Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kemarahan di Paruh Ramadan

  • account_circle Redaksi Nulondalo
  • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
  • visibility 102
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jokowi dikenal sebagai presiden yang tanpa malu-malu melakukan manuver pengerahan polisi dalam pemenangan Pilpres 2024. Publik pun dengan sinis dan sarkas menyebut ada fenomena “NKRI” alias  “negara kepolisian republik indonesia”. Bahkan mengolok kepolisian sebagai “partai cokelat” alias parcok yang memenangkan wapres fufufafa dan dinasti Jokowi.

Kini Prabowo mendorong fungsi baru bagi TNI dalam kehidupan sosial politik. Tidak lagi hanya dwi fungsi, seperti pada era mertuanya, Soeharto. Tetapi sudah menjadi “multi fungsi”. Lalu perubahan UU No.34/2004 tentang TNI dikebut untuk mewadahi ambisi presiden. Anggota DPR dan partai-partai yang bermental centeng pun ramai-ramai berani dan tanpa rasa malu bikin rapat tertutup di hotel. Akhirnya sampai digeruduk para aktivis.

Kemarahan publik di paruh ramadan pun makin menyeruak di tengah-tengah situasi ekonomi yang tidak baik-baik saja. Atau saat layanan publik dan perlindungan sosial makin memburuk karena “efisiensi anggaran”. Terlebih setelah publik makin mafhum bahwa efisiensi yang dimaksud tidak lebih dari hanya sekedar sebagai cover up terhadap ambisi populisme rezim yaitu “makan gratis” dan pembentukan lembaga keuangan Danantara. Danantara dibangun untuk membantu para investor (terutama para oligarki tambang dan sawit) dengan cara menguras dana kesejahteraan rakyat.

Saat ini, seakan ada kegentingan untuk menyeret tentara ke dalam ranah sipil untuk mengawal ambisi rezim prabowo-gibran (Jokowi). Perubahan UU No.34 memang masih berlangsung. Tetapi TNI sudah merambah ke berbagai rimba jabatan sipil bahkan ke berbagai proyek seperti food estate, termasuk proyek makan gratis. Kasad Jenderal Maruli Sitompoel bahkan sudah menunjukkan ekspresi tak suka terhadap siapapun yang memprotes pergerakan dan perubahan landasan hukum TNI (tak ubahnya sang mertuanya sendiri, Jenderal Luhut Binsar Panjaitan saat masih menjadi pembantu Jokowi).

Apakah ini pertanda bahwa kritisisme yang makin bertumbuh akan berhadapan (lagi) langsung dengan militerisme? Tentu, dan sudah bisa dipastikan. Bila suara atau kehendak publik tak didengar lagi, maka hanya kemarahan publik dan pembangkangan sipil (civil disobedience) yang bisa mengatasi kepongahan rezim ini.

Maka, bersiap-siaplah untuk situasi yang lebih represif.

Penulis : Rio Ismail ( Aktivis, Praktisi Komunikasi dan Public Educators)

  • Penulis: Redaksi Nulondalo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keutamaan Salat Isya Menurut Imam an-Nawawi

    Keutamaan Salat Isya Menurut Imam an-Nawawi

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Salat Isya adalah salah satu dari lima salat fardhu yang diwajibkan atas setiap Muslim. Waktunya berada di penghujung siang, ketika tubuh manusia telah letih dan condong pada istirahat. Dalam kondisi demikian, syariat tetap mendorong umat Islam untuk tetap menunaikan salat Isya, bahkan dengan jaminan keutamaan yang besar. Ulama besar mazhab Syafi’i, Imam Yahya bin Syaraf […]

  • Tubuh sebagai Ruang Iman, Pengetahuan dan Penyembuhan

    Tubuh sebagai Ruang Iman, Pengetahuan dan Penyembuhan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Membaca Ketegangan Agama, Kesehatan Modern, Dan Pengobatan Tradisional dengan perspektif Moderasi Beragama. Mungkinkah gagasan moderasi beragama digunakan untuk membaca ilmu kesehatan? Saya menjawabnya, mungkin. Dengan segala kehati-hatian agar tidak terkesan memaksakan. Ruang perjumpaan agama dan ilmu kesehatan adalah tubuh. Sebagaimana ilmu kesahatan, agama juga berbicara tentang tubuh. Bagaimana tubuh dirawat, disembuhkan, dilindungi, bahkan dimuliakan. Tubuh […]

  • Wali Kota Geram! Anak SMP Terseret Kasus Pelecehan, Pengawasan Diminta Diperketat

    Wali Kota Geram! Anak SMP Terseret Kasus Pelecehan, Pengawasan Diminta Diperketat

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 98
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wali Kota Kota Gorontalo, Adhan Dambea, kembali mengingatkan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meningkatkan pengawasan penggunaan handphone di kalangan anak-anak. Peringatan ini disampaikan menyusul maraknya kasus pelecehan yang terjadi di Kota Gorontalo, yang bahkan diduga melibatkan pelaku dari kalangan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP). “Belum lama ini ada kasus pelecehan yang terduga pelakunya […]

  • Misteri di Balik Energi Salat Berjamaah

    Misteri di Balik Energi Salat Berjamaah

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Hamzah Durisa
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Senja turun perlahan di pesisir Mandar bukanlah perkara jarang ditemukan. Langit memerah di atas laut, dan perahu-perahu nelayan kembali dengan layar yang mulai dilipat merupakan penghias keseharian hidup orang Mandar. Di sela desir angin laut, terdengar adzan Magrib memanggil dari masjid kampung. Suaranya lembut, tetapi tegas—seperti panggilan yang sudah akrab sejak kecil. Orang-orang berhenti sejenak. […]

  • Pemda Buol Setop MBG, Usai 141 Siswa Keracunan

    Pemda Buol Setop MBG, Usai 141 Siswa Keracunan

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 215
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Kabupaten Buol menghentikan sementara pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bunobogu menyusul dugaan keracunan makanan yang dialami 141 siswa dari sejumlah sekolah, Rabu (28/1/2026). Berdasarkan data terakhir, puluhan siswa masih menjalani perawatan medis di berbagai fasilitas kesehatan. Sebanyak 21 siswa dirawat di RSUD Mokoyurli Buol, tiga siswa di RS Pratama […]

  • Warga Paguyaman dan Paguyaman Pantai Juga Dapat Bantuan

    Warga Paguyaman dan Paguyaman Pantai Juga Dapat Bantuan

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G) juga telah dinikmati warga Kecamatan Paguyaman dan Paguyaman Pantai, Kabupaten Boalemo. Penyaluran bantuan ini dilakukan oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah. Idah Syahidah menjelaskan kuota penerima BLP3G di tahun ini mengalami penyesuaian signifikan. Hal ini imbas dari efisiensi anggaran seluruh pemerintah daerah termasuk Provinsi Gorontalo. “Kalu tahun-tahun sebelumnya penerima bantuan […]

expand_less