Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Polda Kalsel Bongkar Jaringan Pemalsu STNK dan BPKB, Enam Tersangka Ditangkap

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • visibility 273
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Selatan menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus jaringan pemalsuan dokumen kendaraan bermotor, Kamis (19/2/2026) pagi.

Kegiatan berlangsung di Lobby Mapolda Kalsel, Banjarbaru, dipimpin langsung Kapolda Kalsel didampingi Irwasda, Dir Reskrimum, Dir Lantas, dan Kabid Humas.

Kabid Humas Polda Kalsel, Adam Erwindi, menyampaikan bahwa Kapolda Kalsel, Rosyanto Yudha Hermawan, mengungkapkan sebanyak enam orang tersangka telah ditangkap dalam kasus pemalsuan STNK, SKPD, faktur, NIK, dan BPKB kendaraan bermotor.

“Enam tersangka berhasil diamankan. Empat orang berasal dari Jawa Tengah dan dua lainnya dari Kalimantan Selatan,” ujar Adam.

Para tersangka masing-masing berinisial FN, SF, RY, RB, KT, dan BD. FN berperan menawarkan jual beli mobil melalui Facebook dan WhatsApp serta memesan dokumen palsu. SF bertindak sebagai penjual mobil yang membeli kendaraan dari FN untuk dijual kembali di Kotabaru, Kalimantan Selatan.

RY berperan sebagai makelar atau penyalur pembuatan STNK, SKPD, faktur, NIK, dan BPKB palsu sesuai pesanan FN kepada BD.

Sementara RB dan BD bertindak sebagai pembuat dokumen palsu, dengan KT membantu proses pembuatan dan pemasaran dokumen tersebut.

Selain menangkap enam tersangka, polisi juga menyita berbagai barang bukti, antara lain 20 unit kendaraan roda empat, 20 pasang pelat nomor, 18.120 lembar STNK dan SKPD kedaluwarsa, 92 buku BPKB kedaluwarsa, lima unit laptop, tiga unit printer, 135 stiker hologram STNK, 39 cap stempel, serta berbagai perlengkapan lain seperti lampu UV, cairan penghapus tinta, hingga buku tabungan dan kartu ATM dari sejumlah bank.

Kapolda menjelaskan, modus operandi para tersangka adalah membeli kendaraan yang kreditnya macet, kemudian menjualnya melalui media sosial. Untuk meyakinkan pembeli, mereka menerbitkan BPKB, STNK, dan notice pajak palsu.

Dari praktik tersebut, para pelaku disebut meraup keuntungan hingga Rp100 juta per bulan. Rinciannya, pembuatan notice pajak palsu menghasilkan sekitar Rp20,8 juta per bulan dan STNK palsu sekitar Rp12 juta per bulan. Untuk setiap dokumen, tersangka mematok biaya Rp800 ribu untuk pajak dan Rp4 juta untuk BPKB palsu.

Direktur Reskrimum Polda Kalsel, Frido Situmorang, menjelaskan pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat yang menemukan adanya pemalsuan STNK dan BPKB saat melakukan pembayaran pajak, di mana data kendaraan diketahui telah terblokir.

“Berdasarkan laporan tersebut, kami melakukan penyelidikan dan mengamankan tersangka pertama di Banjarmasin. Dari pengembangan, tersangka lain ditangkap di wilayah Blora, Jawa Tengah,” jelas Frido.

Diketahui, jaringan ini telah beroperasi sejak 2017 dengan wilayah operasi mencakup Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, dan Kalimantan Selatan.

Polda Kalsel menegaskan akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain serta menelusuri aliran dana hasil kejahatan tersebut.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Guru PAI SD Tak Fasih Baca Al-Qur’an, Ke Mana Arah Pendidikan Agama?

    Ketika Guru PAI SD Tak Fasih Baca Al-Qur’an, Ke Mana Arah Pendidikan Agama?

