Breaking News
light_mode
Trending Tags

Bupati Maros Tinjau RS Jantung Paramarta Bandung, Percepat Digitalisasi Layanan Kesehatan

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • visibility 42
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, BANDUNG — Komitmen Pemerintah Kabupaten Maros dalam mempercepat transformasi digital sektor kesehatan kembali ditunjukkan. Bupati Maros, Chaidir Syam, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah (RSJP) Paramarta Bandung, Rabu (24/12/2025).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat langsung penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Transmedic, sistem digital yang telah lebih dulu diimplementasikan di RSUD dr. La Palaloi dan dalam waktu dekat akan diadopsi oleh RSUD Camba.

Rombongan Bupati Maros disambut langsung oleh Direktur RSJP Paramarta, dr. Jimmy Agung Pambudi, beserta jajaran manajemen rumah sakit.
Dalam kesempatan itu, Chaidir Syam menegaskan bahwa digitalisasi merupakan kunci utama peningkatan mutu pelayanan kesehatan yang cepat, efektif, dan transparan.

“Kami ingin memastikan transformasi digital di Maros berjalan maksimal. RSUD dr. La Palaloi sudah membuktikan hasilnya, dan kami ingin RSUD Camba mengikuti standar yang sama, bahkan lebih baik,” ujar Chaidir.

Ia menjelaskan, RSUD dr. La Palaloi mulai menerapkan SIMRS Transmedic sejak September 2022. Sejak saat itu, perubahan signifikan dirasakan, baik dari sisi manajemen maupun pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, di era saat ini, rumah sakit yang tidak ditopang sistem digital yang kuat akan tertinggal.

“Integrasi data, rekam medis elektronik, hingga efisiensi klaim BPJS kini menjadi standar pelayanan modern. Tanpa itu, rumah sakit akan sulit berkembang,” lanjutnya.

Pasca penerapan SIMRS Transmedic, RSUD dr. La Palaloi mencatat lonjakan kinerja layanan. Sistem antrean telah terintegrasi secara digital, pemanfaatan Mobile JKN meningkat tajam dari sebelumnya 15 pasien menjadi 119 pasien per hari, serta seluruh layanan poliklinik kini menggunakan rekam medis elektronik.
Tak hanya itu, layanan penunjang seperti apotek, laboratorium, radiologi, hingga kamar operasi juga telah menerapkan sistem paperless.

Chaidir menambahkan, proses klaim BPJS kini berjalan lebih cepat dan efisien berkat integrasi E-Klaim, SatuSehat, iDRG terbaru, serta fitur unduhan otomatis dokumen klaim.

“Ini yang meminimalisir kebocoran dan meningkatkan akuntabilitas rumah sakit,” jelasnya.

Keberhasilan tersebut menjadi pijakan utama Pemerintah Kabupaten Maros untuk menerapkan SIMRS Transmedic di RSUD Camba, yang ditargetkan menjadi prioritas utama pada tahun 2025.

“Harapan kami, RSUD Camba tidak hanya mengejar ketertinggalan, tetapi mampu menjadi rumah sakit rujukan digital di wilayahnya,” tegas Chaidir.

Selain penguatan SIMRS, RSUD Camba juga akan mengembangkan layanan telemedicine sebagai solusi atas keterbatasan dokter spesialis, terutama bagi masyarakat di wilayah sulit dijangkau.

“Telemedicine akan sangat membantu. Pasien tetap bisa mendapat arahan dokter spesialis tanpa harus dirujuk jauh-jauh,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. La Palaloi, dr. Sri Syamsinar Rachmah, mengungkapkan bahwa dampak digitalisasi sangat terasa dalam operasional rumah sakit.

“Dulu banyak pekerjaan manual yang menyita waktu. Sekarang semua terhubung, lebih rapi, cepat, dan akurat,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, sejak penerapan SIMRS Transmedic, kunjungan pasien dan pendapatan RSUD dr. La Palaloi meningkat hingga dua kali lipat.

