Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Sa’ad bin Abi Waqqas: Sang Perintis Islam di Negeri China (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #20)

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • visibility 252
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Delegasi tersebut dikatakan tiba di Guangzhou, sebuah pelabuhan penting di wilayah selatan China yang sejak lama menjadi titik pertemuan pedagang dari berbagai negeri. Di sana Sa’ad dan rombongannya bertemu dengan Kaisar Gaozong dari Dinasti Tang. Kaisar menerima delegasi Muslim dengan baik dan memberikan izin bagi mereka untuk menetap serta menjalankan aktivitas keagamaan. Dalam tradisi lokal, peristiwa ini dipandang sebagai salah satu titik awal kehadiran Islam di China.

Salah satu peninggalan yang sering dikaitkan dengan kedatangan Sa’ad adalah Masjid Huaisheng di Guangzhou. Masjid ini dianggap sebagai salah satu masjid tertua di China. Menurut tradisi Muslim setempat, Sa’ad bin Abi Waqqas ikut berperan dalam pembangunan masjid tersebut sebagai tempat ibadah bagi komunitas Muslim yang mulai terbentuk di kawasan pelabuhan itu. Dari pusat perdagangan seperti Guangzhou, ajaran Islam kemudian menyebar secara perlahan melalui jaringan pedagang Arab dan Persia yang berinteraksi dengan masyarakat lokal.

Meski demikian, para sejarawan mencatat bahwa riwayat tentang perjalanan Sa’ad ke China lebih banyak berasal dari tradisi sejarah Muslim China daripada sumber biografi sahabat klasik. Kitab-kitab seperti al-Isabah fi Tamyiz al-Sahabah karya Ibnu Hajar al-Asqalani atau Siyar A‘lam al-Nubala karya al-Dzahabi tidak memberikan keterangan rinci mengenai perjalanan tersebut. Sebagian ulama bahkan menyebut bahwa Sa’ad bin Abi Waqqas wafat di wilayah al-‘Aqiq dekat Madinah sekitar tahun 55 H (674 M). Karena itu, kisah tentang dakwahnya di China sering dipahami sebagai bagian dari tradisi historis yang berkembang di kalangan Muslim China.

Terlepas dari perbedaan pandangan tersebut, nama Sa’ad bin Abi Waqqas tetap memiliki tempat khusus dalam ingatan kolektif umat Islam di China. Di Guangzhou terdapat sebuah kompleks makam yang oleh masyarakat setempat dinisbatkan kepadanya dan menjadi tempat ziarah. Bagi komunitas Muslim di sana, figur Sa’ad melambangkan hubungan awal antara dunia Islam dan peradaban China.

Kisah Sa’ad bin Abi Waqqas menunjukkan bahwa penyebaran Islam pada masa awal tidak selalu berlangsung melalui penaklukan militer. Di banyak wilayah, termasuk China, Islam berkembang melalui jalur perdagangan, diplomasi, dan pertemuan antarperadaban. Jika riwayat tentang kedatangannya ke China benar adanya, maka Sa’ad bukan hanya seorang panglima perang yang berjasa dalam sejarah politik Islam, tetapi juga seorang tokoh yang membuka jalan bagi perjumpaan Islam dengan salah satu peradaban terbesar di dunia.

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Paguyaman dan Paguyaman Pantai Juga Dapat Bantuan

    Warga Paguyaman dan Paguyaman Pantai Juga Dapat Bantuan

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G) juga telah dinikmati warga Kecamatan Paguyaman dan Paguyaman Pantai, Kabupaten Boalemo. Penyaluran bantuan ini dilakukan oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah. Idah Syahidah menjelaskan kuota penerima BLP3G di tahun ini mengalami penyesuaian signifikan. Hal ini imbas dari efisiensi anggaran seluruh pemerintah daerah termasuk Provinsi Gorontalo. “Kalu tahun-tahun sebelumnya penerima bantuan […]

  • Menghidupkan Kembali Gagasan Gus Dur: Tantangan bagi NU di Daerah

    Menghidupkan Kembali Gagasan Gus Dur: Tantangan bagi NU di Daerah

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Salah satu agenda penting Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di bawah kepemimpinan KH. Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum dan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam adalah menghidupkan kembali pemikiran KH. Abdurrahman Wahid, atau yang akrab dikenal sebagai Gus Dur. Pertanyaannya, seperti apa upaya menghidupkan gagasan tersebut, dan bagaimana implikasinya bagi NU di tingkat daerah? […]

  • UMK Perkuat Kolaborasi dengan Kampus NU dan Muhammadiyah

    UMK Perkuat Kolaborasi dengan Kampus NU dan Muhammadiyah

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Universiti Malaysia Kelantan (UMK) menegaskan komitmennya dalam memperkuat kerja sama pendidikan lintas negara dengan kampus-kampus Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah di Indonesia. Pernyataan ini diungkapkan pada acara Eid Al-Fitr Gathering yang diselenggarakan di Kalbis University, Jakarta, Sabtu (19/4/2025). Acara tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan akademik antara UMK dengan institusi pendidikan Islam di Indonesia. […]

  • Wahsyi ibn Harb: Plot Twist yang Unik (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #13)

    Wahsyi ibn Harb: Plot Twist yang Unik (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #13)

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Tahun-tahun berlalu. Islam menyebar, dan Makkah akhirnya ditaklukkan tanpa pertumpahan darah besar. Wahsyi merasa terancam; ia tahu siapa dirinya dalam ingatan kaum Muslimin. Ia sempat melarikan diri, namun kemudian mendengar bahwa Nabi Muhammad membuka pintu tobat bagi siapa pun yang datang dengan iman. Harapan itu membawanya kembali. Ia menghadap Rasulullah dan menyatakan keislamannya. Nabi menerima […]

  • Berita Duka: Dunia Hiburan Indonesia Kehilangan Mat Solar

    Berita Duka: Dunia Hiburan Indonesia Kehilangan Mat Solar

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Mat Solar, yang memiliki nama asli Nasrullah, dikabarkan telah meninggal dunia pada pukul 22.30 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta, pada Senin, 17 Maret 2025. Berita ini dikonfirmasi oleh Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka melalui unggahannya di akun X. Ia […]

  • Abdullah bin Ummi Maktum, Muadzin Yang Tunanetra (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #3)

    Abdullah bin Ummi Maktum, Muadzin Yang Tunanetra (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #3)

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sebutan ini akhirnya menjadi identitas yang melekat kuat. Dalam banyak riwayat hadis dan kitab sejarah, namanya hampir selalu disebut dengan bentuk itu. Bahkan dalam hadis tentang azan subuh, Nabi menyebutnya dengan nama tersebut: Ibnu Ummi Maktum. Jadi, “Ummi Maktum” bukan nama ayah atau kabilah, melainkan kunyah (panggilan kehormatan) ibunya yang kemudian menjadi penanda identitasnya. Ini juga menunjukkan […]

expand_less