Breaking News
light_mode
Trending Tags

Setelah Khamenei Wafat, Nama Hassan Rouhani Kembali Menguat dalam Politik Iran

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • visibility 188
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Kematian Ali Khamenei memicu dinamika baru dalam politik Iran. Di tengah spekulasi mengenai siapa yang akan menjadi pemimpin tertinggi berikutnya, nama Hassan Rouhani kembali mencuat dan mulai diperbincangkan di kalangan elite politik maupun pengamat internasional.

Rouhani dikenal sebagai salah satu tokoh moderat dalam struktur Republik Islam Iran. Ia pernah menjabat sebagai Presiden Iran selama dua periode, dari 2013 hingga 2021, dan dikenal luas karena pendekatan diplomatiknya dalam menghadapi tekanan internasional terhadap program nuklir Iran.

Kembalinya nama Rouhani dalam pembicaraan mengenai suksesi kepemimpinan Iran tidak lepas dari rekam jejak panjangnya di jantung kekuasaan negara tersebut. Selain pernah menjadi presiden, ia juga lama menjabat sebagai sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran dan menjadi anggota Assembly of Experts—lembaga yang memiliki kewenangan memilih pemimpin tertinggi Iran.

Selama masa kepresidenannya, Rouhani berperan penting dalam tercapainya kesepakatan nuklir Iran dengan negara-negara besar dunia pada 2015. Perjanjian yang dikenal sebagai Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) itu membatasi program nuklir Iran dengan imbalan pencabutan sebagian sanksi internasional.

Kesepakatan tersebut sempat dipandang sebagai terobosan diplomatik besar bagi Iran, meskipun kemudian menghadapi berbagai tantangan setelah Donald Trump menarik Amerika Serikat keluar dari perjanjian itu pada 2018.

Meski memiliki reputasi internasional yang kuat, posisi Rouhani di dalam negeri tidak selalu stabil. Pada akhir masa jabatannya, ia menghadapi kritik dari kelompok garis keras yang menilai pendekatannya terlalu lunak terhadap Barat.

Setelah meninggalkan kursi presiden pada 2021, pengaruh politik Rouhani sempat meredup. Ia bahkan didiskualifikasi dari pencalonan anggota Assembly of Experts pada 2024 oleh lembaga pengawas pemilu Iran, langkah yang dianggap sebagai upaya membatasi ruang politik kelompok moderat.

Namun wafatnya Khamenei mengubah lanskap politik secara drastis. Proses suksesi kini berada di tangan Assembly of Experts yang bertugas memilih pemimpin tertinggi baru bagi Republik Islam Iran.

Di tengah situasi geopolitik yang tegang dan konflik regional yang terus meningkat, sebagian pengamat menilai Iran mungkin membutuhkan figur yang memiliki pengalaman diplomasi luas serta jaringan kuat di dalam sistem politik.

Dalam konteks itulah nama Rouhani kembali muncul. Dengan pengalaman panjang di pemerintahan serta citra sebagai ulama yang pragmatis, ia dipandang oleh sebagian kalangan sebagai salah satu figur yang berpotensi menjembatani kepentingan kelompok moderat dan konservatif dalam politik Iran.

Meski demikian, peluang Rouhani untuk benar-benar menjadi pemimpin tertinggi masih bergantung pada dinamika internal elite Iran. Banyak pengamat menilai kandidat dari kalangan konservatif atau figur yang lebih dekat dengan struktur keamanan negara masih memiliki peluang lebih besar.

