Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Khutbah Jumat: Hari Arafah sebagai Madrasah Kemanusiaan dan Peradaban

  • account_circle Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • visibility 215
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hari Arafah bukan hanya momentum agung dalam rangkaian ibadah haji, tetapi juga menyimpan pelajaran besar tentang kemanusiaan, persaudaraan, dan pembangunan peradaban. Melalui khutbah Jumat ini, jamaah diajak memahami makna Arafah sebagai ruang muhasabah diri sekaligus refleksi sosial bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai kesetaraan, persatuan, serta pentingnya spiritualitas dalam menjaga keutuhan bangsa menjadi pesan utama yang disampaikan, agar umat Islam tidak hanya kuat dalam ibadah, tetapi juga mampu menghadirkan kedamaian dan keadaban di tengah masyarakat.

 

Khutbah Pertama

الحمد لله الحمد لله الذي جعل الأيام مواسم للخيرات، وفتح لعباده أبواب الرحمات، أحمده سبحانه وأشكره، وأتوب إليه وأستغفره، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، شهادةً تُنجينا يوم الحسرات، وأشهد أن سيدنا محمدًا عبده ورسوله، سيد السادات، اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد، وعلى آله وصحبه أولي المكرمات.

أما بعد، فيا عباد الله، أوصيكم ونفسي المقصرة بتقوى الله، فقد فاز المتقون.

قال الله تعالى في كتابه الكريم:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Di antara hari-hari yang paling agung dalam Islam adalah Hari Arafah. Hari ketika jutaan manusia berdiri di Padang Arafah dengan pakaian yang sama, tanpa membedakan pangkat, jabatan, suku, warna kulit, maupun status sosial. Semuanya larut dalam lautan penghambaan kepada Allah سبحانه وتعالى.

Hari Arafah bukan sekadar momentum ritual ibadah haji. Ia adalah madrasah kemanusiaan, sekolah peradaban, dan cermin kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebab kata “Arafah” berasal dari kata عرف yang berarti mengenal, menyadari, dan memahami. Maka Arafah sejatinya adalah panggilan agar manusia mengenali dirinya, mengenali Tuhannya, dan mengenali tanggung jawab sosialnya sebagai khalifah di muka bumi.

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,

Wukuf di Arafah mengajarkan kepada kita makna kesetaraan. Di sana tidak ada bangsawan dan rakyat jelata. Tidak ada pejabat dan rakyat kecil. Semua berdiri sama di hadapan Allah. Inilah pelajaran besar bahwa kemuliaan manusia bukan ditentukan oleh jabatan dan kekayaan, tetapi oleh ketakwaan dan kemanfaatannya bagi sesama.

Allah سبحانه وتعالى berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ

Ayat ini mengajarkan bahwa keberagaman bukan alasan untuk bermusuhan, tetapi jalan untuk saling mengenal dan saling memahami. Maka Hari Arafah sesungguhnya mengajarkan persatuan nasional, solidaritas sosial, dan persaudaraan kemanusiaan.

Dalam kehidupan berbangsa hari ini, kita sering menyaksikan masyarakat mudah dipecah belah oleh ujaran kebencian, fanatisme politik, dan pertikaian identitas. Padahal, bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menjaga persaudaraan di tengah perbedaan. Bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenali sejarahnya dan menghargai Jasa pahlawannya. Semangat Arafah mengajarkan kita bahwa perbedaan sejatinya tidak boleh menghancurkan persatuan.

Hadirin rahimakumullah,

Hari Arafah juga mengandung makna muhasabah atau introspeksi. Ketika jamaah haji berdiam diri di Padang Arafah, mereka merenungi dosa-dosa dan memperbaiki niat hidupnya. Maka, bangsa ini pun membutuhkan momentum muhasabah nasional.

Kita perlu bertanya kepada diri kita:
Sudahkah kekuasaan dijalankan dengan amanah?
Sudahkah keadilan benar-benar dirasakan rakyat kecil?
Sudahkah ilmu digunakan untuk kemaslahatan?
Sudahkah agama menjadi cahaya kedamaian, bukan sebagai alat permusuhan?

