Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Jaringan Gusdurian Tolak Board of Peace Gagasan Trump, Desak Indonesia Mundur

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 508
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Jaringan Gusdurian Indonesia secara tegas menolak inisiatif internasional Board of Peace yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Penolakan tersebut disampaikan melalui Pernyataan Sikap yang dikeluarkan di Yogyakarta, 2 Februari 2026.

Board of Peace diluncurkan Donald Trump pada 22 Januari 2026 di sela Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum) di Davos, Swiss.

Inisiatif ini diklaim bertujuan menyelesaikan pendudukan Israel atas Palestina serta membangun kembali Gaza. Sejumlah negara, termasuk Indonesia, diketahui menyatakan bergabung dalam inisiatif tersebut.

Namun, Jaringan Gusdurian menilai Board of Peace sejak awal sarat kepentingan Amerika Serikat dan tidak melibatkan Palestina sebagai pihak utama yang terdampak.

Dalam pernyataannya, Jaringan Gusdurian menyoroti tidak adanya perwakilan Palestina dalam struktur dewan tersebut serta ketiadaan mandat hukum internasional yang jelas.

“Upaya ini berpotensi melemahkan mekanisme resmi internasional seperti PBB dan menghasilkan keputusan yang tidak transparan serta hanya mengikuti kepentingan Amerika Serikat,” demikian bunyi pernyataan sikap tersebut.

Jaringan Gusdurian juga menilai inisiatif tersebut sebagai bentuk “perdamaian semu” karena mengabaikan hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri serta tidak menyentuh akar persoalan pendudukan dan penjajahan.

Terkait keterlibatan Indonesia, Jaringan Gusdurian menegaskan hal tersebut bertentangan dengan amanat konstitusi. Mereka merujuk pada Pembukaan UUD 1945 yang menyatakan bahwa penjajahan harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Selain itu, mereka mengingatkan Pasal 11 UUD yang mengatur bahwa perjanjian internasional berdampak luas harus mendapat persetujuan DPR.

“Keterlibatan Indonesia hanya akan memberi legitimasi pada kepentingan kekuatan global yang melanggengkan penindasan terhadap Palestina,” tulis Jaringan Gusdurian.

Dalam pernyataan tersebut, Jaringan Gusdurian menyerukan lima sikap. Pertama, menolak Board of Peace karena dinilai bukan jalan menuju kemerdekaan Palestina.

Kedua, mendesak pemerintah Indonesia untuk menarik diri dari keterlibatan dalam inisiatif tersebut.

Ketiga, meminta pemerintah memaksimalkan mekanisme multilateral PBB yang transparan dan berpihak pada rakyat Palestina.

Keempat, mendorong masyarakat sipil untuk mengawasi dan mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak sejalan dengan konstitusi.

Kelima, menyerukan kepada seluruh warga Indonesia untuk terus mendukung perjuangan rakyat Palestina dan menentang genosida oleh Israel.

Direktur Jaringan Gusdurian Indonesia, Alissa Wahid, menegaskan bahwa perdamaian sejati tidak dapat dirumuskan secara sepihak tanpa keadilan. Ia mengutip pemikiran Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, bahwa “perdamaian tanpa keadilan adalah ilusi.”

“Perdamaian yang mengabaikan sejarah, luka, dan suara rakyat Palestina hanya akan mengawetkan penjajahan dan penindasan,” tegas Alissa Wahid.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MUI Gorontalo Bersilaturahmi dengan Gubernur Gusnar Ismail, Bahas Penguatan Kemitraan dan Dukungan Pembangunan

    MUI Gorontalo Bersilaturahmi dengan Gubernur Gusnar Ismail, Bahas Penguatan Kemitraan dan Dukungan Pembangunan

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Gorontalo, Prof. Dr. Zulkarnain Suleman, M.H.I., bersama jajaran pengurus baru masa khidmat 2025–2030 melakukan kunjungan silaturahmi kepada Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, di Rumah Dinas Gubernur, Rabu (13/8/2025). Dalam pertemuan tersebut, Prof. Zulkarnain memperkenalkan susunan kepengurusan baru MUI Gorontalo sekaligus menyampaikan sejumlah agenda penting organisasi, termasuk rencana pengukuhan pengurus […]

  • NU di Persimpangan Jalan: Analisis Geopolitik dan Sosio-Keagamaan

    NU di Persimpangan Jalan: Analisis Geopolitik dan Sosio-Keagamaan

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Eksistensi Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi sosial-keagamaan terbesar di dunia tengah menghadapi ujian eksistensial yang menempatkannya pada persimpangan jalan sejarah yang krusial. Memasuki akhir tahun 2025, organisasi ini terjebak dalam pusaran konflik internal yang melibatkan dua pilar utamanya, jajaran Syuriyah yang merepresentasikan otoritas ulama dan jajaran Tanfidziyah sebagai pelaksana organisatoris. Ketegangan ini bukan sekadar perselisihan […]

  • Lawan Perampasan Lahan, Warga Maba Sangaji Hadang Alat Berat Industri Tambang PT Position

    Lawan Perampasan Lahan, Warga Maba Sangaji Hadang Alat Berat Industri Tambang PT Position

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sejumlah warga Desa Maba Sangaji, Halmahera Timur, Maluku Utara, yang juga merupakan pemilik sah lahan adat, melakukan aksi boikot terhadap aktivitas penambangan oleh PT Position pada 18 April 2025. Aksi ini dilakukan warga dengan mendatangi langsung lokasi penambangan di hutan adat Maba Sangaji sebagai bentuk perlawanan atas penyerobotan dan penggusuran lahan yang dinilai dilakukan secara […]

  • Idul Adha: Antara Pengorbanan, Air Mata, dan Harapan Ampunan  Allah

    Idul Adha: Antara Pengorbanan, Air Mata, dan Harapan Ampunan Allah

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Hari raya Idul Adha bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum agung untuk meneguhkan iman, membersihkan hati, serta merenungi makna pengorbanan dan ketaatan yang diwariskan Nabi Ibrahim alaihissalam dan Nabi Ismail alaihissalam. Di tengah gemuruh dunia yang sering melalaikan manusia dari Tuhannya, Idul Adha hadir mengingatkan kita bahwa kehidupan sejati bukan tentang siapa yang paling kaya […]

  • Apakah Indonesia sudah dalam Cengkeraman Masyarakat Paliatif?

    Apakah Indonesia sudah dalam Cengkeraman Masyarakat Paliatif?

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Kita hidup dalam realitas yang serba aneh. Informasi datang menerjang setiap detik, jauh lebih cepat daripada kemampuan kita untuk benar-benar meresapi apa yang terjadi. Setiap hari, layar ponsel kita dijejali berita korupsi, lahan yang dirampas, sungai yang tercemar, hingga ketimpangan yang makin lebar. Semua ada di sana, bisa diakses hanya dengan satu sapuan jari. Namun, […]

  • Dikejar Notifikasi

    Dikejar Notifikasi

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Di zaman sekarang, manusia tidak lagi dikejar macan, tapi dikejar notifikasi. Dulu orang bangun subuh karena azan, sekarang karena pesan WhatsApp bertuliskan: “Segera lunasi pinjaman Anda!” Inilah zaman ketika rezeki datang lewat transfer, tapi musibah juga ikut nyempil lewat aplikasi bernama pinjaman online, atau yang lebih akrab disebut: pinjol. Awalnya pinjol katanya solusi. Cepat, mudah, […]

expand_less