Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Menakar Hari Jadi Molalahu Mulolo (Sebuah Tawaran Interpretatif)

  • account_circle Momy Hunowu
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
  • visibility 327
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Karena itu, prosesnya perlu dilakukan secara bertahap, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan. Tahap pertama adalah FGD dengan menghadirkan narasumber yang kompeten serta seluruh pemangku kepentingan Molalahu Mulolo. Forum ini menjadi ruang untuk menggali berbagai usulan hari lahir dari sisi sejarah, adat, pemerintahan, dan ingatan kolektif masyarakat.

Tahap berikutnya adalah ziarah ke makam aulia Poliduhelo atau Ta Duheliyo Pitu Lolango. Ziarah ini dimaknai sebagai cara menyambungkan kembali ingatan masyarakat dengan jejak leluhur dan tokoh awal Molalahu. Dari sini, dasar filosofis penetapan hari lahir dapat diperkuat.

Selain itu, Ariyanto juga menawarkan pelaksanaan haul untuk para tokoh yang pernah berdedikasi bagi Molalahu, seperti mantan kepala desa, BPD, LPM, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan semua pihak yang telah memberi sumbangsih bagi kampung ini. Haul menjadi dasar religius sekaligus bentuk penghormatan kepada para pendahulu.

Tahap lain yang patut dipertimbangkan adalah istikharah oleh tokoh-tokoh yang memiliki kearifan khusus. Proses ini menjadi wadah bagi dimensi batiniah dan spiritual, agar keputusan yang lahir membawa kebaikan, keteduhan, dan keberkahan bagi masyarakat Molalahu Mulolo.

Setelah seluruh tahapan itu dilalui, Ambuwa dapat menjadi ruang akhir untuk menentukan Hari Lahir Molalahu Mulolo. Dalam forum ini, dasar akademis, filosofis, religius, spiritual, dan aspirasi masyarakat dipertemukan untuk melahirkan keputusan bersama. Forum tersebut juga dapat membahas kegiatan utama yang akan mengisi momentum Hari Lahir Molalahu.

Tahapan seperti ini menjadi esensial karena Hari Lahir Molalahu akan menjadi warisan simbolik bagi generasi mendatang. Jangan sampai keputusan yang diambil hari ini kelak mudah digugat lantaran dianggap tidak memiliki basis argumentasi yang jelas. Dengan proses yang tertata, terbuka, dan mempertemukan banyak unsur, penetapan Hari Lahir Molalahu Mulolo ditargetkan akan sah secara sosial, sekaligus juga kuat secara historis, bermakna secara filosofis, berakar secara religius, dan menenangkan secara spiritual.

Wallahu a’lam bissawab.

Penulis adalah Dosen Sosiologi-Antropologi IAIN Sultan Amai Gorontalo

  • Penulis: Momy Hunowu

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesalehan yang “Dipertontonkan”

    Kesalehan yang “Dipertontonkan”

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2020
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Hari ini orang beramai-ramai memposting pelaksanaan Shalat Idul Fitri di setiap rumah, sekalipun tidak semua karena ada sebagian orang lain yang Shalat di Masjid maupun di lapangan karena kekesalan mereka terhadap pemerintah yang menutup Masjid dan membuka pasar dan mall di tengah pandemic corona. Setelah Shalat Idul Fitri saya dan keluarga menikmati burasa, acar ikan […]

  • Bedah Buku 100 Tahun Ahmadiyah di Indonesia, Perkuat Pesan Damai dan Kebersamaan Lintas Iman

    Bedah Buku 100 Tahun Ahmadiyah di Indonesia, Perkuat Pesan Damai dan Kebersamaan Lintas Iman

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Ia mengatakan, sejak hadir di Indonesia pada tahun 1924, Ahmadiyah membangun berbagai kegiatan sosial secara mandiri tanpa bergantung pada bantuan pemerintah. “Muslim Ahmadiyah meyakini bahwa Islam adalah agama yang rasional dan selaras dengan ilmu pengetahuan. Al-Qur’an tetap relevan dalam menjawab tantangan zaman,” katanya. Zaki juga menegaskan bahwa prinsip Love for All, Hatred for None (Cinta […]

  • Burung Indonesia Gelar Diskusi Skema Pemanfaatan Karbon Hutan

    Burung Indonesia Gelar Diskusi Skema Pemanfaatan Karbon Hutan

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Moloneo Az
    • visibility 432
    • 0Komentar

    GORONTALO, NULONDALO.COM – Arah kebijakan pendekatan karbon net sink sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya pada tahun 2030 (Indonesia’s Forestry and Other Land Use Net Sink 2030) yang dimandatkan oleh pemerintah Indonesia sebagai pengendalian dampak perubahan iklim khususnya sektor kehutanan. Mandat ini telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) nomor SK.168/MENLHK/PKTL/PLA.1/2/2022 tentang […]

  • Budak Ambisi

    Budak Ambisi

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Ada begitu banyak manusia meniti karier, namun tanpa sadar, mereka bukan lagi tuan atas dirinya, melainkan budak dari ambisi yang mereka pelihara. Khalid Bin Salih Al-Munif pernah mengingatkan, manusia bisa tenggelam dalam pekerjaan, entah mengumpulkan ilmu atau harta, tetapi tetap saja terjerat sebagai tawanan dari ambisi mereka sendiri. Ambisi yang tak terkendali ibarat api. Ia […]

  • Khabbab bin al Arat, Sang Guru Ngaji Yang Teguh Iman (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #9)

    Khabbab bin al Arat, Sang Guru Ngaji Yang Teguh Iman (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #9)

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Suatu ketika, Umar, yang belum memeluk Islam, mendengar suara bacaan Qur’an dari rumah adiknya. Saat ia masuk untuk melihat apa yang terjadi, Khabbab sedang membacakan Al‑Qur’an. Kejadian ini disebut-sebut sebagai salah satu cikal bakal yang menyentuh hati Umar, membuatnya tertarik mempelajari Islam lebih jauh, dan kemudian memeluk agama ini secara resmi. Perlu dicatat bahwa narasi […]

  • Panja Dibentuk, DPR Kawal Ketat Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

    Panja Dibentuk, DPR Kawal Ketat Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Ia juga menyambut positif langkah yang telah dilakukan oleh aparat, termasuk Polda Metro Jaya dan POM TNI, dalam mengusut kasus tersebut. Menurutnya, penerapan koneksitas TNI-Polri sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHAP yang baru akan menjadi kunci dalam membongkar perkara ini secara menyeluruh. Safaruddin pun menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Panja. Ia berharap langkah ini mampu […]

expand_less