Syaikh Muhammad Thahir bin ‘Asyur dalam kitab Ushul an-Nizhom al-Ijtima’i fi al-Islam menjelaskan bahwa perubahan besar sebuah bangsa berawal dari perubahan moral individu. Jika manusianya baik, keluarganya akan baik. Jika keluarga baik, masyarakat akan baik. Dan bila masyarakat baik, maka negara akan menjadi baik pula. 

Karena itu, jangan pernah meremehkan kebaikan kecil. Sebab peradaban besar selalu lahir dari hati-hati yang jujur, lisan yang santun, dan jiwa yang takut kepada Allah.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Hari Arafah juga mengajarkan pentingnya spiritualitas dalam membangun peradaban. Dunia modern hari ini maju dalam teknologi, tetapi banyak kehilangan nurani karena kekosongan sipiritual. Manusia mampu menjangkau langit, tetapi gagal menjaga kedamaian di bumi. Konflik, peperangan, ketimpangan sosial, dan krisis moral terus terjadi karena manusia kehilangan makna penghambaan kepada Allah.

Padahal Nabi Ibrahim عليه السلام membangun peradaban bukan hanya dengan batu dan bangunan, tetapi dengan iman, pengorbanan, dan ketulusan. Maka Indonesia pun akan menjadi bangsa yang kuat jika dibangun di atas nilai kejujuran, keadilan, gotong royong, dan ketakwaan kepada Allah سبحانه وتعالى.

Mudah-mudahan semangat Arafah menjadikan kita bangsa yang saling mengenal, saling menghormati, dan saling menolong demi terwujudnya negeri yang damai dan diberkahi Allah.

بارك الله لي ولكم في القرآن العظيم، ونفعني وإياكم بما فيه من الآيات والذكر الحكيم، وتقبل مني ومنكم تلاوته، إنه هو السميع العليم.

أقول قولي هذا وأستغفر الله العظيم لي ولكم ولسائر المسلمين، فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.

Khutbah Kedua

الحمد لله حمدًا كثيرًا طيبًا مباركًا فيه كما يحب ربنا ويرضى، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن سيدنا محمدًا عبده ورسوله، اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.

أما بعد، فيا عباد الله، اتقوا الله حق التقوى.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Hari Arafah mengajarkan kepada kita bahwa kekuatan terbesar manusia bukan pada kekuasaan dan kekayaan, tetapi pada kesadaran spiritual dan persatuan hati. Ketika manusia mengenal Tuhannya, ia akan menjaga lisannya. Ketika manusia mengenal dirinya, ia tidak akan sombong. Dan ketika manusia mengenal saudaranya, ia tidak akan mudah memecah belah persatuan.

Karena itu, marilah kita menjaga bangsa ini dengan akhlak, ilmu, dan doa. Jangan wariskan kebencian kepada generasi mendatang. Wariskan persaudaraan, keadaban, dan cinta tanah air sebagai bagian dari iman.

Semoga Allah menjaga Indonesia, menjaga para pemimpinnya, menjaga para ulama, aparat keamanan, dan seluruh rakyatnya dari perpecahan dan kebencian.

اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات، والمؤمنين والمؤمنات، الأحياء منهم والأموات.

اللهم أصلح ولاة أمورنا، ووفق قادتنا لما تحب وترضى، واجعل هذا البلد آمناً مطمئناً سخاءً رخاءً وسائر بلاد المسلمين.

اللهم ادفع عنا الغلاء والوباء والربا والزنا والزلازل والمحن وسوء الفتن ما ظهر منها وما بطن عن بلدنا هذا خاصة وعن سائر بلاد المسلمين عامة.

اللهم اجعلنا من أهل التقوى، ومن أهل العفو والمغفرة، ومن عبادك الصالحين.

ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار.

