Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kopma Unhas Fair 2025: Menakar Peluang Ekonomi Menuju Indonesia Emas 2045

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
  • visibility 100
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com—Koperasi Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Kopma Unhas) kembali menunjukkan perannya sebagai ruang belajar dan inkubator gagasan ekonomi mahasiswa melalui penyelenggaraan Kopma Unhas Fair 2025, yang digelar pada Sabtu, 13 Desember 2025 di Unhas TV.

Mengusung tema Ekonomi Kolektif, Generasi Inovatif, kegiatan tahunan ini menjadi refleksi semangat Kopma Unhas dalam membangun kesadaran ekonomi berbasis kebersamaan sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang adaptif dan kreatif menghadapi tantangan dunia kerja. Sejak pagi hari, antusiasme peserta terlihat dari padatnya registrasi hingga keikutsertaan aktif dalam seluruh rangkaian acara.

Kegiatan diawali dengan prosesi Angngaru dan penampilan Tari Padduppa sebagai simbol penyambutan khas budaya Sulawesi Selatan. Suasana semakin khidmat saat pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Universitas Hasanuddin, dan Mars Koperasi. Rangkaian pembukaan ini menjadi pengantar menuju agenda utama Kopma Unhas Fair 2025.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari berbagai pihak, salah satunya melalui sambutan perwakilan Kementerian Koperasi, yang menegaskan pentingnya peran koperasi mahasiswa sebagai laboratorium ekonomi sekaligus wadah kaderisasi pelaku usaha muda.

Salah satu momen krusial dalam kegiatan ini adalah launching usaha baru Kopma Unhas. Peluncuran unit usaha tersebut menjadi langkah konkret dalam pengembangan ekonomi koperasi berbasis inovasi dan kebersamaan. Peresmian ditandai dengan penandatanganan oleh Wakil Rektor I Universitas Hasanuddin, Prof. drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM (K). Inisiatif ini diharapkan tidak hanya memperluas lini usaha koperasi, tetapi juga menjadi media pembelajaran langsung bagi mahasiswa dalam mengelola dan mengembangkan usaha.

Agenda inti kemudian diisi dengan Seminar Nasional Kewirausahaan yang mengangkat tema Anatomi dan Skema Ekonomi Menuju Indonesia 2045: Emas atau Cemas?. Para pemateri mengajak peserta membaca arah pembangunan ekonomi nasional sekaligus menempatkan peran strategis generasi muda dalam menghadapi dinamika global.

Sesi diskusi yang berlangsung interaktif memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan pandangan, gagasan, serta pertanyaan kritis kepada para pemateri. Interaksi tersebut memperkaya perspektif peserta mengenai peluang dan tantangan ekonomi di masa depan. Seminar Nasional ini ditutup dengan penyerahan sertifikat dan sesi foto bersama.

Pada sesi berikutnya, Kopma Unhas Fair 2025 menghadirkan Seminar Peluang Kerja Sektor Kelautan. Seminar ini membahas kesiapan pendidikan, kebutuhan kompetensi, serta mekanisme rekrutmen dan penempatan kerja di sektor kelautan dan maritim yang terus berkembang. Melalui pemaparan yang sistematis, peserta memperoleh gambaran lebih jelas mengenai prospek karier di sektor strategis tersebut.

Diskusi pada seminar ini berlangsung dinamis, menjadi ruang bagi peserta untuk menggali informasi secara lebih mendalam tentang dunia kerja sektor kelautan. Pembahasan yang disampaikan membantu peserta memahami kebutuhan industri secara realistis serta langkah-langkah persiapan yang perlu dilakukan sejak dini.

