Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Utang Langit

  • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 248
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sebagai akademisi akuntansi, saya sering membayangkan bagaimana jika hidup ini diaudit. Bukan oleh Kantor Akuntan Publik, tapi oleh Malaikat Raqib dan Atid. Tidak ada rekayasa laporan, tidak ada creative accounting. Semua transaksi tercatat. Bahkan niat pun masuk jurnal. Ini akuntansi berbasis niat—basis akrual paling halus di dunia.

Ramadhan mengajarkan prinsip matching cost against revenue dalam bentuk yang unik. Setiap lapar yang ditahan (cost) seharusnya menghasilkan empati (revenue sosial). Jika setelah sebulan berpuasa kita tetap pelit dan mudah marah, berarti ada salah posting jurnal. Beban lapar sudah diakui, tapi pendapatan akhlak belum muncul.

“Utang Langit” juga bisa dibaca sebagai kewajiban zakat, infak, dan sedekah. Dalam standar akuntansi, kewajiban harus segera dilunasi agar laporan keuangan sehat. Begitu pula zakat—ia bukan sisa dari harta, tetapi hak orang lain yang dititipkan dalam rekening kita. Dalam logika ini, orang yang enggan berzakat sebenarnya sedang menumpuk utang spiritual berbunga—bunganya berupa kegelisahan sosial.

Humor ala pesantren sering mengingatkan: ada orang takut utang ke bank karena takut dikejar kolektor, tapi santai saja utang shalat Subuh. Padahal yang satu hanya mempengaruhi skor kredit, yang lain mempengaruhi skor akhirat. Ini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk menyadarkan bahwa disiplin spiritual itu mirip disiplin keuangan—konsistensi kecil setiap hari lebih penting daripada gebrakan besar sesekali.

Dalam konteks sosial, “Utang Langit” juga berarti utang kita kepada bangsa. Korupsi, manipulasi laporan, mark-up anggaran—semuanya adalah bentuk gagal bayar terhadap amanah publik. Ramadhan seharusnya menjadi momentum rekonsiliasi etis. Jika perusahaan saja melakukan audit tahunan, mengapa pejabat dan profesional tidak melakukan audit moral tahunan?

  • Penulis: Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendaftaran Calon Ketua Umum BPD HIPMI Papua Tengah Periode 2025–2028 Resmi Dibuka 

    Pendaftaran Calon Ketua Umum BPD HIPMI Papua Tengah Periode 2025–2028 Resmi Dibuka 

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Panitia Pelaksana Musyawarah Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Tengah Ke-I secara resmi membuka pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum untuk masa bakti 2025–2028. Proses pendaftaran ini menjadi bagian penting dari rangkaian menuju Musyawarah Daerah (MUSDA) BPD HIPMI Papua Tengah yang akan memilih figur pemimpin untuk memperkuat peran pengusaha muda dalam pembangunan ekonomi daerah. Sebagai […]

  • Nusron Wahid Serahkan Sertifikat Wakaf kepada Nadzir As-Salam Tenjo di Jakarta

    Nusron Wahid Serahkan Sertifikat Wakaf kepada Nadzir As-Salam Tenjo di Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 136
    • 0Komentar

    nulondalo.com– Yayasan Pendidikan As-Salam Tenjo menerima sertifikat tanah wakaf dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, dalam kegiatan Penyerahan Sertifikat Tanah Wakaf yang berlangsung di Meeting Hall Pondok Pesantren Darunnajah, Ulujami, Jakarta Selatan, Sabtu (6/6/2026). Penyerahan sertifikat tersebut merupakan bagian dari program percepatan legalisasi aset wakaf yang dijalankan pemerintah untuk memberikan […]

  • Perkokoh Pancasila, Lakpesdam NU Kota Gorontalo Ngaji Kebangsaan

    Perkokoh Pancasila, Lakpesdam NU Kota Gorontalo Ngaji Kebangsaan

    • calendar_month Minggu, 30 Jun 2019
    • account_circle Yusran Laindi
    • visibility 175
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Mengantisipasi berkurangnya jumlah dukungan terhadap Pancasila di Kota Gorontalo, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Nahdlatul Ulama Kota Gorontalo gelar Ngaji Kebangsaan dengan tema ‘Pancasila Sebagai Living Ideologi Bangsa.’ Narasumber kegiatan tersebut, KH. Abdul Rasyid Kamaru (Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Gotontalo), Alim Niode M.Si (Budayawan) dan DR Sastro Wantu […]

  • Gorontalo Kawal Keberlanjutan Hiu Paus Lewat Program LAUTRA

    Gorontalo Kawal Keberlanjutan Hiu Paus Lewat Program LAUTRA

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sebagai bentuk implementasi Program Oceans for Prosperity Project – Laut untuk Kesejahteraan (LAUTRA), Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar melaksanakan kegiatan monitoring habitat Hiu Paus (Rhincodon typus) di Kawasan Konservasi Wilayah Perairan Teluk Gorontalo pada tahun 2025, Kamis, 3/7/2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program LAUTRA Komponen 1, yang berfokus pada pengembangan […]

  • Wagub Gorontalo Temukan Tingginya Sisa Makanan Saat Sidak Dapur MBG di Bone Bolango

    Wagub Gorontalo Temukan Tingginya Sisa Makanan Saat Sidak Dapur MBG di Bone Bolango

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Valdi Pontoh
    • visibility 141
    • 0Komentar

    “Temuan terbesar kami adalah masih banyak makanan yang terbuang. Sayur bahkan bisa mencapai 23 kilogram dalam sehari. Ada juga nasi yang tersisa sangat banyak. Ini harus menjadi bahan evaluasi agar menu yang disajikan benar-benar sesuai dengan selera dan kebutuhan anak-anak tanpa mengurangi nilai gizinya,” kata Idah. Selain persoalan sisa makanan, tim juga menemukan sejumlah catatan […]

  • Titik Nadir Gorontalo Vs BSG: Fokus Rebut Kuasa, Bukan Bank Baru!

    Titik Nadir Gorontalo Vs BSG: Fokus Rebut Kuasa, Bukan Bank Baru!

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Saat ini di kancah global kita menyaksikan dinamika perang dagang antara kekuatan besar seperti Amerika Serikat dan Tiongkok, di mana kebijakan proteksionis dan persaingan sengit mewarnai hubungan ekonomi. Di tingkat regional, dinamika serupa tampaknya terjadi dalam hubungan antara Gorontalo dan Bank SulutGo (BSG). Isu keputusan Gorontalo untuk mempertimbangkan keluar dari struktur pemegang saham BSG dan […]

expand_less