Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Benarkah Orang Gorontalo sebegitu Bencinya terhadap Yahudi? Tanggapan untuk tulisan Funco Tanipu

  • account_circle Tarmizi Abbas
  • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
  • visibility 505
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di masa kolonial Belanda, orang-orang Yahudi pernah direkrut menjadi staf VOC. Sayangnya, pembatasan juga dilakukan oleh pemerintah Belanda. Pertama karena mereka tidak memenuhi standar untuk disebut sebagai umat beragama dan kedua, karena VOC memiliki agenda monopoli total terhadap berbagai komoditas yang dihasilkan oleh masyarakat lokal yang tidak memberikan sama sekali ruang otonom untuk mereka. Jadi, dalam beberapa kepentingan tertentu, sebenarnya yang membenci komunitas Yahudi itu sebenarnya adalah VOC, bukan orang-orang lokal. Sebaliknya, catatan Antony Reid di dalam Asia Tenggara dalam Kurun Niaga (Yayasan Pustaka Obor, 2011) bagi masyarakat lokal, jejaring dagang internasional yang dimiliki oleh para pedagang Yahudi sangat menguntungkan. Bahkan, sejak awal, pemberi kredit utama bagi masyarakat di Eropa, orang-orang Yahudi dan lembaga-lembaga keagamaan seperti monti di pieta Italia.

Dari perkembangan di atas, mengasumsikan orang-orang Gorontalo pernah bertemu dengan orang-orang Yahudi lewat jalur dagang pun, bagi saya, ini juga tak mungkin membuat Yahudi dibenci mati-matian. Mengapa? Karena mereka tidak diharapkan mengubah apa-apa selain berdagang. Mereka adalah eksodus. Sebagai tambahan, Antony Reid bahkan menulis bahwa orang-orang Yahudi di Asia Tenggara itu persis orang-orang China yang mendapatkan “status karantina”: diterima sebagai minoritas pedagang tetapi tidak banyak diharapkan akan mengubah agama penduduk setempat atau menerima agama mereka” (Yayasan Pustaka Obor, 2011, hlm. 112). Lantas, hari-hari belakangan, mengapa tiba-tiba ada klaim bahwa Yahudi itu terasosiasi dengan perilaku buruk serta caci maki? Pun dekatnya kita dengan komunitas Yahudi di Tondano, juga sepertinya tidak meniscayakan ada kontak dengan mereka.

Saya pikir, pengasosiasian semacam itu, lagi-lagi baru terjadi belakangan, seturut menguatnya sentimen negatif terhadap non-Islam karena tafsir Islam yang literal-atomistik. Tidak menutup kemungkinan hal ini juga berkait kelindan dengan situasi global yakni konflik yang terjadi antara Israel-Palestina dan berbagai negara Timur Tengah lainnya. Asumsi lainnya, boleh jadi karena orang-orang Gorontalo, dalam sejarah, memang tidak begitu menyukai Kristen—khususnya di abad ke 18-19—sehingga, menginkorporasi berbagai term untuk menghukumi semua “non-Muslim” dengan hitam-putih. Meskipun demikian, ini kasuistik sehingga tindakan tersebut tidak bisa digeneralisasi sebagai “adat” Gorontalo. Dengan demikian, konsekuensi dari proses pendefinisian ini sangat fatal, tidak hanya untuk komunitas Yahudi di luar sana, melainkan untuk orang-orang Gorontalo itu sendiri.

  • Penulis: Tarmizi Abbas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Anggaran Mengendap: Mengungkap Fenomena Idle Cash dalam APBN Indonesia

    Ketika Anggaran Mengendap: Mengungkap Fenomena Idle Cash dalam APBN Indonesia

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Dinda Rahma Filah
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Di sini, masalahnya bukan hanya soal angka, tapi juga transparansi. Informasi tentang penggunaan SAL tidak selalu mudah diakses atau dipahami secara langsung oleh masyarakat. Akibatnya, masyarakat hanya bisa menerima tanpa benar-benar tahu detailnya. Padahal, ini adalah uang negara, yang juga berarti uang rakyat. Selain itu, ada juga tantangan dari dalam sistem pemerintahan, terutama karena penyusunan […]

  • Polri Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Wakil Koordinator Kontras di Jakarta Pusat

    Polri Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Wakil Koordinator Kontras di Jakarta Pusat

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 235
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tengah melakukan penyelidikan atas dugaan tindak pidana penganiayaan berat berupa penyiraman air keras terhadap AY yang diketahui sebagai Wakil Koordinator Kontras. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 12 Maret 2026 sekitar pukul 23.30 WIB di wilayah Jakarta Pusat. Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menyampaikan bahwa […]

  • Polda Kalsel Bongkar Jaringan Pemalsu STNK dan BPKB, Enam Tersangka Ditangkap

    Polda Kalsel Bongkar Jaringan Pemalsu STNK dan BPKB, Enam Tersangka Ditangkap

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 282
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Selatan menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus jaringan pemalsuan dokumen kendaraan bermotor, Kamis (19/2/2026) pagi. Kegiatan berlangsung di Lobby Mapolda Kalsel, Banjarbaru, dipimpin langsung Kapolda Kalsel didampingi Irwasda, Dir Reskrimum, Dir Lantas, dan Kabid Humas. Kabid Humas Polda Kalsel, Adam Erwindi, menyampaikan bahwa Kapolda Kalsel, Rosyanto […]

  • Ummu Waraqah: Imam Salat Perempuan Pertama dalam Islam (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #5)

    Ummu Waraqah: Imam Salat Perempuan Pertama dalam Islam (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #5)

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Riwayat mengenai dirinya tercatat dalam beberapa kitab hadis, seperti Sunan Abu Dawud, Al-Mustadrak karya al-Hakim, dan riwayat al-Daruquthni. Para ulama memang berbeda pendapat dalam menilai sebagian detail sanadnya, terutama terkait kualitas beberapa perawi. Namun secara umum, riwayat tersebut diterima sebagai dasar bahwa penugasan itu memang terjadi. Sebagian ulama memahaminya sebagai kondisi khusus yang tidak berlaku […]

  • Breaking News : Prabowo Serukan Perang Terhadap Sampah

    Breaking News : Prabowo Serukan Perang Terhadap Sampah

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 414
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Presiden Prabowo Subianto menyerukan perang terhadap sampah dan meminta seluruh kepala daerah, kementerian, serta lembaga negara untuk serius menangani persoalan lingkungan. Seruan tersebut disampaikan Prabowo saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintahan Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026). Dalam arahannya, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia saat ini berada dalam kondisi darurat sampah. […]

  • Prabowo Kelakar PKB “Harus Diawasi”, Cak Imin: Itu Bercanda

    Prabowo Kelakar PKB “Harus Diawasi”, Cak Imin: Itu Bercanda

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 294
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan soliditas koalisi partai pendukung pemerintah saat menyampaikan taklimat awal tahun 2026 dalam sesi pembuka retret Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/1/2026), dikutip nulondalo.com Dalam suasana santai, Prabowo sempat melontarkan kelakar dengan menyebut Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) “harus diawasi terus”. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo […]

expand_less