Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Takjil Transparan, Anggaran Samar

  • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • visibility 356
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ramadhan selalu datang dengan dua hal yang pasti: pahala yang dilipatgandakan dan pengeluaran yang dilipat-duakan. Di satu sisi, takjil begitu transparan, kolak pisang terlihat jelas santannya, es buah jujur memamerkan biji selasihnya. Di sisi lain, anggaran rumah tangga sering kali samar: tahu-tahu saldo hilang, tapi kita merasa tidak pernah merasa belanja sebanyak itu. Seperti laporan keuangan yang belum diaudit, niatnya hemat, realisasinya “wallahu a’lam”.

Dalam tradisi warga Nahdlatul Ulama, humor bukan untuk menertawakan, melainkan untuk menyadarkan. Gus Dur pernah mengajarkan bahwa yang lebih berbahaya dari korupsi adalah kehilangan rasa malu. Dalam konteks Ramadhan, yang lebih berbahaya dari lapar adalah kehilangan kontrol anggaran. Kita bisa menahan haus 14 jam, tapi sering tak kuasa menahan diskon “Buy 1 Get 1” menjelang berbuka.

Fenomena “war takjil” adalah miniatur pasar modal musiman. Semua berebut posisi strategis: yang cepat dia dapat. Bedanya, di pasar modal ada prospektus; di pasar takjil ada “pokoknya enak, Bu”. Transparansi produk begitu jelas, warna merah sirupnya menyala, topping melimpah, harga tertera. Namun, transparansi sumber dan penggunaan dana sering kali tidak sejelas itu. Kita tahu harga es teh jumbo, tapi tak pernah benar-benar menghitung dampaknya pada arus kas bulanan.

Dalam akuntansi, kita mengenal prinsip full disclosure, pengungkapan penuh. Dalam kehidupan Ramadhan, mestinya ada juga prinsip full muhasabah, pengungkapan penuh pada diri sendiri. Berapa persen belanja berbuka karena kebutuhan, dan berapa persen karena lapar mata? Jangan-jangan lebih banyak “aset lancar” berupa gorengan daripada “investasi akhirat” berupa sedekah.

  • Penulis: Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Indonesia Mengalami Kemunduran Serius

    Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Indonesia Mengalami Kemunduran Serius

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 350
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Gerakan Nurani Bangsa (GNB) menilai demokrasi Indonesia tengah menghadapi tantangan serius yang berpotensi melemahkan prinsip-prinsip dasar demokrasi, mulai dari kebebasan sipil, supremasi sipil, hingga kebebasan pers. Penilaian tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Pesan Kebangsaan Awal Tahun 2026, yang digelar di Grha Pemuda, Kompleks Gereja Katedral, Jalan Katedral No. 7B, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026), […]

  • Eks Pelatih Kanada, John Herdman, Ditunjuk Latih Timnas Indonesia

    Eks Pelatih Kanada, John Herdman, Ditunjuk Latih Timnas Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 346
    • 0Komentar

    nulondalo.com – PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih Tim Nasional Indonesia. Pengumuman tersebut disampaikan pada Sabtu (3/1/2026). John Herdman merupakan pelatih asal Inggris yang memiliki pengalaman panjang di level internasional. Ia dikenal luas lewat kiprahnya bersama Timnas Kanada, baik di sektor putra maupun putri. Dalam rekam jejak kepelatihannya, Herdman mencatat prestasi penting dengan membawa […]

  • Zakat Salah Catat

    Zakat Salah Catat

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu datang dengan dua agenda besar: membersihkan hati dan membersihkan pembukuan. Yang pertama urusan langit, yang kedua sering kali urusan auditor. Di sinilah zakat menemukan relevansinya, bukan hanya sebagai rukun Islam, tetapi juga sebagai “rukun akuntansi sosial”. Sebab, zakat itu jangan sampai salah niat, apalagi salah catat. Dalam tradisi Nahdlatul Ulama, humor bukan untuk […]

  • Aktivis Pohuwato Desak Gubernur Gusnar Ismail Advokasi Revisi Permen ESDM 18/2025

    Aktivis Pohuwato Desak Gubernur Gusnar Ismail Advokasi Revisi Permen ESDM 18/2025

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 434
    • 0Komentar

    nulondalo.com  –  Aktivis asal Kabupaten Pohuwato, Muhajir Laindi, mendesak Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail untuk mengambil langkah lebih konkret dalam menyelesaikan persoalan pertambangan rakyat di daerah tersebut. Ia meminta pemerintah provinsi tidak hanya berfokus pada percepatan penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR), tetapi juga aktif mengadvokasi revisi Peraturan Menteri ESDM Nomor 18 Tahun 2025 yang dinilai belum […]

  • Tiga Organisasi Perempuan Terima Hibah Rp750 Juta, Wagub Gorontalo Tekankan Dampak Nyata

    Tiga Organisasi Perempuan Terima Hibah Rp750 Juta, Wagub Gorontalo Tekankan Dampak Nyata

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 359
    • 0Komentar

    nulondalo.com– Tiga organisasi perempuan di Gorontalo menerima dana hibah dari pemerintah provinsi untuk tahun anggaran 2026. Penyerahan hibah ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dengan organisasi penerima. Ketiga organisasi tersebut yakni Persatuan Istri Anggota Dewan, Badan Kerja Sama Organisasi Wanita, dan Dharma Wanita Persatuan. Masing-masing memperoleh […]

  • PBB Maros Capai 84 Persen, Camba Tertinggi; Moncongloe Terendah Akibat Kendala Sertifikat

    PBB Maros Capai 84 Persen, Camba Tertinggi; Moncongloe Terendah Akibat Kendala Sertifikat

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 190
    • 0Komentar

    nulondilon.com, Maros – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros menggelar rapat evaluasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) per 26 November 2025. Rapat yang dipimpin Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, digelar di ruang rapatnya, Senin (1/12/2025), dan memaparkan capaian terkini realisasi PBB-P2 di 14 kecamatan. Hingga akhir November, realisasi penerimaan PBB-P2 Maros […]

expand_less