“Dengan penguatan layanan digital ini, kami berharap pelayanan kesehatan semakin cepat, efisien, dan kepuasan masyarakat terus meningkat,” pungkasnya.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah Tuntutan Demo Aliansi Merah Maron

    Inilah Tuntutan Demo Aliansi Merah Maron

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Widodo, dan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Idrus M. Thomas Mopili, menemui aksi demonstrasi mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) di Bundaran Tugu Saronde, Senin (1/9/2025). Mahasiswa UNG yang tergabung dalam Aliansi Merah Maron menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo, DPRD, […]

  • Kesya: Bagaimana Staw, Bagaimana Staw

    Kesya: Bagaimana Staw, Bagaimana Staw

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Samsi Pomalingo
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Viral dan sangat viral……ungkapan “Bagaimana Staw, Bagaimana Staw,” yang diucapkan oleh Kesya kepada temannya saat live TikTok dapat dianalisis secara semiotika untuk memahami makna dan implikasi yang terkandung di dalamnya. Saya mengamati dan menonton sampai habis video tersebut yang tidak hanya viral di TikTok tapi juga di Facebook. Saya mencoba memahami ungkapan “Bagaimana staw” tersebut […]

  • KH Zulfa Mustofa: NU Sedang Menata Diri, Bukan Berkonflik

    KH Zulfa Mustofa: NU Sedang Menata Diri, Bukan Berkonflik

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 57
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Di tengah riuhnya perbincangan di media sosial mengenai kondisi internal Nahdlatul Ulama (NU), Penjabat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hasil Rapat Pleno PBNU kelompok Sultan, KH Zulfa Mustofa, memilih untuk meluruskan keadaan dengan nada yang menyejukkan. Ia menegaskan bahwa NU tidak sedang berada dalam pusaran konflik, melainkan tengah menjalani proses penegakan […]

  • Dosa karena Sombong Sulit Diampuni, KH. Muhyidin Zeni Ungkap Perbedaannya Play Button

    Dosa karena Sombong Sulit Diampuni, KH. Muhyidin Zeni Ungkap Perbedaannya

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 89
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wakil Rais Syuriyah PWNU Gorontalo, KH. Muhyidin Zeni, menegaskan bahwa dosa yang bersumber dari kesombongan memiliki dampak spiritual yang jauh lebih berbahaya dibanding dosa yang lahir dari dorongan syahwat. Hal ini disampaikan dalam pengajian rutin yang tayang di Nutizen TV, yang disadur dari Kitab Nashoihul Ibad karya Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani yang berisi […]

  • Kasus Oknum Polisi Naik Penyidikan, Kapolres Maros Tegas: Tak Ada Perlindungan

    Kasus Oknum Polisi Naik Penyidikan, Kapolres Maros Tegas: Tak Ada Perlindungan

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Kepolisian Resor (Polres) Maros resmi menaikkan status dugaan kasus penganiayaan yang melibatkan oknum personel Polri ke tahap penyidikan. Langkah ini diambil setelah penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Maros melakukan serangkaian pemeriksaan saksi dan mengantongi alat bukti yang dinilai cukup. Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, menegaskan bahwa institusinya berkomitmen penuh untuk menangani […]

  • Pagula: Ulama Pesisir dan Penemu Pukat Cincin dari Gorontalo

    Pagula: Ulama Pesisir dan Penemu Pukat Cincin dari Gorontalo

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Abdul Kadir Lawero
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Di tengah riak ombak pesisir Kota Gorontalo, sejarah mencatat nama seorang ulama yang hidupnya sederhana, namun penuh pengaruh. Sosok itu adalah KH. Nahar Akadji, yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pagula—sebuah panggilan penuh makna yang mencerminkan kelembutan, kearifan, dan manisnya akhlak beliau. Di Gorontalo, penyebutan ulama memang berbeda. Tak ada istilah “Kiai” seperti di Jawa […]

expand_less