Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Menata Langkah Baru; Visi Inklusif GUSDURian Makassar

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
  • visibility 171
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di tengah sejuknya udara pegunungan Malino, para penggerak Komunitas GUSDURian (KGD) Makassar berkumpul dalam sebuah pertemuan bernama komunitas meting yang berlangsung pada 2-4 Mei 2025. Villa Vinus Malino dua yang menjadi tempat pertemuan itu seolah menjadi saksi bisu lahirnya sebuah visi baru yang lebih inklusif dan menjanjikan bagi keberlanjutan komunitas.

Visi tersebut berbunyi, “GUSDURian Makassar menjadi rumah bersama bagi semua kalangan yang berkomitmen pada gerakan kemanusiaan, keadilan, dan perdamaian.” Kalimat yang seklaigus menjadi vis baru KGD Makassar itu, tentu saja bukan sekadar kata-kata, melainkan hasil dari perenungan dan diskusi panjang yang dilakukan oleh para penggerak inti KGD Makassar.

Dengan semangat yang menggebu, mereka merumuskan visi tersebut sebagai respons terhadap tantangan internal yang dihadapi oleh komunitas GUSDURian Makassar, terutama terkait keberagaman yang belum sepenuhnya terwujud di tingkat penggerak inti.

Salah satu tantangan utama yang muncul dalam pertemuan tahunan itu, adalah penggerak KGD Makassar masih didominasi oleh satu agama, sementara semangat GUSDURian sendiri menekankan pentingnya keberagaman dan keterbukaan bagi siapa saja yang ingin terlibat memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan perdamaian.

Meskipun di tingkat dewan pembina, keberagaman telah terlihat, dengan kehadiran Pdt. Adrie Massi, Ketua PGIW Sulselbartra sebagai salah satu dewan pembina, namun hal itu tidak terlihat di jajaran penggerak inti komunitas.

Lebih dari sekadar merumuskan visi, pertemuan komunitas ini juga menghasilkan tiga isu prioritas yang akan menjadi fokus gerakan KGD Makassar ke depan. Isu pertama adalah keadilan ekologi, yang berangkat dari semakin kompleksnya persoalan pengelolaan sampah di Makassar, mulai dari sampah rumah tangga hingga limbah pabrik dan rumah sakit. Kurangnya literasi tentang sampah, minimnya kawasan hijau, pembangunan yang mengabaikan dampak lingkungan, serta kesulitan akses air bersih menjadi tantangan yang perlu segera ditangani.

Isu kedua adalah pendidikan yang berkualitas dan membebaskan. Isu ini didorong oleh berbagai fenomena yang terjadi di Makassar, seperti kasus intoleransi, kekerasan seksual, bullying, serta angka putus sekolah yang tinggi di kawasan pesisir. Infrastruktur pendidikan yang belum merata, rendahnya kesejahteraan guru, serta minimnya komitmen terhadap inklusivitas menjadi faktor-faktor yang perlu mendapat perhatian lebih.

Terakhir, KGD Makassar juga akan berfokus pada peningkatan kualitas demokrasi, mengingat semakin tingginya kasus korupsi, kolusi, dan nepotisme yang menghambat partisipasi masyarakat dalam pengambilan kebijakan. Kebebasan berpendapat, serta tindakan represif aparat juga menjadi kekhawatiran yang tidak bisa diabaikan.

Meski tantangan besar telah menanti, semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang terlihat di kalangan penggerak inti KGD Makassar menjadi modal utama yang membuat visi ini tampak tidak sekadar menjadi wacana. Dalam pertemuan itu, Suaib Prawono, Korwil GUSDURian Sulampapua, dengan penuh keyakinan menyatakan, semangat, humoris dan kesepahaman yang terjalin antar penggerak inti adalah modal utama dalam membangun komunitas.

“Bagi saya, ini adalah modal luar biasa yang tidak semua komunitas memilikinya,” ujar Suaib, yang juga menjadi fasilitator kegiatan ini.

Sementara itu, Fathur Rahman Marzuki, Koordinator GUSDURIan Makassar saat ditemui usai pelaksanaan komunitas meeting mengatakan, pertemuan ini bukan sekadar ajang diskusi, tetapi juga langkah awal untuk memperkuat pemahaman akan nilai-nilai gerakan. Ia berharap agar kegiatan seperti ini semakin digiatkan, karena terbukti mampu membantu setiap penggerak memperdalam pemahaman dan pendewasaan diri.

“Saya berharap kegiatan seperti ini bisa lebih digiatkan untuk lebih mendewasakan setiap penggerak,” ujarnya.