Rangkaian kegiatan Kopma Unhas Fair 2025 kemudian ditutup dengan penyerahan sertifikat, penutupan oleh MC, dan sesi foto bersama. Secara keseluruhan, kegiatan ini menghadirkan sinergi antara edukasi, jejaring, dan pemahaman peluang karier. Kehadiran seminar kewirausahaan dan seminar sektor kelautan memberikan sudut pandang luas bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia usaha dan dunia kerja ke depan.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekali lagi, Tentang Tudingan Ijazah Palsu

    Sekali lagi, Tentang Tudingan Ijazah Palsu

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Roy Suryo sejak awal bersuara lantang soal dugaan kejanggalan dalam ijazah mantan presiden Joko Widodo. Ia bahkan menyatakan bahwa foto dalam ijazah tersebut bukanlah Jokowi, melainkan sepupunya. Sebelumnya ada Bambang Tri Mulyono, ada Rismon Sianipar, ada Dr Tifa sebagai pihak yang terus memperkarakan keaslian ijazah Jokowi. Mereka yakin betul sedang memperjuangkan “kebenaran”—bukan hanya soal selembar […]

  • To Build the World Anew: Pesan untuk Kegagalan Tatanan Dunia Modern

    To Build the World Anew: Pesan untuk Kegagalan Tatanan Dunia Modern

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Suryadi R
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Dunia abad ke-21 sering dipromosikan sebagai dunia paling maju dalam sejarah manusia. Teknologi berkembang pesat, konektivitas lintas benua terjadi dalam hitungan detik, dan pengetahuan seolah tak lagi memiliki batas. Tetapi di balik semua itu, dunia justru terasa semakin terbelah. Perang tidak berhenti, ketimpangan melebar, dan rasa saling percaya antarbangsa semakin menipis. Alih-alih membangun dunia baru, […]

  • Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Berhasil Catatkan Akreditasi Unggul

    Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Berhasil Catatkan Akreditasi Unggul

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 78
    • 0Komentar

    GORONTALO – Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat UNG berhasil mencatatkan pencapaian gemilang, dengan memperoleh status akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kesehatan (LAM-PTKes). Pencapaian ini diperoleh setelah melalui serangkaian proses penilaian yang ketat dan komprehensif yang dilakukan beberapa waktu lalu. Berdasarkan penilaian LAM-PTKes, prodi magister kesehatan masyarakat layak menyandang status akreditasi prodi unggul dengan nilai […]

  • MUI Gorontalo Dikukuhkan, Prof. Amani Lubis: Jadikan MUI Garda Moderasi Beragama

    MUI Gorontalo Dikukuhkan, Prof. Amani Lubis: Jadikan MUI Garda Moderasi Beragama

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Gorontalo resmi mengukuhkan kepengurusan baru masa khidmat 2025–2030. Prosesi pelantikan berlangsung di Auditorium Rektorat IAIN Sultan Amai Gorontalo, Sabtu (23/8/2025), dengan dihadiri tokoh agama, pejabat pemerintah, dan perwakilan ormas Islam se-Gorontalo. Pengukuhan dipimpin Ketua MUI Pusat, Prof. Dr. Hj. Amani Lubis, MA. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya MUI sebagai mitra […]

  • Ombudsman Periksa Dugaan Pungli di MTsN 3 Gorontalo, Dana Infaq Mulai Dikembalikan

    Ombudsman Periksa Dugaan Pungli di MTsN 3 Gorontalo, Dana Infaq Mulai Dikembalikan

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo melakukan pemeriksaan terhadap dugaan praktik pungutan liar (pungli) di MTs Negeri 3 Kabupaten Gorontalo, Kamis (31/07). Pemeriksaan ini dipimpin langsung oleh Kepala Keasistenan Pemeriksaan Laporan Masyarakat, Wahiyudin Mamonto, dan menghadirkan sejumlah pihak terkait dalam upaya klarifikasi dan penelusuran kasus. Dalam pemeriksaan itu dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten […]

  • Panja AMDK Mulai Bekerja, Industri Air Minum Diminta Siap-Siap Diawasi Ketat

    Panja AMDK Mulai Bekerja, Industri Air Minum Diminta Siap-Siap Diawasi Ketat

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 257
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Komisi VII DPR RI resmi membentuk Panitia Kerja (Panja) Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) untuk menindaklanjuti berbagai laporan dan temuan terkait pelanggaran perizinan serta praktik usaha yang tidak sesuai aturan di sektor AMDK. Anggota Komisi VII DPR RI, Erna Sari Dewi, menegaskan pembentukan Panja bertujuan memberikan rekomendasi dan solusi atas persoalan industri […]

expand_less