Benarkah Orang Gorontalo sebegitu Bencinya terhadap Yahudi? Tanggapan untuk tulisan Funco Tanipu
- account_circle Tarmizi Abbas
- calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
- visibility 155
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tapi boleh jadi ia memiliki temuan tersendiri terkait bagaimana masyarakat Gorontalo memahami kata tersebut. Hanya saja, setidaknya ia perlu menjawab pertanyaan paling mendasar dari klaimnya, yakni dalam tafsir Islam dan adat seperti apa dan kapan kata Yahudi itu persis terasosiasi dengan caci-maki dan segala keburukan? Sejujurnya, saya benar-benar skeptis jika itu berakar sangat jauh dalam tradisi dan kosmologi masyarakat Gorontalo yang, dalam sejarahnya, memiliki kemungkinan kontak secara langsung yang begitu minim (untuk menyebut tidak ada) dengan komunitas Yahudi. Soal jogat-joget, saya pikir, posisi saya sama dengan Funco, bahwa itu bukan ranah saya sehingga, tidak relevan untuk menanggapinya lebih jauh.[]
Oleh : Tarmizi Abas, MA – (Alumni CRCS UGM Yogyakarta dan Peneliti di Inhides Gorontalo)
- Penulis: Tarmizi Abbas

Saat ini belum ada komentar