Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Resolusi 2026: Memindahkan energi, memperluas Jejaring

  • account_circle Pepy al-Bayqunie
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • visibility 331
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Periode 2019–2025, saat saya memimpin Balai Litbang Agama Makassar (BLAM), menjadi fase penting dalam pembelajaran kepemimpinan dan pengelolaan program pengembangan sumber daya manusia keagamaan.

Berbagai program yang dilaksanakan—mulai dari MB Speak Up, Sekolah Penguatan Moderasi Beragama, hingga Klinik Moderasi Beragama—menjadi laboratorium bagi pengembangan strategi, inovasi, dan implementasi kebijakan moderasi beragama di tingkat operasional.

Pengalaman memimpin BLAM menegaskan beberapa prinsip penting: Pertama, efektivitas institusi bergantung pada kemampuan membangun ekosistem kolaboratif. Program yang berhasil bukan hanya hasil perencanaan, tetapi hasil sinergi antara pegawai, peserta, dan pemangku kepentingan eksternal.

Kedua, inovasi memerlukan ruang untuk percobaan dan evaluasi. Tidak semua inisiatif berjalan mulus; beberapa harus diadaptasi, direvisi, atau bahkan dihentikan demi memastikan relevansi dan keberlanjutan program.

Ketiga, kepemimpinan menuntut keseimbangan antara visi strategis dan implementasi teknis. Memahami batasan sumber daya, kondisi sosial, dan dinamika kelembagaan menjadi bagian tak terpisahkan dari perencanaan dan pengambilan keputusan.

Memasuki tahun 2026,  sebagai tugas baru memimpin Balai Diklat Keagamaan (BDK) Denpasar, prinsip-prinsip tersebut menjadi landasan untuk menetapkan arah strategis institusi. BDK Denpasar berada pada posisi strategis dalam pengembangan kompetensi ASN keagamaan di wilayah Bali dan Nusa Tenggara. Tuntutan profesionalisme, dinamika sosial-keagamaan, dan isu ekologi menuntut BDK Denpasar bertransformasi menjadi institusi yang tidak hanya menyelenggarakan pelatihan, tetapi juga menjadi pusat inovasi dan model praktik pengembangan kompetensi SDM kementerian agama

Arah strategis sebagai resolusi BDK Denpasar 2026 dapat dirinci dalam tiga prioritas utama:

  1. Penguatan Kapasitas SDM dan Implementasi Program Berkualitas.
    BDK Denpasarakan fokus pada pengembangan program yang mampu membekali ASN keagamaan dengan kompetensi teknis dan kompetensi sosial-kultural. Pelatihan akan dirancang untuk mengintegrasikan prinsip humanisme, ekoteologi, dan hak beragama dalam praktik kerja ASN. Evaluasi berkala dan mekanisme umpan balik menjadi bagian penting dari setiap program untuk memastikan efektivitas dan relevansi.
  2. Inovasi dan Eksperimen Pembelajaran.
    BDK Denpasar akan menyediakan ruang untuk inovasi dalam metode pembelajaran, termasuk modul blended learning, simulasi kasus, dan praktik lapangan dan prototyping model model kreatif lainnya. Pendekatan ini memungkinkan BDK untuk terus menyesuaikan diri dengan kebutuhan aktual ASN dan dinamika masyarakat.
  3. Kolaborasi dan Jejaring Strategis.
    BDK Denpasar akan memperkuat jejaring dengan pemerintah daerah dan kementerian lembaga, perguruan tinggi, organisasi keagamaan, dan organisasi masyarakat sipil. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pengembangan SDM yang berkelanjutan, di mana praktik ekologi, moderasi beragama dan nilai-nilai humanisme dapat diterapkan secara nyata.

Resolusi strategis ini menegaskan komitmen BDK Denpasar untuk menjadi pusat transformasi SDM keagamaan yang kompeten, adaptif, reflektif, dan terhubung dengan konteks sosial-ekologis wilayahnya.

Tahun 2026 merupakan langkah awal dalam memperkuat posisi BDK sebagai institusi yang menghubungkan visi strategis dengan implementasi nyata, sekaligus mempersiapkan ASN keagamaan menghadapi tantangan masa depan.

