Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Dandhy Laksono: Indonesia Sedang Mengalami Krisis Ekstraksi dan Kemunduran Demokrasi

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 357
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Selain itu, Watchdoc juga memproduksi serial dokumenter sejarah politik Jalan Pedang yang membahas berbagai konflik dan pemberontakan di Indonesia dari perspektif berbeda dibanding narasi resmi negara.

Dalam podcast tersebut, Dandhy menyebut salah satu proyek dokumenternya yang paling berpengaruh adalah Sexy Killers. Film itu mengulas jejaring oligarki batu bara dan kaitannya dengan politik nasional.

Ia mengungkapkan film tersebut ditonton lebih dari 17 juta kali dalam satu bulan pertama penayangannya di YouTube dan diputar secara nonton bareng di sekitar 900 lokasi di Indonesia.

“Di masa itu YouTube sedang berada di puncak pengaruhnya,” katanya.

Dandhy juga menilai media sosial kini mengalami perubahan besar dengan dominasi platform pendek seperti TikTok yang membuat pertarungan narasi menjadi lebih kompleks.

Meski demikian, ia tetap percaya bahwa dokumenter panjang dengan riset mendalam masih memiliki tempat di publik selama dibangun dengan storytelling yang kuat.

“Kadang-kadang kita meng-underestimate audience kita,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Dandhy turut menceritakan ekspedisi keliling Indonesia selama lebih dari 400 hari bersama sejumlah jurnalis lintas generasi dalam proyek Reset Indonesia. Dari perjalanan tersebut, ia melihat langsung pola kerusakan lingkungan dan eksploitasi sumber daya yang terus meluas dari Sumatra hingga Papua.

Menurutnya, Indonesia saat ini belum memiliki visi pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan.

“Yang bisa dikeruk sekarang, kita habisin sekarang. Kalau tidak, orang lain nanti akan ngabisin,” katanya.

Di akhir perbincangan, Dandhy menyebut Indonesia membutuhkan perubahan mendasar dalam tata kelola politik dan ekonomi agar tidak terus terjebak dalam pola eksploitasi yang sama.

“Kita harus memutus kromosom itu kalau mau berubah,” ujarnya.

  • Penulis: Djemi Radji
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Organisasi Perempuan Terima Hibah Rp750 Juta, Wagub Gorontalo Tekankan Dampak Nyata

    Tiga Organisasi Perempuan Terima Hibah Rp750 Juta, Wagub Gorontalo Tekankan Dampak Nyata

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan dana secara transparan dan akuntabel, serta penggunaannya harus tepat sasaran, terukur, dan selaras dengan indikator pembangunan daerah, seperti Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG). Lebih lanjut, Wakil Gubernur menyinggung kondisi efisiensi anggaran yang berdampak pada besaran hibah tahun ini. Meski demikian, ia meminta organisasi perempuan tetap optimistis […]

  • Warga Gorontalo Utara Soroti Truk Kayu Overload di Tomilito, Desak Penertiban Segera

    Warga Gorontalo Utara Soroti Truk Kayu Overload di Tomilito, Desak Penertiban Segera

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 496
    • 0Komentar

    Gorontalo Utara, nulondalo.com – Seorang warga Gorontalo Utara, Sandy Syafrudin Nina, menyuarakan keprihatinan serius terhadap aktivitas truk pengangkut kayu bermuatan berlebih (overload) yang kerap melintas di wilayah Tomilito. Ia menilai kondisi tersebut bukan sekadar pelanggaran lalu lintas, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan masyarakat. Dalam kesaksiannya, Sandy mengungkapkan bahwa siang hari, jalanan dari arah Tomilito dipenuhi […]

  • Desak Copot Kapolres dan Kanit Tipiter Maros, KOMAKS Aksi Demo

    Desak Copot Kapolres dan Kanit Tipiter Maros, KOMAKS Aksi Demo

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 172
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Maros – Koalisi Mahasiswa Anti Korupsi (KOMAKS) menyelenggarakan aksi damai di tiga titik, yakni di depan Polda Sulawesi Selatan, Polres Maros, dan DPRD Kabupaten Maros. Aksi ini merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat terkait pentingnya penegakan hukum dan perlindungan lingkungan hidup, khususnya di wilayah Kabupaten Maros. Rabu (17/12/2026). Aksi tersebut melibatkan mahasiswa, perwakilan lembaga, serta […]

  • Politik Identitas di Ruang Publik; Sebuah Gugatan Atas Praktik Penamaan Fasilitas Umum di Era Rum Pagau Jilid II

    Politik Identitas di Ruang Publik; Sebuah Gugatan Atas Praktik Penamaan Fasilitas Umum di Era Rum Pagau Jilid II

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Nurmawan Pakaya
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Pernakah kita berpikir kenapa fasilitas publik seperti rumah sakit atau taman kota bisa dinamai sesuai dengan nama seseorang? Memang sih, terkadang kita menganggap bagian dari menamai ruang publik itu adalah salah satu bentuk penghormatan kepada seseorang. Tapi, yang menjadi pertanyaan kemudian adalah; apakah semua fasilitas publik harus terhubung dengan nama seseorang? Lebih-lebih di balik penamaan […]

  • Pesawat Smart Air Jatuh Saat Mendarat di Pesisir Nabire, Seluruh Penumpang Selamat

    Pesawat Smart Air Jatuh Saat Mendarat di Pesisir Nabire, Seluruh Penumpang Selamat

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 265
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pesawat Smart Air jenis Caravan dengan registrasi PK-SNS mengalami kecelakaan saat mendarat di wilayah pesisir Nabire, Provinsi Papua Tengah, Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 12.45 WIT. Pesawat tersebut tengah melayani penerbangan subsidi rute Nabire–Kaimana, Papua Barat, dengan membawa 13 penumpang dan 2 kru. Insiden terjadi ketika pesawat jatuh di area logpond Kaladiri, kawasan pantai […]

  • Masjid di Tengah Gemerlap Kota: Disertasi Fahdiana Yuniasih Membaca Ulang Peran Ruang Ibadah di Jantung Jakarta

    Masjid di Tengah Gemerlap Kota: Disertasi Fahdiana Yuniasih Membaca Ulang Peran Ruang Ibadah di Jantung Jakarta

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    nulondalo.com — Di antara gedung-gedung tinggi, pusat bisnis, dan derasnya arus kapital perkotaan, ruang ibadah kerap dipandang sebagai bagian kecil dari pembangunan kota modern. Namun sebuah penelitian doktoral di Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Indonesia menghadirkan sudut pandang berbeda: masjid bukan sekadar ruang yang bertahan di tengah tekanan modernitas, melainkan aktor yang ikut membentuk wajah […]

expand_less