Hal yang sama juga dikemukakan oleh mantan koordinator GUSDURian Makassa, Ince Arif. Ia mengatakan, komunitas meeting punya peran penting dalam memperkuat kerja-kerja komunitas.  Selain itu, pendekatan yang digunakan dalam kegiatan tersebut juga dinilai sangat relevan dengan kebutuhan penggerak inti, terutama dalam hal pengenalan diri.

Ince menekankan bahwa tanpa pemahaman diri yang kuat, sulit bagi seseorang untuk menghadapi tantangan sosial dan mempertahankan ketangguhan komunitas. Olehnya itu, Ia berharap, dengan adanya visi baru dan agenda yang jelas, KGD Makassar lebih siap melangkah ke depan, membawa perubahan nyata demi terwujudnya nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan perdamaian yang notabene menjadi komitmen perjuangan GUSDURian di bebrbagai wilayah di Indonesia.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMP Gorontalo 2026 Naik Jadi Rp3,4 Juta, Pekerja Sambut Harapan Baru, Pengusaha Lakukan Penyesuaian

    UMP Gorontalo 2026 Naik Jadi Rp3,4 Juta, Pekerja Sambut Harapan Baru, Pengusaha Lakukan Penyesuaian

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 269
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Provinsi Gorontalo resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Gorontalo tahun 2026 sebesar Rp3.405.144 per bulan. Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail pada Senin, 22 Desember 2025, di Rumah Dinas Gubernur. Penetapan UMP ini mengalami kenaikan sekitar Rp183 ribu atau 5,7 persen dibandingkan UMP 2025 yang berada di angka Rp3.221.731. […]

  • Veteran Marinir Protes di Sidang Senat AS, Insiden Pengamanan Picu Perdebatan

    Veteran Marinir Protes di Sidang Senat AS, Insiden Pengamanan Picu Perdebatan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 316
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Sebuah insiden terjadi dalam sidang Senate Armed Services Committee di Washington D.C. pada 4 Maret 2026, ketika seorang veteran Marinir Amerika Serikat, Brian McGinnis, melakukan aksi protes terkait kemungkinan keterlibatan militer Amerika Serikat dalam konflik dengan Iran. Dalam sidang tersebut, McGinnis berdiri dan meneriakkan penolakan terhadap potensi perang yang menurutnya dipicu oleh dukungan […]

  • PCINU Jerman Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

    PCINU Jerman Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 203
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Jerman menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Dengan demikian, ibadah puasa dimulai pada hari tersebut dan salat Tarawih pertama dilaksanakan Rabu malam, 18 Februari 2026. Pengumuman itu disampaikan melalui akun Instagram resmi PCINU Jerman dan dikutip nulondalo.com, Selasa (17/2/2026). Ketua PCINU Jerman, Miftah […]

  • DPP GENINUSA Desak Kapolda Lampung Segera Adili Oknum Penyidik Atas Dugaan Kekerasan Terhadap Warga 

    DPP GENINUSA Desak Kapolda Lampung Segera Adili Oknum Penyidik Atas Dugaan Kekerasan Terhadap Warga 

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Nulondalo – Faizal Habeba, Kordinator Bidang Pendidikan dan Ekonomi, Dewan Pengurus Pusat Gerakan Santri Preuner Nusantara (DPP GENINUSA), mendesak kepada Kapolda Lampung untuk segera memanggil dan proses oknum kepolisian Inisial AIPTU S selaku penyidik yang melalukan tindakan kekerasan (pencekikan) kepada warga Lampung bernama Sadam Husen. Menurutnya, tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum kepolisian insial AIPTU […]

  • Breaking News! Kebakaran Rumah di Kompleks Asrama Haji Gorontalo, Petugas Damkar Sigap Padamkan Api

    Breaking News! Kebakaran Rumah di Kompleks Asrama Haji Gorontalo, Petugas Damkar Sigap Padamkan Api

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 316
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kebakaran melanda sejumlah rumah di Kelurahan Bulotadaa Barat, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo pada Minggu (15/3/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WITA. Peristiwa tersebut terjadi di Perumahan Wahana Ceria atau kawasan kompleks Asrama Haji Gorontalo dan sempat menghebohkan warga sekitar. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, api terlihat membakar sejumlah rumah warga di […]

  • PC PMII Baru 2026-2027 Resmi Dilantik, Perkuat Kaderisasi Dan Gerakan Responsif

    PC PMII Baru 2026-2027 Resmi Dilantik, Perkuat Kaderisasi Dan Gerakan Responsif

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Muh. Akbar.
    • visibility 142
    • 0Komentar

     Nulondalo.Com, BARRU — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Barru Masa Khidmat 2026–2027 resmi dilantik di Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Barru, Sabtu (26/9/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru PC PMII Barru untuk memperkuat kaderisasi sekaligus meningkatkan kontribusi organisasi dalam merespons berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah […]

expand_less