Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Konsep 4A Kunci Pengembangan Pariwisata Gorontalo  

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • visibility 178
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Empat ruang unsur kunci pengembangan pariwisata Provinsi Gorntalo dibedah sejumlah peneliti, praktisi dan awak media di halaman Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapppeda) Provinsi Gorontalo.

Keempat ruang elemen kunci ini adalah ruang atraksi, ruang aksesibilitas, ruang amenitas, dan ruang ansilari. Empat komponen kunci dalam pengembangan pariwisata ini dikenal sebagai konsep 4A.

Komponen ini meliputi atraksi adalah daya tarik utama wisata, aksesibilitas adalah kemudahan mencapai destinasi, amenitas adalah fasilitas penunjang seperti akomodasi dan restoran, sementara ansilari adalah pelayanan tambahan yang diberikan oleh pengelola, seperti informasi dan keamanan.

“Nilai tertinggi di ruang atraksi meliputi variasi lansekap, fenomena alam, daya tarik yang dapat disaksikan (what to see), aktivitas wisata yang dapat dilakukan (what to do), produk yang dapat dibeli (what to buy),” kata M Fakhri Jamaluddin peneliti yang juga ahli perencanaan wilayah di depan para pemangku kepentingan pada diskusi kepariwisataan di halaman Bapppeda Provinsi Gorontalo, Jumat (18/10/2025).

Skor ini meliputi nilai untuk keunikan dan daya tarik wisata karakteristik khusus destinasi yang membedakannya dari destinasi lain.

Pada ruang aksesibilitas, skor tertinggi mengarah pada kondisi jalan dan aksesibilitas. Kondisi fisik jalan menuju dan dalam area destinasi, kemudahan akses transportasi. Nilai ini dicapai karena faktor kualitas permukaan jalan, lebar jalan dan kapasitas, dan konektivitas dengan jalan utama.

Di ruang amenitas, pengelolaan sampah dan kebersihan, serta sistem pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan kebersihan destinasi menjadi faktor tertinggi pengembangan pariwisata.

Infrastruktur teknologi, aplikasi dan platform digital, data analytics dan monitoring pada ruang ansilari sangat menentukan. Untuk itu dibutuhkan dukungan teknologi dan digitalisasi, pemanfaatan teknologi dalam promosi dan layanan wisata.

Dari diskusi yang dipandu Tity I Datau Kepala Bidang Riset dan Inovasi, paneliti M Fakhri Jamaluddin  yang didamping Mahyudin Humalanggi menarik simpulan sementara hasil pengolahan riset ini, antara lain prioritas awal harus diarahkan pada penguatan ruang ansilari, khususnya titik-titik pusat informasi aktif baik di koridor maupun destinasi, dan juga digitalisasi ekosistem pemesanan. Ruang ini berperan sebagai penguat operasional bagi atraksi, amenitas, dan aksesibilitas. Intervensi tidak hanya butuh yang cepat, tapi harus tepat.

Selain itu basis pemilihan destinasi unggulan masih menggunakan aspek fungsi ruang pariwisata secara umum yaitu fenomena alam, daya tarik yang dapat disaksikan (what to see), aktivitas wisata yang dapat dilakukan (what to do), partisipasi masyarakat lokal, dan kegiatan rekreatif.

“Pengembangan destinasi unggulan atau prioritas perlu mengedepankan prinsip pariwisata berkelanjutan, keseimbangan tiga pilar melalui empat ruang. jadi no one left behind,” ujar Fakhri..

Kepala Bapppeda Provinsi Wahyuddin Athar Katili menyambut baik kegiatan ini. Ia berharap menjadi sarana sharing knowledge dan evidence-based dialogue yang memperkuat kolaborasi antar OPD, akademisi, media, dan masyarakat.

“Tema kali ini adalah dari data ke cerita: bersama kita bangun Gorontalo,” kata Wahyuddin Katili.

Dunia pariwisata dalam strategi pembangunan Provinsi Gorontalo menempati posisi yang penting pada kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail dan Wagub Idah Syahidah Rusli Habibie. Sektor ini menjadi andalan selain pertanian, karena letak posisi Gorontalo yang berada di wilayah antara destinasi wisata Manado dan destinasi wisata Togean. Pergerakan wisatawan, terutama yang nasional dan mancanegara diharapkan mampu meningkatkan kontribusinya pada pembangunan daerah.

