Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Tunis Tidak Pernah Usai

  • account_circle Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • visibility 348
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ketua Ikatan Alumni Tunisia (IKASIA), Dr. KH. Dede Ahmad Permana, Lc., M.A., menyampaikan sambutan dengan nada yang tenang. Ia tahu, pertemuan ini bukan sekadar acara tahunan yang harus dilaksanakan. Ada sesuatu yang ingin dijaga: rasa saling terhubung yang perlahan bisa memudar jika tak dirawat.

Ucapan terima kasihnya kepada Dubes Rony—yang datang dari Kediri—terasa lebih dari sekadar formalitas. Ada penghargaan pada kesediaan untuk tetap hadir, meski jarak seringkali menjadi alasan untuk absen.

Di antara keramaian itu, ada pula sosok-sosok yang mungkin tidak sering disebut, tetapi justru menyimpan banyak cerita: Hanafiah Bakri dan Edi Purwanto, yang pernah menjadi bagian dari keseharian di KBRI Tunis. Mereka adalah pengingat bagi para alumni, bahwa perjalanan ke luar negeri tidak pernah sepenuhnya tentang akademik semata; namun ada sisi manusiawi yang tak tercatat dalam ijazah.

Ketika Dr. Fathurrahman Yahya, Lc., M.A., Ketua Dewan Pembina IKASIA, menyampaikan motivasi, suasana menjadi sedikit lebih hening. Ia tidak sedang menawarkan optimisme kosong. Yang ia sampaikan justru semacam tanggung jawab yang tak terlihat: bahwa menjadi alumni Tunisia berarti membawa tradisi keilmuan yang tidak boleh tercerabut dari akar, sekaligus harus cukup lentur untuk menjawab tantangan zaman.

Nama Muhammad Yazid hampir selalu muncul ketika para alumni mulai saling mengingat. Ia adalah Hamzatul Washl, ia seperti titik temu lintas generasi. Dari 1993 hingga 2023, jejaknya bersentuhan dengan hampir semua angkatan—baik sebagai senior, penghubung, atau sekadar teman berbagi cerita. Dalam dirinya, Tunisia terasa tidak pernah benar-benar selesai.

Kemudian, diskusi lintas generasi yang dipandu Dr. Muammar Kadafi, Lc., M.A., berlangsung tanpa banyak sekat. Tidak ada yang benar-benar paling tahu, karena setiap orang membawa potongan pengalaman. Yang muda bertanya—kadang dengan kegelisahan yang belum selesai. Yang lebih senior menjawab—tidak selalu dengan kepastian, tetapi setidaknya, mereka memberi harapan dan peluang.

Tiga hal mengemuka dalam sesi dialog, meski tak pernah dirumuskan sebagai slogan: pentingnya menjaga silaturahmi lintas generasi, kebutuhan untuk saling menguatkan—terutama bagi para lulusan baru—dan kesadaran bahwa informasi tentang peluang di Indonesia tidak boleh berhenti pada lingkar tertentu saja.

Barangkali, di situlah letak makna pertemuan ini: bukan pada apa yang diucapkan, tetapi pada apa yang dipertemukan.

  • Penulis: Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Annanguru Syahid; Orang Pambusuang Harus Berterima Kasih ke Gus Dur

    Annanguru Syahid; Orang Pambusuang Harus Berterima Kasih ke Gus Dur

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Polewali Mandar— Malam itu, langit Pambusuang tampak pekat. Rinai hujan turun perlahan, seolah menyapa tanah yang basah dengan kelembutan. Usai salat Magrib, meski langit masih gelap, hujan mulai reda. Di depan Masjid At-Taqwa, panggung berukuran 4 x 4 meter ditata dengan cermat. Pengeras suara yang sejak sore terbungkus terpal dibuka, sementara beberapa ruas jalan […]

  • Membangun Dunia Baru: Prospek Dunia Pasca-Amerika di Tengah Kebangkitan China

    Membangun Dunia Baru: Prospek Dunia Pasca-Amerika di Tengah Kebangkitan China

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Suryadi R
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Dunia di abad ke-21 bergerak kian cepat daripada kemampuan manusia untuk merenungkannya. Inovasi teknologi, kecerdasan buatan, dan konektivitas global menciptakan kesan bahwa umat manusia telah melampaui batas-batas lama sejarah. Tapi di balik kemajuan itu, dunia justru menampakkan kerapuhannya dengan telanjang bulat bahwa perang kembali menjadi bahasa politik, krisis kemanusiaan diperlakukan sebagai gangguan statistik, dan lembaga […]

  • Polda Kalsel Bongkar Jaringan Pemalsu STNK dan BPKB, Enam Tersangka Ditangkap

    Polda Kalsel Bongkar Jaringan Pemalsu STNK dan BPKB, Enam Tersangka Ditangkap

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 188
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Selatan menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus jaringan pemalsuan dokumen kendaraan bermotor, Kamis (19/2/2026) pagi. Kegiatan berlangsung di Lobby Mapolda Kalsel, Banjarbaru, dipimpin langsung Kapolda Kalsel didampingi Irwasda, Dir Reskrimum, Dir Lantas, dan Kabid Humas. Kabid Humas Polda Kalsel, Adam Erwindi, menyampaikan bahwa Kapolda Kalsel, Rosyanto […]

  • Buka Puasa Lintas Iman: Merajut Damai dari Keuskupan Agung Makassar Play Button

    Buka Puasa Lintas Iman: Merajut Damai dari Keuskupan Agung Makassar

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Makassar– Langit Makassar sore itu tampak muram. Awan kelabu bergelayut, hujan turun di beberapa sudut kota, seakan ingin menguji langkah para tokoh lintas agama. Namun semangat mereka tak pernah surut. Satu per satu tetap melangkah menuju Keuskupan Agung Makassar untuk menghadiri acara buka puasa bersama pada Minggu (9/3/2026). Dengan tema “Berjalan Bersama dalam Merajut […]

  • Hasil Perdagangan Karbon diterima Pusat, DPR : Daerah Harus Dapat Manfaat

    Hasil Perdagangan Karbon diterima Pusat, DPR : Daerah Harus Dapat Manfaat

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Anggota Komisi XII DPR RI Cek Endra menyoroti manfaat konkret dari perdagangan karbon bagi daerah, serta mekanisme distribusi manfaat bagi daerah penyumbang penurunan emisi karbon di Indonesia. “Jika perdagangan karbon ini diterima di pusat, apakah kabupaten penghasil karbon seperti di Jambi juga mendapatkan manfaatnya? Bagaimana mekanisme perhitungannya agar mereka mendapatkan hak yang seharusnya?” tanya Cek […]

  • Wahsyi ibn Harb: Plot Twist yang Unik (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #13)

    Wahsyi ibn Harb: Plot Twist yang Unik (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #13)

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Tahun-tahun berlalu. Islam menyebar, dan Makkah akhirnya ditaklukkan tanpa pertumpahan darah besar. Wahsyi merasa terancam; ia tahu siapa dirinya dalam ingatan kaum Muslimin. Ia sempat melarikan diri, namun kemudian mendengar bahwa Nabi Muhammad membuka pintu tobat bagi siapa pun yang datang dengan iman. Harapan itu membawanya kembali. Ia menghadap Rasulullah dan menyatakan keislamannya. Nabi menerima […]

expand_less