Penyebab Menteri KKP Jatuh Pingsan Terungkap, Diduga Akibat Kelelahan
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
- visibility 55
- print Cetak

Di tengah prosesi upacara yang berlangsung khidmat, Trenggono tiba-tiba kehilangan kesadaran dan terjatuh, sehingga membuat suasana duka berubah menjadi panik.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
nulondalo.com – Penyebab Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono jatuh pingsan saat memimpin upacara pelepasan jenazah di Jakarta akhirnya terungkap. Berdasarkan keterangan pihak KKP, Trenggono diduga mengalami kelelahan akibat aktivitas dan agenda kerja yang padat dalam beberapa hari terakhir.
Insiden tersebut terjadi saat Menteri Trenggono memimpin upacara penghormatan dan pelepasan jenazah pegawai KKP serta pilot korban kecelakaan pesawat di Auditorium Madidihang, Akademi Usaha Perikanan (AUP) Kelautan dan Perikanan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (25/1/2026).
Di tengah prosesi upacara yang berlangsung khidmat, Trenggono tiba-tiba kehilangan kesadaran dan terjatuh, sehingga membuat suasana duka berubah menjadi panik. Petugas dan panitia segera memberikan pertolongan dan membawa Menteri KKP untuk mendapatkan penanganan medis.
Wakil Menteri KKP, Didit Herdiawan, mengatakan kondisi Trenggono saat ini sudah stabil dan sadar kembali. Menurutnya, tidak ada indikasi penyakit serius, dan faktor kelelahan menjadi penyebab utama kejadian tersebut.
“Beliau kelelahan karena beberapa hari terakhir aktivitasnya cukup padat. Alhamdulillah, sekarang kondisinya sudah membaik,” ujar Didit kepada wartawan.
Upacara tersebut digelar sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada para korban kecelakaan pesawat yang melibatkan pegawai KKP. Suasana emosional dan duka mendalam juga diduga turut memengaruhi kondisi fisik Menteri Trenggono.
Hingga berita ini diturunkan, Menteri KKP masih disarankan untuk beristirahat dan mengurangi aktivitas sementara waktu guna memulihkan kondisi kesehatannya. Pihak KKP memastikan seluruh agenda kementerian tetap berjalan sesuai rencana dengan koordinasi jajaran pimpinan.
Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga kondisi kesehatan di tengah padatnya aktivitas kerja, terutama dalam situasi yang menguras fisik dan emosional.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Djemi Radji

Saat ini belum ada komentar