Penulis adalah Jamaah di Gusdurian, asal Sulawesi Selatan yang lahir dengan nama Saprillah

  • Penulis: Pepy al-Bayqunie
  • Editor: Pepy al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tuhan itu Maha Pengampun, yang tidak Manusia

    Tuhan itu Maha Pengampun, yang tidak Manusia

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Orang NU kalau melihat bencana biasanya langsung bilang, “Ini bukan murka Tuhan, tapi kelalaian manusia.” Gus Dur malah lebih tajam: “Tuhan itu Maha Pengampun, yang tidak pengampun itu manusia”terutama kalau sudah pegang izin tambang. Di Aceh dan Sumatera, izin usaha ekstraktif tumbuh lebih subur daripada pohon mahoni. Bedanya, mahoni menahan air, izin tambang menahan akal […]

  • Adhan Dambea Bongkar Manajemen RSAS, Terungkap Pembayaran ke Pihak Ketiga Pernah Tertunda Hingga Setahun

    Adhan Dambea Bongkar Manajemen RSAS, Terungkap Pembayaran ke Pihak Ketiga Pernah Tertunda Hingga Setahun

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 331
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Persoalan tata kelola di Rumah Sakit Aloei Saboe (RSAS) kembali terungkap. Sebelum pemerintahan Adhan Dambea dan Indra Gobel memimpin Kota Gorontalo, rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut disebut menghadapi berbagai masalah, mulai dari pelayanan, ketersediaan alat kesehatan, hingga pengelolaan keuangan. Fakta terbaru mencuat dalam rapat evaluasi dan silaturahmi antara Wali Kota Gorontalo dengan […]

  • Ustadz Nur Maulana Jelaskan Tiga Kategori Amal di MAN 1 Makassar

    Ustadz Nur Maulana Jelaskan Tiga Kategori Amal di MAN 1 Makassar

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle -
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Nulondalo, Makassar – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Makassar bekerja sama dengan Sahabat Yatim Indonesia menggelar Tabligh Akbar di lapangan indoor madrasah, Senin (5/10/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan dai nasional Ustadz Nur Maulana sebagai penceramah. Sekitar 1.000 siswa, bersama guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Makassar, mengikuti acara yang berlangsung khidmat dan penuh antusias. Rangkaian […]

  • Wajar Tapi Palsu

    Wajar Tapi Palsu

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 599
    • 0Komentar

    Gus Dur pernah bilang, “Yang lebih lucu dari politik adalah orang yang menganggap politik itu serius.” Dalam konteks audit negara, barangkali yang lebih lucu dari korupsi adalah keyakinan bahwa WTP berarti pemerintah sudah beres. WTP itu sebenarnya sederhana: laporan keuangan tidak melanggar SAP. Titik. Tapi di negeri ini, WTP diperlakukan seperti air zam-zam—disiramkan ke mana-mana […]

  • MTQ Imam Masjid II Provinsi Banten Sukses Digelar, Perkuat Peran Imam sebagai Diplomat Perdamaian Menuju IGIC 2026

    MTQ Imam Masjid II Provinsi Banten Sukses Digelar, Perkuat Peran Imam sebagai Diplomat Perdamaian Menuju IGIC 2026

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 230
    • 0Komentar

    nulondalo.com- Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) sukses menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Imam Masjid II Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 di Masjid Raya Baitul Mukhtar, BSD City, Kabupaten Tangerang. Perlombaan berlangsung pada 4 Juli 2026, sementara pengumuman juara dan penyerahan hadiah dilaksanakan pada 5 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Bridging to International […]

  • Belum Genap Sebulan Menjabat, Hakim MK Adies Kadir digugat 21 Guru Besar ke MKMK

    Belum Genap Sebulan Menjabat, Hakim MK Adies Kadir digugat 21 Guru Besar ke MKMK

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 356
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Sebanyak 21 guru besar, dosen, hingga praktisi hukum yang tergabung dalam Constitutional and Administrative Law Society (CALS) melaporkan Hakim Konstitusi Adies Kadir ke Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK). Laporan tersebut diajukan setelah Adies resmi mengucap sumpah jabatan sebagai hakim MK pada Kamis (5/2/2026). Perwakilan CALS, Yance Arizona, mengatakan pelaporan dilakukan untuk menjaga keluhuran […]

expand_less