Breaking News
light_mode
Trending Tags

Benarkah Orang Gorontalo sebegitu Bencinya terhadap Yahudi? Tanggapan untuk tulisan Funco Tanipu

  • account_circle Tarmizi Abbas
  • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
  • visibility 154
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di masa kolonial Belanda, orang-orang Yahudi pernah direkrut menjadi staf VOC. Sayangnya, pembatasan juga dilakukan oleh pemerintah Belanda. Pertama karena mereka tidak memenuhi standar untuk disebut sebagai umat beragama dan kedua, karena VOC memiliki agenda monopoli total terhadap berbagai komoditas yang dihasilkan oleh masyarakat lokal yang tidak memberikan sama sekali ruang otonom untuk mereka. Jadi, dalam beberapa kepentingan tertentu, sebenarnya yang membenci komunitas Yahudi itu sebenarnya adalah VOC, bukan orang-orang lokal. Sebaliknya, catatan Antony Reid di dalam Asia Tenggara dalam Kurun Niaga (Yayasan Pustaka Obor, 2011) bagi masyarakat lokal, jejaring dagang internasional yang dimiliki oleh para pedagang Yahudi sangat menguntungkan. Bahkan, sejak awal, pemberi kredit utama bagi masyarakat di Eropa, orang-orang Yahudi dan lembaga-lembaga keagamaan seperti monti di pieta Italia.

Dari perkembangan di atas, mengasumsikan orang-orang Gorontalo pernah bertemu dengan orang-orang Yahudi lewat jalur dagang pun, bagi saya, ini juga tak mungkin membuat Yahudi dibenci mati-matian. Mengapa? Karena mereka tidak diharapkan mengubah apa-apa selain berdagang. Mereka adalah eksodus. Sebagai tambahan, Antony Reid bahkan menulis bahwa orang-orang Yahudi di Asia Tenggara itu persis orang-orang China yang mendapatkan “status karantina”: diterima sebagai minoritas pedagang tetapi tidak banyak diharapkan akan mengubah agama penduduk setempat atau menerima agama mereka” (Yayasan Pustaka Obor, 2011, hlm. 112). Lantas, hari-hari belakangan, mengapa tiba-tiba ada klaim bahwa Yahudi itu terasosiasi dengan perilaku buruk serta caci maki? Pun dekatnya kita dengan komunitas Yahudi di Tondano, juga sepertinya tidak meniscayakan ada kontak dengan mereka.

Saya pikir, pengasosiasian semacam itu, lagi-lagi baru terjadi belakangan, seturut menguatnya sentimen negatif terhadap non-Islam karena tafsir Islam yang literal-atomistik. Tidak menutup kemungkinan hal ini juga berkait kelindan dengan situasi global yakni konflik yang terjadi antara Israel-Palestina dan berbagai negara Timur Tengah lainnya. Asumsi lainnya, boleh jadi karena orang-orang Gorontalo, dalam sejarah, memang tidak begitu menyukai Kristen—khususnya di abad ke 18-19—sehingga, menginkorporasi berbagai term untuk menghukumi semua “non-Muslim” dengan hitam-putih. Meskipun demikian, ini kasuistik sehingga tindakan tersebut tidak bisa digeneralisasi sebagai “adat” Gorontalo. Dengan demikian, konsekuensi dari proses pendefinisian ini sangat fatal, tidak hanya untuk komunitas Yahudi di luar sana, melainkan untuk orang-orang Gorontalo itu sendiri.

  • Penulis: Tarmizi Abbas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puncak PES PWNU Gorontalo: Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Da’i Cilik dan Mobile Lengend

    Puncak PES PWNU Gorontalo: Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Da’i Cilik dan Mobile Lengend

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Suasana penuh kebersamaan mewarnai penutupan Pekan Ekonomi Syariah (PES) PWNU Gorontalo 2025 yang digelar sejak 28 Oktober 2025 sampai dengan Kamis 30 Oktober 2025 di pelataran kantor PWNU Gorontalo. Penutupan diisi dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang berbagai lomba yang sebelumnya digelar, termasuk Lomba Da’i Cilik dan Lomba Mobile Legends bertema ekonomi syariah. Kedua lomba […]

  • Kronologi Pembunuhan Pensiunan JICT Ermanto Usman di Bekasi, Pelaku Sudah Ditangkap Polisi

    Kronologi Pembunuhan Pensiunan JICT Ermanto Usman di Bekasi, Pelaku Sudah Ditangkap Polisi

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 147
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kasus pembunuhan terhadap Ermanto Usman (65) di kawasan Jatibening, Kota Bekasi, mulai menemukan titik terang. Tim Jatanras dari Polda Metro Jaya telah menangkap pelaku pembunuhan yang menewaskan pensiunan karyawan Jakarta International Container Terminal tersebut. Meski demikian, pihak kepolisian hingga kini masih menutup identitas serta jumlah pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut. Ditemukan Tewas […]

  • Jaga Defisit di Bawah 3 Persen, Airlangga Hartarto Ungkap Strategi Pemerintah Hadapi Kenaikan Energi

    Jaga Defisit di Bawah 3 Persen, Airlangga Hartarto Ungkap Strategi Pemerintah Hadapi Kenaikan Energi

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Kebijakan ini diharapkan mampu menekan konsumsi bahan bakar secara signifikan. “Ada penghematan dari mobilitas bensin, bisa mencapai seperlima dari konsumsi normal,” ungkap Airlangga. Skema WFH ini tidak hanya akan diterapkan bagi aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga diharapkan dapat diikuti sektor swasta dan pemerintah daerah. Meski berbagai langkah strategis telah disiapkan, pemerintah masih mematangkan seluruh […]

  • KPK Ingatkan Bahaya Korupsi Dini, Pelaku Termuda Tercatat Berusia 24 Tahun

    KPK Ingatkan Bahaya Korupsi Dini, Pelaku Termuda Tercatat Berusia 24 Tahun

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 94
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan bahwa praktik korupsi tidak lagi hanya melibatkan elite, tetapi mulai menyasar generasi muda. KPK bahkan mencatat pelaku tindak pidana korupsi termuda berusia 24 tahun, sebuah kondisi yang dinilai sebagai alarm serius bagi dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045. Peringatan tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK Agus […]

  • Gorontalo Targetkan 155 Titik Dapur MBG

    Gorontalo Targetkan 155 Titik Dapur MBG

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Gorontalo menargetkan pembangunan 155 titik Sentra Produksi Pangan dan Gizi (SPPG) untuk mendukung program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Target tersebut dibahas dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan MBG yang dibuka Sekretaris Daerah Sofian Ibrahim di Ruang Rapat Dinas Ketahanan Pangan, Kamis (4/9/2025). Sofian menyampaikan, hingga saat ini baru 15 titik yang beroperasi dan akan bertambah […]

  • LBH PB PMII Kecam Dugaan Illegal Logging CV AEM di Sula, Desak Pemerintah Cabut Izin Perusahaan dan Copot Kepala UPTD KPH Kepulauan Sula

    LBH PB PMII Kecam Dugaan Illegal Logging CV AEM di Sula, Desak Pemerintah Cabut Izin Perusahaan dan Copot Kepala UPTD KPH Kepulauan Sula

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Nulondalo.com – Lembaga Bantuan Hukum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (LBH PB PMII) mengecam keras dugaan skandal illegal logging yang melibatkan CV Anugerah Empat Mandiri (AEM) di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Perusahaan tersebut diduga kuat melakukan penebangan kayu di luar koordinat izin yang telah ditentukan, yang merupakan pelanggaran berat terhadap hukum kehutanan di […]

expand_less