Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Yang Luput dari yang Luput: Respon Atas Tulisan Arief Abas

  • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • visibility 731
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam tulisan arif yang sangat panjang yang berjudul “Yang Barangkali Luput dalam Perbincangan Soal Sadakah”, ada 3 hal yang dianggap Arief luput dalam beberapa tulisan Momy Hunowu, dan saya sebelumnya sebagai berikut:

Dalam perdebatan soal sadaka beberapa hari belakangan, Arief menggarisbawahi beberapa hal yang barangkali luput dibaca. Meskipun orang-orang bilang “seikhlasnya”, praktik ini terlembaga, beratasnamakan adat dan Islam Gorontalo. Memori kolektif orang-orang Gorontalo mengingatnya dalam-dalam. Tapi, ada konsekuensi: ia mengabaikan kondisi sosial-ekonomi warga yang rentan.

Kedua, praktik ini berpotensi membelah hubungan sosial antarwarga sebab, tak ada ukuran dari kata “seikhlasnya”. Jika si A tidak mengundang pembesar karena tidak mampu, maka ia berpotensi dilabeli “hajatannya tidak sesuai dengan adat” atau “sudah semiskin apa sampai dia tidak bisa mengeluarkan uang?”.

Ketiga, praktik ini menciptakan heroisme di kalangan pembesar dan pemangku adat karena secara eksplisit sadaka adalah bentuk penghormatan kepada mereka. Sehingga, jika tidak dilakukan, maka akan kembali pada premis “tidak sesuai dengan adat” atau “tidak berkah”.

Di sisi yang lain, problem sadaka yang memberatkan ini tidak bukan barang baru. Setiap tahun ada keluhan. Intinya sama: memberatkan. Tapi apakah merekonfigurasi adat akan menyelesaikan persoalan? Arief pikir tidak juga. Tidak sesederhana itu.

Tulisan Arief Abas memberikan kritik sosiologis yang tajam terhadap “sisi gelap” institusionalisasi adat, namun sebagai sebuah argumen diskursif, terdapat beberapa celah metodologis dan perspektif yang bisa dikritisi guna memperkaya debat mengenai sadakah di Gorontalo. Adalah beberapa poin kritik terhadap kelemahan atau keterbatasan argumen dalam tulisan Arief. Tulisan Arief Abas kuat dalam menangkap keresahan sosial, namun lemah dalam memberikan landasan empiris yang sistematis dan cenderung terjebak pada dikotomi biner antara “adat” dan “kondisi ekonomi” tanpa menawarkan sintesis solusi yang konkret.

  • Penulis: Dr. Samsi Pomalingo, MA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bappeda Gorontalo Gelar Kajian Dampak Sistem Usaha Tani Konservasi Jagung di Lahan Miring

    Bappeda Gorontalo Gelar Kajian Dampak Sistem Usaha Tani Konservasi Jagung di Lahan Miring

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo Wahyudin A. Katili membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Kajian dan Dampak Sistem Usaha Tani Konservasi Jagung di Lahan Miring”, Selasa (4/11/2025). Kegiatan ini menghadirkan sejumlah peneliti, di antaranya Zulham Sirajudin, Ph.D, Ferdiansyah Hasan, SP, M.Si, Ivana Butolo, SE, MP, serta Gema Putra Baculu, ST, M.PA. Turut diundang pula Staf […]

  • Membagun Peradaban Islam yang tak Islami

    Membagun Peradaban Islam yang tak Islami

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2019
    • account_circle Aljunaid Bakari
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Kota Gorontalo sebagai ibu kota provinsi merupakan kota yang terus berkembang. Perkembangannya terbilang cukup masif, terutama sejak resmi memisahkan diri dari Provinsi Sulawesi Utara pada tahun 2002. Sebagaimana kota-kota berkembang pada umumnya, arah pengembangan Kota Gorontalo sangat dipengaruhi oleh sense of place—sebuah imaji kolektif yang menjadi inspirasi pembangunan wilayah. Di banyak kota di Indonesia, sense […]

  • Ayam Masih Mendominasi Populasi Ternak di Indonesia, Tembus 3,92 Miliar Ekor

    Ayam Masih Mendominasi Populasi Ternak di Indonesia, Tembus 3,92 Miliar Ekor

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 308
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Indonesia tercatat memiliki populasi hewan ternak yang sangat besar pada 2025. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan ayam menjadi jenis ternak yang paling mendominasi dengan jumlah mencapai 3,92 miliar ekor. Berdasarkan publikasi yang dirilis melalui platform IndonesiaBaik.id, populasi ayam tersebut mencakup ayam bukan ras (buras) atau ayam kampung, ayam ras pedaging, […]

  • Polda Jabar Bongkar Produksi Mie Basah Berformalin di Garut, Satu Tersangka Diamankan

    Polda Jabar Bongkar Produksi Mie Basah Berformalin di Garut, Satu Tersangka Diamankan

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 232
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat membongkar praktik produksi mie basah yang mengandung bahan tambahan pangan berbahaya di Kabupaten Garut. Seorang pria berinisial WK ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Hendra Rochmawan, mengatakan pengungkapan berawal dari Laporan Polisi Nomor: LP/A/14/II/2026/SPKT.DITRESKRIMSUS/POLDA JABAR tertanggal 13 Februari 2026. “Pengungkapan […]

  • Gubernur Gorontalo Sambut Hangat Kedatangan Jemaah Haji Kloter 28

    Gubernur Gorontalo Sambut Hangat Kedatangan Jemaah Haji Kloter 28

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyambut kepulangan Jemaah Haji Kloter 28 UPG asal Kota Gorontalo yang tiba Selasa, (2/7/2025). Jemaah kembali dengan jumlah utuh 393 orang dan disambut di Asrama Haji. “Alhamdulillah, berangkat 393 dan kembali juga 393. Artinya, dua kemungkinan yang biasa terjadi namun tidak terjadi di kloter ini, tidak ada yang wafat di Tanah […]

  • Pertemuan 3 Jam Prabowo dan Anwar Ibrahim di Istana Merdeka, Bahas Isu Global dan Persahabatan

    Pertemuan 3 Jam Prabowo dan Anwar Ibrahim di Istana Merdeka, Bahas Isu Global dan Persahabatan

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 412
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan sahabat lamanya yang juga Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, di Istana Merdeka pada Jumat, 27 Maret 2026. Pertemuan tersebut berlangsung selama kurang lebih tiga jam dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa pertemuan itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi Lebaran, tetapi juga […]

expand_less