عباد الله، إن الله يأمر بالعدل والإحسان وإيتاء ذي القربى وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغي يعظكم لعلكم تذكرون.

فاذكروا الله العظيم يذكركم واشكروه على نعمه يزدكم، ولذكر الله أكبر، والله يعلم ما تصنعون.

  • Penulis: Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PPPK Terancam? Wali Kota Gorontalo Buka Suara, Ini Jaminannya

    PPPK Terancam? Wali Kota Gorontalo Buka Suara, Ini Jaminannya

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 291
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kekhawatiran tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) terkait kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat mulai dirasakan di berbagai daerah. Isu pengurangan belanja pegawai memicu kecemasan akan nasib ribuan tenaga PPPK, termasuk di Kota Gorontalo. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, akhirnya buka suara pada Senin, 30 Maret 2026. Ia menegaskan […]

  • DPW PKB Gorontalo 2026–2031 Resmi Dilantik, Dzikyan Tegaskan Konsolidasi hingga Ranting

    DPW PKB Gorontalo 2026–2031 Resmi Dilantik, Dzikyan Tegaskan Konsolidasi hingga Ranting

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 364
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Gorontalo periode 2026–2031 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Ballroom Movenpick Hotel Jakarta City Centre, Jalan Pecenongan, Jakarta Pusat. Pelantikan tersebut menandai dimulainya babak baru kepemimpinan PKB Gorontalo dengan fokus pada penguatan struktur dan kerja nyata di tengah masyarakat. Ruang pelantikan yang […]

  • Dadan Hindayana: Dari Akademisi dan Ahli Entomologi hingga Terseret Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

    Dadan Hindayana: Dari Akademisi dan Ahli Entomologi hingga Terseret Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 281
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Nama Dadan Hindayana kembali menjadi sorotan publik setelah ditetapkan sebagai tersangka dpada perkara dugaan tindak pidana korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun jauh sebelum itu, Dadan dikenal sebagai akademisi dan pakar entomologi yang memiliki rekam jejak panjang di dunia pendidikan dan penelitian. Dadan Hindayana lahir di Garut, Jawa Barat, pada […]

  • Banggai Ring 1 Panen Nol, Dugaan Gagal Total Program CSR Migas di Kintom

    Banggai Ring 1 Panen Nol, Dugaan Gagal Total Program CSR Migas di Kintom

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Firman
    • visibility 859
    • 0Komentar

    nulondalo.com, BANGGAI – Dugaan kegagalan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sektor migas mencuat di wilayah Ring 1 Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai. Tiga desa penerima bantuan bibit jagung dilaporkan mengalami gagal panen total atau panen nol. Bantuan tersebut berupa 45 kilogram bibit jagung yang dibagikan kepada tiga kelompok tani di wilayah sekitar area operasi industri […]

  • Komisi XI DPR Uji Kelayakan 10 Calon Anggota Dewan Komisioner OJK pada 11 Maret 2026

    Komisi XI DPR Uji Kelayakan 10 Calon Anggota Dewan Komisioner OJK pada 11 Maret 2026

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 210
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia melalui Komisi XI DPR RI akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap 10 calon anggota Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Rabu (11/3/2026). Uji kelayakan tersebut dijadwalkan berlangsung di Ruang Rapat Komisi XI DPR RI, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan. Jadwal Uji Kelayakan Berdasarkan jadwal […]

  • Alissa Wahid dan Kartini yang Tak Pernah Selesai

    Alissa Wahid dan Kartini yang Tak Pernah Selesai

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Setiap April, memori tentang Kartini akan menyeruak. Ia datang, dikenang, dirayakan, dan diabadikan. Di ruang kelas, anak-anak berseragam menggelar lomba busana adat. Di media sosial, ucapan selamat Hari Kartini berseliweran, disertai kutipan populer dan foto perempuan berkebaya. Sebuah ritual yang terasa akrab, bahkan otomatis. Tapi siapa Kartini yang sebenarnya sedang kita rayakan? Yang pasti bukan […]

expand_less