Breaking News
light_mode
Trending Tags

Julaybib (Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #1)

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • visibility 40
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pada edisi Ramadhan 2026 kali ini, saya ingin mengisinya dengan menceritakan orang-orang yang hidup di zaman Nabi Muhammad SAW, yang kita kenal sebagai sahabat Nabi tetapi sangat sedikit disebut dalam catatan sejarah.

Julaybib adalah salah satunya. Siapa di antara kita umat Islam yang mengenal sosok ini. Mungkin ada, tetapi sangat sedikit. Termasuk saya yang baru mengenalnya setelah melakukan pelacakan sumber.

Julaybib termasuk sahabat Nabi SAW yang riwayat hidupnya sangat terbatas. Asal-usulnya tidak diketahui secara jelas. Nasab dan kabilahnya tidak dicatat dalam sumber-sumber utama. Tidak ada keterangan pasti tentang dari mana ia berasal atau dari keluarga mana ia datang. Ia bukan bagian dari keluarga besar atau terpandang di Madinah, dan tidak memiliki posisi sosial yang menonjol dan ada sumber yang menyebut kondisi fisiknya juga tidak menonjol. Intinya, dia tidak memiliki daya tarik secara fisik dan sosial.

Sebagian penulis belakangan menyebut kemungkinan bahwa ia seorang mantan budak yang kemudian masuk Islam. Namun, tidak ada riwayat sahih yang secara tegas menyatakan hal tersebut. Karena itu, anggapan itu lebih tepat dipahami sebagai dugaan, bukan fakta sejarah.

Diceritakan, Julaybib sering merasa minder dengan kondisi dirinya — penampilannya yang kurang menarik, status sosial yang rendah, dan ketidaktahuan tentang asal-usulnya. Tapi di balik itu, ada ketulusan dan keberanian yang nyata dalam setiap tindakannya. Sikap itulah yang membuat Nabi Muhammad SAW memperhatikannya dan menyayanginya, sehingga namanya tetap dikenang meski catatan sejarah tentang dirinya sangat sedikit.

Kisah yang paling dikenal tentang Julaybib berkaitan dengan pernikahannya, sebagaimana diriwayatkan dalam Shahih Muslim dan Musnad Ahmad. Suatu hari Nabi SAW menanyakan kepadanya tentang pernikahan. Julaybib menjawab dengan kerendahan hati, menyadari bahwa dirinya bukan sosok yang biasanya menjadi pilihan keluarga untuk dijadikan menantu. Nabi SAW kemudian mendatangi seorang lelaki dari kalangan Anshar dan menawarkan Julaybib sebagai calon suami bagi putrinya. Keluarga itu pada awalnya merasa keberatan. Namun sang putri menerima, karena ia tidak ingin menolak pilihan yang datang melalui Nabi Muhammad SAW. Pernikahan itu pun berlangsung.

Tidak lama setelah pernikahannya, Julaybib ikut serta dalam sebuah peperangan bersama Nabi SAW. Riwayat dalam Shahih Muslim tidak menyebutkan secara spesifik nama peperangan tersebut, hanya menjelaskan bahwa ia gugur di medan perang pada masa Madinah. Setelah pertempuran usai, Nabi SAW menanyakan keberadaan para sahabat dan akhirnya menemukan Julaybib di antara mereka yang telah syahid. Disebutkan bahwa ia telah membunuh tujuh musuh sebelum akhirnya terbunuh.

Peristiwa itu menjadi bagian paling dikenal dari kisahnya. Di hadapan para sahabat, Nabi SAW bersabda, “Ia bagian dariku dan aku bagian darinya.”

Tidak banyak yang tercatat tentang kehidupan Julaybib selain peristiwa ini. Ia bukan tokoh besar dalam sejarah, bukan pemimpin kabilah, dan bukan perawi hadis yang banyak meriwayatkan ilmu. Namun satu pernyataan Nabi SAW sudah cukup menjadikan namanya dikenang. Kisahnya memperlihatkan bahwa kemuliaan dalam Islam tidak selalu ditentukan oleh nasab, harta, atau kedudukan sosial, melainkan oleh iman, keberanian, dan ketulusan—hal-hal yang mungkin tidak selalu tampak, tetapi dinilai tinggi oleh Nabi Muhammad SAW.