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Turmuji Jafar
    • visibility 594
    • 0Komentar

    Oleh: Turmuji Jafar, Mahasiswa Pascasarjana UAC Mojokerto Mengawali tahun baru kita di suguhi dengan catatan merah oleh Kementerian Agama (Kemenang) dari hasil asesmen Pendidikan Agama Islam (PAI) akhir tahun 2025, menunjukkan data sebanyak 58,26 persen guru agama Islam tingkatan sekolah dasar (SD) di Indonesia belum fasih dalam membaca Al-Qur’an. Temuan ini berdasarkan asesmen terhadap 160.143 […]

  • Mahasiswa KKN Unhas Angkatan 116 Gelar Penanaman Mangrove di Desa Pajukukang

    Mahasiswa KKN Unhas Angkatan 116 Gelar Penanaman Mangrove di Desa Pajukukang

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 112
    • 0Komentar

    NULONDALO.COM–MAROS–Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja Penanaman Mangrove di kawasan pesisir Desa Pajukukang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sabtu (1/8). Kegiatan ini merupakan bentuk aksi nyata mahasiswa dalam mendukung pelestarian ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kawasan mangrove. Penanaman dilaksanakan melalui sinergi dengan […]

  • Peneliti Internasional Teliti Sampah Plastik di Gorontalo

    Peneliti Internasional Teliti Sampah Plastik di Gorontalo

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Tim riset Internasional Partnership for Australia–Indonesia Research (PAIR) Sulawesi khususnya grup peneliti Net Zero 2.5 sukses menggelar diskusi kelompok terpumpun bertajuk “Pengelolaan Sampah Plastik Sekali Pakai di Fasilitas Pelayanan Kesehatan”  di aula Prof. Abdul Sammadkadir, Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Kegiatan ini merupakan bagian dari riset kolaboratif Indonesia–Australia yang difasilitasi oleh Australia–Indonesia Centre (AIC). Melalui forum […]

  • Gus Yahya dan Ikhtiar Menguatkan Khidmah Keagamaan NU

    Gus Yahya dan Ikhtiar Menguatkan Khidmah Keagamaan NU

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    NULONDALO.COM – Satu periode membersamai KH Yahya Cholil Staquf dalam kepengurusan PBNU 2022–2026 memberikan banyak pengalaman dan pelajaran bagi saya. Tentu setiap masa kepemimpinan memiliki dinamika, tantangan, kekurangan, sekaligus capaian yang kelak akan dinilai secara lebih jernih oleh sejarah. Namun, ada satu hal yang sejak awal saya tangkap dari Gus Yahya: kesadarannya bahwa Nahdlatul Ulama […]

  • Belum Genap 100 Hari Bekerja, Adhan Dambea dan Indra Gobel di Demo Kasus Korupsi

    Belum Genap 100 Hari Bekerja, Adhan Dambea dan Indra Gobel di Demo Kasus Korupsi

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Terkait penanganan sejumlah kasus korupsi di Kota Gorontalo yang dinilai lamban, ratusan massa aksi seruduk Kantor Wali Kota Gorontalo, pada Senin (17/3/2025). Pemerintahan Wali Kota Adhan Dambea dan Wakil Wali Kota Indra Gobel diminta untuk tidak tinggal diam dalam penanganan kasus korupsi di Kota Gorontalo yang telah merugikan negara ratusan rupiah. Meski sibuk dalam penanganan […]

  • HUT-77, Garuda Online Travel Fair Tawarkan Diskon Tiket

    HUT-77, Garuda Online Travel Fair Tawarkan Diskon Tiket

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Moloneo Az
    • visibility 266
    • 0Komentar

    NULONDALO.COM, Gorontalo – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia menggandeng Bank Mandiri sebagai bank partner kembali menggelar Garuda Indonesia Online Travel Fair (GOTF) pertama di tahun 2026 dengan menghadirkan 140 ribu kursi untuk penerbangan domestik dan internasional diskon hingga 65%. Ajang penjualan tiket harga terbaik berbasis digital tersebut dapat diakses oleh masyarakat  mulai 29 Januari s.d […]

expand_less