA GMNI Haltim) mendukung Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, bersama Sekretaris Daerah Ricky Chairul Richfat dalam melakukan koordinasi dengan Direktorat Pembangunan Kawasan Transmigrasi di Kementerian Transmigrasi. Dukungan tersebut disampaikan oleh Ketua PA GMNI Haltim, Mardedi Totomo pada Rabu (19/11/2025) “PA GMNI memberikan apresiasi serta mendukung kerja kerja pemerintah daerah […]

  • Yang Luput dari yang Luput: Respon Atas Tulisan Arief Abas

    Yang Luput dari yang Luput: Respon Atas Tulisan Arief Abas

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 631
    • 0Komentar

    Dalam tulisan arif yang sangat panjang yang berjudul “Yang Barangkali Luput dalam Perbincangan Soal Sadakah”, ada 3 hal yang dianggap Arief luput dalam beberapa tulisan Momy Hunowu, dan saya sebelumnya sebagai berikut: Dalam perdebatan soal sadaka beberapa hari belakangan, Arief menggarisbawahi beberapa hal yang barangkali luput dibaca. Meskipun orang-orang bilang “seikhlasnya”, praktik ini terlembaga, beratasnamakan […]

  • Ust. Rionadi Doe Jelaskan Kewajiban Qadha Ibadah dalam Kajian Kitab Minhajul Abidin Play Button

    Ust. Rionadi Doe Jelaskan Kewajiban Qadha Ibadah dalam Kajian Kitab Minhajul Abidin

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Ust. Rionadi Doe menjelaskan kewajiban mengganti (qadha) ibadah yang pernah ditinggalkan dalam pengajian Kitab Minhajul Abidin karya Imam Al-Ghazali yang digelar di Masjid Nurul Haq, Jalan Gelatik, Kelurahan Heledulaa, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, pada Selasa malam seusai shalat Isya. Kajian ini juga ditayangkan langsung melalui kanal YouTube Nutizen Televisi. Dalam penyampaiannya, Ust. Rionadi menegaskan […]

  • PENAS XVII Gorontalo: Antara Klaim Pemerintah dan Jejak Perjuangan KTNA

    PENAS XVII Gorontalo: Antara Klaim Pemerintah dan Jejak Perjuangan KTNA

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 173
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Suksesnya pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Kabupaten Gorontalo meninggalkan cerita besar bagi daerah. Ribuan petani, nelayan, penyuluh, pelaku usaha pertanian, hingga pejabat negara hadir dalam agenda nasional yang berlangsung 20–25 Juni 2026 di kawasan GORR David-Tony, Limboto. Namun, di balik keberhasilan Gorontalo menjadi tuan rumah, muncul perbincangan […]

expand_less