Breaking News
light_mode
Trending Tags

Maros Konsisten 9 Tahun, Duta Anti Narkoba 2025 Resmi Dinobatkan

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
  • visibility 57
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, MAROS — Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros 2025 sukses digelar di Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten Maros, Sabtu (13/12/2025). Ajang bergengsi ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansyur, dan berlangsung meriah sejak pukul 14.00 Wita hingga 23.00 Wita.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Maros, Ikatan Duta Anti Narkotika (Ikanara) Maros, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Maros. Puluhan pelajar dan mahasiswa dari berbagai kecamatan di Maros ambil bagian dalam malam puncak pemilihan tersebut.

Sebanyak 32 finalis putra dan putri tampil bersaing menunjukkan kapasitas, wawasan, serta komitmen mereka dalam memerangi bahaya narkoba. Dari proses panjang tersebut, panitia menetapkan tiga pasang juara Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros 2025.

Juara pertama kategori putra diraih oleh Muh Saipul Amry, mahasiswa Universitas Negeri Makassar asal Kecamatan Turikale. Sementara kategori putri diraih oleh Friyang Yurdina Haris, pelajar SMKN 1 Maros asal Kecamatan Mandai.

Posisi juara kedua putra ditempati Aldi Alrizqullah, pelajar SMAN 3 Maros asal Kecamatan Turikale. Untuk juara kedua putri diraih Ulfiyanha Nayla, pelajar SMAN 1 Maros yang juga mewakili Kecamatan Turikale.

Adapun juara ketiga kategori putra diraih Muh Balya Wahyu Ibrahim, pelajar SMAN 3 Maros asal Kecamatan Lau. Sementara kategori putri diraih Amanda Putri Ishak, pelajar SMAN 1 Maros wakil Kecamatan Tanralili.

Ketua Granat Maros, Muhammad Bakri, menyampaikan bahwa Kabupaten Maros menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang secara konsisten menyelenggarakan pemilihan duta anti narkoba setiap tahun.

“Kegiatan ini sudah kami laksanakan selama sembilan tahun berturut-turut. Sampai hari ini, belum ada daerah lain yang melaksanakannya secara konsisten seperti di Maros,” ungkap Bakri.

Ia menjelaskan, rangkaian pemilihan telah dimulai sejak Agustus 2025 dengan tahapan yang cukup panjang, mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, project sosial, penampilan bakat, karantina, hingga grand final.

“Hari ini mereka resmi dinobatkan sebagai Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros. Ini bukan sekadar gelar, tapi tanggung jawab besar,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansyur, mengaku bangga melihat antusiasme generasi muda Maros yang terlibat aktif dalam upaya pencegahan narkoba.

Menurutnya, pendekatan edukatif melalui pelibatan pelajar dan mahasiswa merupakan strategi efektif, mengingat kondisi penyalahgunaan narkoba di Maros sudah tergolong mengkhawatirkan.

“Kita semua sepakat, pencegahan harus dikedepankan. Kalau tidak, penjara kita akan terus dipenuhi oleh narapidana kasus narkoba,” ujarnya.

Muetazim menambahkan, dampak narkoba telah menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, pejabat, hingga aparat penegak hukum. Meski upaya penindakan terus dilakukan, angka kasus narkoba masih menunjukkan tren peningkatan setiap tahun.

“Selain penegakan hukum, harus ada pola pencegahan yang efektif. Kegiatan seperti ini harus kita dorong menjadi gerakan yang terukur dan berkelanjutan,” katanya.

Ia berharap, para duta yang terpilih tidak berhenti berperan hanya pada malam grand final, melainkan aktif mengampanyekan bahaya narkoba di tengah masyarakat.