Proses suksesi ini diperkirakan akan menjadi salah satu momen paling menentukan dalam sejarah politik Republik Islam Iran sejak revolusi 1979. Nama Rouhani mungkin bukan satu-satunya yang muncul, tetapi kemunculannya kembali menandakan bahwa persaingan menuju kursi pemimpin tertinggi Iran masih terbuka.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMII Maros Minta Polisi Tak Tutup Mata atas Kekerasan di Malam Tahun Baru

    PMII Maros Minta Polisi Tak Tutup Mata atas Kekerasan di Malam Tahun Baru

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Maros menyatakan keprihatinan serius atas peristiwa pengeroyokan yang dialami Muhammad Akbar (Korban), seorang warga Kabupaten Maros, di kawasan Pantai Tak Berombak (PTB) pada malam pergantian tahun, 31 Desember 2025. Insiden tersebut tidak hanya menyebabkan korban mengalami luka fisik, tetapi juga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat serta […]

  • BSG Dukung Skema Pembiayaan Melawan Rentenir, Tutup Rangkaian PES PWNU Gorontalo 2025

    BSG Dukung Skema Pembiayaan Melawan Rentenir, Tutup Rangkaian PES PWNU Gorontalo 2025

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Rangkaian kegiatan Pekan Ekonomi Syariah (PES) 2025 yang digelar oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo resmi ditutup dengan seminar bertema “Skema Pembiayaan Melawan Rentenir”, Kamis (30/10/2025). Acara yang berlangsung di pelataran Kantor PWNU Gorontalo ini menjadi penutup dari seluruh rangkaian kegiatan PES yang telah diselenggarakan sejak 28 Oktober 2025. Seminar tersebut menghadirkan narasumber dari […]

  • Forum 17-an GUSDURian Polman Bahas Stoikisme dan Polemik Tarian Yahudi

    Forum 17-an GUSDURian Polman Bahas Stoikisme dan Polemik Tarian Yahudi

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti pelataran rumah Imam Masjid Agung Syuhada, Annangguru Sayyid Ahmad Fadl Almahdaly, pada Senin malam, 28 April 2025. Malam itu, puluhan aktivis dari berbagai latar belakang berkumpul dalam Forum 17-an, sebuah diskusi lintas komunitas yang digagas oleh Komunitas GUSDURian Polman dan jejaringnya, termasuk Lembaga Inspirasi dan Advokasi Rakyat (LIAR) Sulbar, […]

  • Skandal Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di PC PMII Ambon 

    Skandal Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di PC PMII Ambon 

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Oleh: Budiman Salamun – (Kader PMII Cabang Ambon) Pelantikan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Ambon menjadi problem mendasar yang membentuk “frame” buruk terhadap citra organisasi, mengapa demikian! karena Pelantikan PC PMII Ambon didasari oleh pengungkungan AD/ART PMII atau dengan kata lain, Pelantikan PC PMII AMBON merupakan hasil pemerkosaan Konstitusi dan Peraturan organisasi. […]

  • Japesda Kecam Kriminalisasi Warga Popayato, Desak PT IGL Realisasikan Plasma 20 Persen

    Japesda Kecam Kriminalisasi Warga Popayato, Desak PT IGL Realisasikan Plasma 20 Persen

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Jaring Advokasi Sumberdaya Alam (Japesda) Gorontalo menyatakan sikap tegas atas konflik agraria yang terjadi di Kecamatan Popayato dan Popayato Barat, Kabupaten Pohuwato. Dalam pernyataan resminya tertanggal 23 Mei 2026, Japesda mengecam tindakan kriminalisasi terhadap warga yang memperjuangkan hak plasma 20 persen dari perusahaan perkebunan PT Inti Global Laksana (IGL). Konflik tersebut mencuat setelah […]

  • Tak Biasa, Gorontalo Gelar Lomba Toilet Terbersih Tiap Bulan

    Tak Biasa, Gorontalo Gelar Lomba Toilet Terbersih Tiap Bulan

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 207
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Kota Gorontalo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menghadirkan inovasi unik dalam membangun budaya bersih di lingkungan sekolah, yakni melalui lomba “toilet terbersih” yang digelar setiap bulan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Gorontalo, Husin Ali, menjelaskan bahwa program ini tidak sekadar menilai kebersihan fisik, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter […]

expand_less