Lead SKALA Gorontalo Ahmar Djalil dalam diskusi ini mengingatkan pentingnya membangun infrastruktur bagi penyandang disabilitas. Ia mengingatkan bahwa pariwisata Gorontalo bersifat inklusif.

Diskusi ini dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo Aryanto Husain, Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), sejumlah awak media, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), fungsional perencana ahli madya/muda Bapppeda Provinsi Gorontalo, fungsional peneliti ahli muda Bidang Riset dan Inovasi Bapppeda, Enumerator dan undangan lainnya. (mcgorontaloprov)

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siapa Mengototkan Tambang Ormas? Yeni Wahid Sebut Peran Menteri

    Siapa Mengototkan Tambang Ormas? Yeni Wahid Sebut Peran Menteri

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 244
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Polemik izin pengelolaan tambang bagi organisasi kemasyarakatan keagamaan kembali memanas. Kali ini datang dari pernyataan terbuka Zanuba Arifah Chafso Wahid atau Yeni Wahid, putri Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid. Di hadapan ribuan jamaah Haul Gus Dur di Pesantren Tebuireng, Jombang, Yeni mengungkap adanya peran seorang menteri yang disebut paling ngotot mendorong pemberian konsesi […]

  • Piutang Langit

    Piutang Langit

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu menghadirkan fenomena menarik dalam dunia akuntansi rumah tangga. Tiba-tiba grafik sedekah naik, kurva infak menanjak, dan neraca keikhlasan ikut-ikutan surplus. Di sisi lain, daftar belanja takjil dan THR juga ikut meledak. Inilah bulan ketika manusia rajin “mengirim proposal” ke langit. Sebagai akademisi akuntansi, saya sering bercanda kepada mahasiswa: “Kalau di dunia ada piutang […]

  • Auditor Langit

    Auditor Langit

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak
    • visibility 467
    • 0Komentar

    Di dunia akuntansi, kita mengenal auditor sebagai pihak yang datang dengan wajah serius, membawa kertas kerja tebal, dan sering membuat manajemen perusahaan tiba-tiba rajin merapikan laporan keuangan. Ada yang bercanda, kalau auditor datang ke kantor, suasana langsung seperti menjelang sidang skripsi: semua mendadak disiplin, file diberi label rapi, dan yang biasanya santai mendadak terlihat sibuk […]

  • Arus Mudik Leberan Berjalan Lancar, DPP GENINUSA Berikan Apresiasi Menteri Perhubungan dan Polri

    Arus Mudik Leberan Berjalan Lancar, DPP GENINUSA Berikan Apresiasi Menteri Perhubungan dan Polri

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Lancarnya arus mudik lebaran tahun 2025, mendapat respon dari Zikal Okta Syahtria, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Gerakan SantriPreuner Nusantara (DPP GENINUSA). Ketum DPP GENINUSA memberikan apresiasi kepada pemerintah lewat kementerian perhubungan dan kepolisian republik indonesia yang telah memberikan keamanan dan pelayanan kepada masyarakat, sehingga arus mudik lebaran di tahun 2025 dapat berjalan dengan lancar. […]

  • Warga Paguyaman dan Paguyaman Pantai Juga Dapat Bantuan

    Warga Paguyaman dan Paguyaman Pantai Juga Dapat Bantuan

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G) juga telah dinikmati warga Kecamatan Paguyaman dan Paguyaman Pantai, Kabupaten Boalemo. Penyaluran bantuan ini dilakukan oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah. Idah Syahidah menjelaskan kuota penerima BLP3G di tahun ini mengalami penyesuaian signifikan. Hal ini imbas dari efisiensi anggaran seluruh pemerintah daerah termasuk Provinsi Gorontalo. “Kalu tahun-tahun sebelumnya penerima bantuan […]

  • Menulis Ulang Sejarah; Pentingkah?

    Menulis Ulang Sejarah; Pentingkah?

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 173
    • 0Komentar

    (catatan reflektif untuk gagasan penulisan ulang sejarah Indonesia) Sejarah, pada hakikatnya, tidak pernah beku. Ia adalah aliran waktu yang terus bergerak, terus diinterpretasi ulang. Gagasan untuk menulis ulang sejarah, dalam kondisi tertentu, bukanlah hal yang tabu—bahkan sebaliknya, bisa menjadi langkah penting untuk menyembuhkan luka kolektif, membetulkan narasi yang timpang, dan membuka ruang bagi suara-suara yang […]

expand_less