Breaking News
light_mode
Trending Tags

Setelah Khamenei Wafat, Nama Hassan Rouhani Kembali Menguat dalam Politik Iran

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 74
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Kematian Ali Khamenei memicu dinamika baru dalam politik Iran. Di tengah spekulasi mengenai siapa yang akan menjadi pemimpin tertinggi berikutnya, nama Hassan Rouhani kembali mencuat dan mulai diperbincangkan di kalangan elite politik maupun pengamat internasional.

Rouhani dikenal sebagai salah satu tokoh moderat dalam struktur Republik Islam Iran. Ia pernah menjabat sebagai Presiden Iran selama dua periode, dari 2013 hingga 2021, dan dikenal luas karena pendekatan diplomatiknya dalam menghadapi tekanan internasional terhadap program nuklir Iran.

Kembalinya nama Rouhani dalam pembicaraan mengenai suksesi kepemimpinan Iran tidak lepas dari rekam jejak panjangnya di jantung kekuasaan negara tersebut. Selain pernah menjadi presiden, ia juga lama menjabat sebagai sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran dan menjadi anggota Assembly of Experts—lembaga yang memiliki kewenangan memilih pemimpin tertinggi Iran.

Selama masa kepresidenannya, Rouhani berperan penting dalam tercapainya kesepakatan nuklir Iran dengan negara-negara besar dunia pada 2015. Perjanjian yang dikenal sebagai Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) itu membatasi program nuklir Iran dengan imbalan pencabutan sebagian sanksi internasional.

Kesepakatan tersebut sempat dipandang sebagai terobosan diplomatik besar bagi Iran, meskipun kemudian menghadapi berbagai tantangan setelah Donald Trump menarik Amerika Serikat keluar dari perjanjian itu pada 2018.

Meski memiliki reputasi internasional yang kuat, posisi Rouhani di dalam negeri tidak selalu stabil. Pada akhir masa jabatannya, ia menghadapi kritik dari kelompok garis keras yang menilai pendekatannya terlalu lunak terhadap Barat.

Setelah meninggalkan kursi presiden pada 2021, pengaruh politik Rouhani sempat meredup. Ia bahkan didiskualifikasi dari pencalonan anggota Assembly of Experts pada 2024 oleh lembaga pengawas pemilu Iran, langkah yang dianggap sebagai upaya membatasi ruang politik kelompok moderat.

Namun wafatnya Khamenei mengubah lanskap politik secara drastis. Proses suksesi kini berada di tangan Assembly of Experts yang bertugas memilih pemimpin tertinggi baru bagi Republik Islam Iran.

Di tengah situasi geopolitik yang tegang dan konflik regional yang terus meningkat, sebagian pengamat menilai Iran mungkin membutuhkan figur yang memiliki pengalaman diplomasi luas serta jaringan kuat di dalam sistem politik.

Dalam konteks itulah nama Rouhani kembali muncul. Dengan pengalaman panjang di pemerintahan serta citra sebagai ulama yang pragmatis, ia dipandang oleh sebagian kalangan sebagai salah satu figur yang berpotensi menjembatani kepentingan kelompok moderat dan konservatif dalam politik Iran.

Meski demikian, peluang Rouhani untuk benar-benar menjadi pemimpin tertinggi masih bergantung pada dinamika internal elite Iran. Banyak pengamat menilai kandidat dari kalangan konservatif atau figur yang lebih dekat dengan struktur keamanan negara masih memiliki peluang lebih besar.

Proses suksesi ini diperkirakan akan menjadi salah satu momen paling menentukan dalam sejarah politik Republik Islam Iran sejak revolusi 1979. Nama Rouhani mungkin bukan satu-satunya yang muncul, tetapi kemunculannya kembali menandakan bahwa persaingan menuju kursi pemimpin tertinggi Iran masih terbuka.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Jelaskan Penurunan Kuota Bansos Akibat Efisiensi

    Pemerintah Jelaskan Penurunan Kuota Bansos Akibat Efisiensi

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menjelaskan bahwa kuota penerima Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G) pada tahun 2025 mengalami penyesuaian signifikan. Kebijakan ini diambil sebagai imbas dari efisiensi anggaran yang harus diterapkan oleh seluruh pemerintah daerah, termasuk di Provinsi Gorontalo. Hal ini disampaikan Wagub Idah saat menyerahkan bantuan BLP3G di dua kecamatan […]

  • Bulan Mei Transportasi Angkutan Udara Gorontalo Lesu

    Bulan Mei Transportasi Angkutan Udara Gorontalo Lesu

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Jumlah pesawat yang berangkat dari Bandara Djalaluddin dan Bandara Panua Pohuwato pada Mei 2025 sebanyak 163 penerbangan atau menurun 9,94 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebanyak 181 penerbangan. Jumlah pesawat yang datang di kedua bandara tersebut pada Mei 2025 sebanyak 163 penerbangan, atau menurun 9,94 persen dibanding pada April 2025 yang tercatat sebanyak […]

  • Penerapan Prinsip Pembangunan Hijau dalam Kebijakan Pangan dan Energi Nasional

    Penerapan Prinsip Pembangunan Hijau dalam Kebijakan Pangan dan Energi Nasional

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Pemerintahan Presiden Prabowo telah menetapkan Misi lima tahun pembangunan dalam masa pemerintahannya yang dikenal dengan Asta Cita. Berlandaskan pada Prinsip Ekonomi Pancasila, Asta Cita menempatkan ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia sebagai pilar utama pembangunan berlandaskan religiositas kehidupan berbangsa dan persatuan nasional yang kuat. Cita kedua adalah memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong […]

  • Penumpang Berangkat Melalui Angkutan Laut Gorontalo Capai 3714 Orang

    Penumpang Berangkat Melalui Angkutan Laut Gorontalo Capai 3714 Orang

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Jumlah penumpang angkutan laut yang berangkat pada Mei 2025 di Provinsi Gorontalo sebanyak 3.714 orang atau menurun 36,88 persen dibandingkan dengan keadaan pada April 2025 yang tercatat sebanyak 5.884 orang. Sementara jumlah penumpang angkutan laut yang datang pada Mei 2025 sebanyak 3.036 orang, menurun 60,47 persen dibanding April 2025 yang sejumlah 7.680 orang. Jumlah barang […]

  • Ustadz “Tuhan Kecil”?

    Ustadz “Tuhan Kecil”?

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Asrul G.H. Lasapa
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Jika ada pertanyaan sebagaimana judul tulisan ini, maka jawabanya bukan. Ustadz bukan “Tuhan Kecil”. Tuhan yang sesungguhnya adalah dzat Yang Maha Besar dan tidak ada yang melebihi kebesaran-Nya. Kemahabesaran Tuhan ini dibarengi dengan kekuasaan-Nya yang tidak terbatas termasuk kekuasaan untuk “menghukumi” segala sesuatu. Namun harus dipahami bahwa penghukuman Tuhan kepada segala sesuatu yang termaktub dalam […]

  • Antara Tadarus dan Transferan

    Antara Tadarus dan Transferan

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu menghadirkan dua hal yang paling ditunggu umat beriman Indonesia: pahala berlipat dan THR berlipat harap. Di satu sisi, kita khusyuk membaca ayat-ayat suci, di sisi lain kita khusyuk membuka aplikasi mobile banking. Antara doa dan dompet, antara tadarus dan transferan di situlah drama “THR vs Taqwa” dimulai. THR, atau Tunjangan Hari Raya, secara […]

expand_less