“Kami menunggu gebrakan para Duta Anti Narkoba yang malam ini resmi dilantik. Kalian adalah garda terdepan dalam mencegah peredaran narkoba di Maros,” pungkasnya.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Islam Nusantara dan Sisik Melik Halal bi Halal

    Islam Nusantara dan Sisik Melik Halal bi Halal

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Suatu ketika, kala isu Islam Nusantara sedang hangat-hangatnya, salah seorang perundungnya menyerang dengan sengit wacana ini. Kalimatnya menyengat dan pertanyaan-pertanyaannya nyelekit.  Salah satu kalimat dari perundung itu bunyinya begini: “seharusnya para pendukung Islam Nusantara, memboikot Arab, kan Islamnya bukan Islam dari Arab, tetapi Islam Nusantara.” Tentu saja ini pernyataan serampangan, sebab Islam Nusantara sebagai sebuah diskursus […]

  • Bappeda Gorontalo Gelar Seminar Akhir Kajian Usaha Tani Konservasi Jagung di Lahan Miring

    Bappeda Gorontalo Gelar Seminar Akhir Kajian Usaha Tani Konservasi Jagung di Lahan Miring

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo menggelar Seminar Akhir Kajian Potensi dan Dampak Sistem Usaha Tani Konservasi Jagung di Lahan Miring. Kegiatan yang merupakan hasil kolaborasi antara Bappeda Provinsi Gorontalo, Universitas Negeri Gorontalo (UNG), dan Universitas Ichsan Gorontalo ini berlangsung di Living Lab Fakultas Pertanian UNG pada Kamis (20/11/2025). kegiatan ini  dibuka oleh Kepala […]

  • Hilal Belum Terlihat Saat Magrib, Mengapa Ramadan 2026 Berpotensi Beda Hari?

    Hilal Belum Terlihat Saat Magrib, Mengapa Ramadan 2026 Berpotensi Beda Hari?

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Fajrullah
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Menjelang Ramadan 1447 Hijriah (2026 Masehi), umat Islam di Indonesia berpotensi kembali dihadapkan pada perbedaan penetapan awal puasa. Kali ini, pemicunya adalah fenomena astronomis unik: Sang Bulan Baru (Hilal) sejatinya belum lahir saat tanggal 29 Syakban 1447 H. Penentuan awal Ramadan akan berpusat pada Selasa, 17 Februari 2026 (29 Syakban). Kunci perdebatan ada pada waktu […]

  • Berdebat Panjang di Kemendagri, Srikandi Puncak Botu Ini Bersikeras Bonpes Jadi Daerah Definif

    Berdebat Panjang di Kemendagri, Srikandi Puncak Botu Ini Bersikeras Bonpes Jadi Daerah Definif

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo mendatangi gedung Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), Jumat, (7/2/2025), kemarin. Kedatangan mereka guna menindaklanjuti usulan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB), Bone Pesisir. Akan tetapi saat kedatangan itu didapati Bone Pesisir tidak termasuk dalam daftar usulan. Dari sekian daftar usulan yang tengah dipaparkan, hanya Bone Pesisir yang tidak ada dalam daftar usulan. […]

  • Chelsea Pecat Enzo Maresca Meski Bertengger di Lima Besar Liga Inggris

    Chelsea Pecat Enzo Maresca Meski Bertengger di Lima Besar Liga Inggris

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 112
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Chelsea secara resmi memecat pelatih Enzo Maresca di tengah berlangsungnya Liga Primer Inggris musim 2025/2026. Keputusan tersebut diambil manajemen The Blues meski performa tim dinilai belum sepenuhnya terpuruk. Saat ini, Chelsea masih menempati peringkat kelima klasemen sementara Liga Inggris. Namun, jarak 15 poin dari pemuncak klasemen Arsenal dianggap sebagai sinyal peringatan serius bagi […]

  • Rekonsiliasi Langit

    Rekonsiliasi Langit

    • calendar_month 11 jam yang lalu
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu datang dengan dua jenis laporan keuangan: laporan kas dan laporan ikhlas. Laporan kas bisa kita cek di mobile banking. Laporan ikhlas? Nah, itu yang biasanya belum diaudit. Di sinilah saya menyebut Ramadhan sebagai momentum “rekonsiliasi langit”—proses mencocokkan saldo amal kita dengan catatan Ilahi, sebelum nanti benar-benar diaudit tanpa SP2DK, tanpa tax amnesty, dan […]

expand_less