Dari kisah Julaybib kita bisa belajar bahwa menjadi istimewa tidak selalu berarti menjadi orang besar atau terkenal. Nilai seseorang tidak diukur dari status, harta, atau kedudukan, tetapi dari ketulusan, keberanian, dan kesetiaan dalam tindakan sehari-hari. Kita tidak perlu menunggu pengakuan dunia untuk merasa berarti; cukup menjadi diri sendiri, melakukan hal-hal yang benar, dan berkontribusi dengan apa yang kita bisa. Julaybib menunjukkan bahwa tindakan kecil yang tulus, meski sederhana, bisa meninggalkan jejak yang abadi.

Penulis : Jamaah Gusdurian, tinggal di Sulawesi Selatan yang lahir dengan nama Saprillah

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maros Konsisten 9 Tahun, Duta Anti Narkoba 2025 Resmi Dinobatkan

    Maros Konsisten 9 Tahun, Duta Anti Narkoba 2025 Resmi Dinobatkan

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros 2025 sukses digelar di Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten Maros, Sabtu (13/12/2025). Ajang bergengsi ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansyur, dan berlangsung meriah sejak pukul 14.00 Wita hingga 23.00 Wita. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Maros, Ikatan […]

  • Wujudkan Generasi Emas, Kemkomdigi Perkuat Komunikasi Publik dan Konten Positif

    Wujudkan Generasi Emas, Kemkomdigi Perkuat Komunikasi Publik dan Konten Positif

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) terus memperkuat kapasitas dan jejaring komunikasi publik pemerintah agar makin adaptif, profesional, dan kolaboratif di tengah derasnya transformasi digital. Upaya itu diwujudkan melalui tiga kegiatan strategis yang digelar serentak di Denpasar, Bali, Rabu (29/10/2025), yakni Indonesia.go.id (IGID) Menyapa, Forum Media Monitoring (FoMo), dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Standardisasi Konten Pemerintah. Ketiga […]

  • Sejalan dengan Prabowo, DPR Tekankan Reformasi Polri Fokus Bersihkan Internal dan Perkuat Propam

    Sejalan dengan Prabowo, DPR Tekankan Reformasi Polri Fokus Bersihkan Internal dan Perkuat Propam

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 42
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Komisi III DPR RI menegaskan bahwa reformasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) harus diarahkan pada penguatan pengawasan internal dan perubahan kultur organisasi, bukan sekadar perombakan struktur. Penegasan ini dinilai sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menuntut Polri menjadi institusi yang bersih, tangguh, dan berpihak pada rakyat kecil. Melalui Panitia Kerja (Panja) Reformasi […]

  • Jalan Rusak Total, Warga Kelurahan Tubo Berinisiatif Bangun Sandiri

    Jalan Rusak Total, Warga Kelurahan Tubo Berinisiatif Bangun Sandiri

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Kondisi jalan Ake Tubo di RT 007 dan RT 008 Kelurahan Tubo, Ternate Utara, Kota Ternate mengalami RUSAK TOTAL. Jalan ake Tubo adalah jalan satu-satunya yang digunakan tiap hari oleh warga untuk bolak balik ke tempat kerja, pasar dan juga aktifitas kebun masyarakat setempat. Selain itu, jalan ake Tubo juga merupakan akses jalan satu-satunya menuju […]

  • DPP Geninusa Bidang pendidikan dan ekonomi Soroti Uang komite/SPP Di SMA Negeri Sumatra Utara

    DPP Geninusa Bidang pendidikan dan ekonomi Soroti Uang komite/SPP Di SMA Negeri Sumatra Utara

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Dugaan pungutan liar (pungli) di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Sumatera Utara kembali mencuat. Hal ini disampaikan oleh Nirwan Pumah Siregar, pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GENINUSA bidang pendidikan dan ekonomi, yang menyoroti praktik pungutan yang berkedok sukarela namun bersifat wajib. “Pendidikan gratis di sekolah negeri sudah diatur dalam Peraturan Daerah dan Peraturan Gubernur, […]

  • Musrenbang kelurahan Baju Bodoa 2026–2027: Anggaran Rp200 Juta Dibagi Rata ke Tiga Lingkungan

    Musrenbang kelurahan Baju Bodoa 2026–2027: Anggaran Rp200 Juta Dibagi Rata ke Tiga Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Pemerintah Kelurahan Baju Bodoa, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tahun Anggaran 2026–2027 pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di Kantor Lurah Baju Bodoa. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus merumuskan arah pembangunan kelurahan agar lebih tepat sasaran dan berorientasi pada kebutuhan riil warga. […]

expand_less