Breaking News
light_mode
Trending Tags

Annaungguru Haji Baharuddin (Niaga yang Menyemai Cahaya)

  • account_circle Hamzah Durisa
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • visibility 265
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ia tetap sederhana. Tetap sosial. Ia hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai ulama, tetapi sebagai sahabat. Jika ada warga yang sakit, ia datang menjenguk. Jika ada yang berduka, ia hadir melayat. Dakwahnya bukan hanya di mimbar, tetapi di kehidupan sehari-hari.

Pada Selasa, 5 Februari 2008, pukul 18.00, waktu seakan berhenti. Baharuddin mengembuskan napas terakhirnya. Kenje kehilangan imamnya. Pesantren kehilangan pendirinya. Namun warisan tak ikut terkubur. Pesantren Al Ihsan Kenje terus berjalan, diteruskan oleh anaknya, Ustaz Multazam. Suara mengaji tetap terdengar setiap pagi dan malam. Santri-santri tetap datang dari berbagai penjuru.

Di Buttu, bukit masih berdiri. Di Kenje, ombak masih bergulung. Tetapi di antara bukit dan laut itu, ada satu nama yang tak pernah hilang dari ingatan: KH. Baharuddin bin Ta’nang bin Shahir. Ia adalah lelaki yang percaya bahwa usaha adalah jalan pendidikan. Bahwa berdagang kopra, beternak kambing, menjadi buruh, bahkan merantau, semuanya adalah bagian dari sekolah kehidupan. Ia membuktikan bahwa kemuliaan tak lahir dari kemewahan, melainkan dari ketekunan. dan setiap kali azan berkumandang di Kenje, orang-orang seperti mendengar gema suaranya: lembut, tegas, dan penuh harap. “Jangan matikan pesantren.”.

Penulis : Pegiat Literasi/Penggerak GUSDURian

  • Penulis: Hamzah Durisa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hak Interpelasi DPRD : Jalan Terang dalam Polemik BSG

    Hak Interpelasi DPRD : Jalan Terang dalam Polemik BSG

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Bayangkan anda adalah masyarakat Gorontalo. Hari ini anda membaca berita hangat yang informasinya ‘begini’, keesokan harinya ‘begitu’. Hari ini anda memahami informasi resmi dari pemangku kebijakan, tiba – tiba besoknya informasi tersebut diklarifikasi oleh mereka sendiri pula. Inilah realita masyarakat Gorontalo, terkekang dalam polemik Bank SulutGo (BSG) yang kebijakannya berpusar disitu saja yang membuat masyarakatnya […]

  • PWNU Gorontalo Gelar Rapat Syuriyah–Tanfidziyah, Bahas Polemik di Tubuh PBNU 24 detik Play Button photo_camera 6

    PWNU Gorontalo Gelar Rapat Syuriyah–Tanfidziyah, Bahas Polemik di Tubuh PBNU

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 185
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo menggelar Rapat Syuriyah dan Tanfidziyah diperluas dengan menghadirkan jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Gorontalo. Pertemuan ini berlangsung pada Ahad, 30 November 2025, bertempat di Kantor PWNU Gorontalo Jalan Samratulangi, Kota Gorontalo. Rapat tertutup tersebut digelar untuk membahas dinamika dan polemik yang tengah terjadi […]

  • Saham PIPA dan MINA Anjlok Usai Bareskrim Ungkap Dugaan Pidana Pasar Modal

    Saham PIPA dan MINA Anjlok Usai Bareskrim Ungkap Dugaan Pidana Pasar Modal

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 201
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Perdagangan saham PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) dan PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) dibuka melemah tajam pada Rabu (4/2/2026), menyusul mencuatnya sentimen negatif terkait pengungkapan dugaan tindak pidana pasar modal oleh Bareskrim Polri. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga pukul 09.15 WIB, saham PIPA tercatat merosot 31 poin atau sekitar 14,62 […]

  • Idul Fitri, Pakarena, dan Harmoni Jiwa: Ketika Tradisi Menari Mengajarkan Kesucian Hati

    Idul Fitri, Pakarena, dan Harmoni Jiwa: Ketika Tradisi Menari Mengajarkan Kesucian Hati

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Afidatul Asmar
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Seni tradisional seperti Pakarena tidak hanya penting sebagai warisan estetika, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter. Dalam setiap gerakannya tersimpan nilai kesabaran, ketekunan, dan penghormatan terhadap harmoni sosial. Nilai-nilai ini sangat relevan dengan pesan Idul Fitri yang mengajak manusia untuk kembali kepada kesucian hati dan memperbaiki hubungan dengan sesama. Idul Fitri sendiri sering disebut sebagai […]

  • Adanya Dugaan Malpraktik di RS Multazam, Aktivis Gorontalo Desak Pencopotan Dokter Play Button

    Adanya Dugaan Malpraktik di RS Multazam, Aktivis Gorontalo Desak Pencopotan Dokter

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 175
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Aktivis Muda Kevin Lapendos melayangkan Dugaan keras kepada Rumah Sakit Multazam Gorontalo dan dokter yang menangani operasi caesar pada 8 Desember 2025 yakni Dr Alfreed Wuisana, Sp.OG, atas dugaan kelalaian medis serius. Kevin menyatakan salah-satu pasien mengalami kegagalan luar biasa setelah operasi, bahkan ada dugaan bahwa satu pasien inisial SRO telah terdaftar untuk […]

  • Will Cristiano Ronaldo Play Tonight in Al-Nassr vs Al-Ettifaq Saudi Pro League 2024-25 Match? 12.39 Play Button

    Will Cristiano Ronaldo Play Tonight in Al-Nassr vs Al-Ettifaq Saudi Pro League 2024-25 Match?

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Al Nassr failed to win major title with Cristiano Ronaldo in the squad. The Portuguese superstar has been incredible in front of the goal and led the league in goals scored in both his full seasons. Currently the side at the third position in the Saudi Pro League 2024-25 standings, with just 14 games remaining. […]

expand_less