Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Annaungguru Haji Baharuddin (Niaga yang Menyemai Cahaya)

  • account_circle Hamzah Durisa
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • visibility 611
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ia tetap sederhana. Tetap sosial. Ia hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai ulama, tetapi sebagai sahabat. Jika ada warga yang sakit, ia datang menjenguk. Jika ada yang berduka, ia hadir melayat. Dakwahnya bukan hanya di mimbar, tetapi di kehidupan sehari-hari.

Pada Selasa, 5 Februari 2008, pukul 18.00, waktu seakan berhenti. Baharuddin mengembuskan napas terakhirnya. Kenje kehilangan imamnya. Pesantren kehilangan pendirinya. Namun warisan tak ikut terkubur. Pesantren Al Ihsan Kenje terus berjalan, diteruskan oleh anaknya, Ustaz Multazam. Suara mengaji tetap terdengar setiap pagi dan malam. Santri-santri tetap datang dari berbagai penjuru.

Di Buttu, bukit masih berdiri. Di Kenje, ombak masih bergulung. Tetapi di antara bukit dan laut itu, ada satu nama yang tak pernah hilang dari ingatan: KH. Baharuddin bin Ta’nang bin Shahir. Ia adalah lelaki yang percaya bahwa usaha adalah jalan pendidikan. Bahwa berdagang kopra, beternak kambing, menjadi buruh, bahkan merantau, semuanya adalah bagian dari sekolah kehidupan. Ia membuktikan bahwa kemuliaan tak lahir dari kemewahan, melainkan dari ketekunan. dan setiap kali azan berkumandang di Kenje, orang-orang seperti mendengar gema suaranya: lembut, tegas, dan penuh harap. “Jangan matikan pesantren.”.

Penulis : Pegiat Literasi/Penggerak GUSDURian

  • Penulis: Hamzah Durisa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadan Insight 2026: Memperkuat Harmoni Budaya Indonesia–Tiongkok di Masjid Istiqlal

    Ramadan Insight 2026: Memperkuat Harmoni Budaya Indonesia–Tiongkok di Masjid Istiqlal

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 332
    • 0Komentar

    “Kegiatan ini adalah sebuah kemajuan nyata dalam membangun harmoni. Terlebih lagi dilaksanakan di bulan Ramadhan, yang merupakan momentum spiritual penuh makna. Ini menunjukkan bahwa keberagaman dapat dirayakan dalam suasana damai, saling menghargai, dan penuh kebersamaan,” ujar Mulyono Lodji. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Masjid Istiqlal sebagai simbol moderasi Islam di Indonesia terus membuka ruang bagi […]

  • EKO-AKUNTA-NESIA Diluncurkan, Akademisi Indonesia-Malaysia Dorong Paradigma Ekonomi Berkeadilan

    EKO-AKUNTA-NESIA Diluncurkan, Akademisi Indonesia-Malaysia Dorong Paradigma Ekonomi Berkeadilan

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 180
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Peluncuran buku EKO-AKUNTA-NESIA: Teori, Konsep dan Konteks karya Muhammad Aras Prabowo bersama Meutia, Windu Mulyasari, dan Agus Sholikhan Yulianto mendapat perhatian luas dari kalangan akademisi Indonesia dan Malaysia. Buku yang diterbitkan oleh UNUSIA Press itu dinilai menghadirkan tawaran paradigma baru ekonomi dan akuntansi yang berakar pada keadilan sosial, keberlanjutan ekologis, dan nilai-nilai kerakyatan […]

  • BNPB Catat Sejumlah Bencana Hidrometeorologi di Berbagai Wilayah, Banjir hingga Angin Kencang Dominasi Kejadian

    BNPB Catat Sejumlah Bencana Hidrometeorologi di Berbagai Wilayah, Banjir hingga Angin Kencang Dominasi Kejadian

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 249
    • 0Komentar

    nulondalo.com , Jakarta — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Pusat Pengendalian Operasi melaporkan sejumlah kejadian bencana yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia dalam periode Kamis (5/2) hingga Jumat (6/2) pukul 07.00 WIB. Mayoritas peristiwa dipicu oleh cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, hujan lebat, serta angin kencang. Di Provinsi Jawa Timur, […]

  • Mens Rea, Panji, dan Kegagalan Tawa: Komedi sebagai Medan Pertarungan Ideologi Kontemporer

    Mens Rea, Panji, dan Kegagalan Tawa: Komedi sebagai Medan Pertarungan Ideologi Kontemporer

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Pepi al-Bayqunie
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Apa yang terjadi dengan Panji, terutama melalui apa yang disebut sebagai panggung mens rea-nya, bukanlah sekadar polemik tentang kebebasan berekspresi atau batas kelucuan. Ia adalah simptom. Sebuah penanda diskursif bahwa komedi, dalam konfigurasi sosial-politik kontemporer, telah kehilangan kepolosannya. Komedi tidak lagi bekerja sebagai ruang relaksasi makna, melainkan sebagai arena serius tempat subjek, memori, dan kuasa saling […]

  • Zakat Salah Catat

    Zakat Salah Catat

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Ramadhan mengajarkan disiplin. Sahur ada waktunya, berbuka ada waktunya. Zakat pun ada nisab dan haulnya. Jika waktu saja kita patuhi, mengapa angka kita abaikan? Jangan sampai kita fasih membaca doa qunut, tetapi gagap membaca laporan arus kas. Akhirnya, Zakat bukan sekadar rukun Islam. Ia adalah pengingat bahwa ibadah dan akuntansi bertemu pada satu titik: kejujuran. […]

  • Adanya Dugaan Malpraktik di RS Multazam, Aktivis Gorontalo Desak Pencopotan Dokter Play Button

    Adanya Dugaan Malpraktik di RS Multazam, Aktivis Gorontalo Desak Pencopotan Dokter

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 318
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Aktivis Muda Kevin Lapendos melayangkan Dugaan keras kepada Rumah Sakit Multazam Gorontalo dan dokter yang menangani operasi caesar pada 8 Desember 2025 yakni Dr Alfreed Wuisana, Sp.OG, atas dugaan kelalaian medis serius. Kevin menyatakan salah-satu pasien mengalami kegagalan luar biasa setelah operasi, bahkan ada dugaan bahwa satu pasien inisial SRO telah terdaftar untuk […]

expand_less